ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 164


__ADS_3

"sudah selesai kan sayang?"tanya Dion dan mendapatkan anggukan Kepala dari angel.


"ayo pergi Sekarang!"timpal nya dan merengkuh pinggang angel, mereka berjalan berdampingan sesekali mereka tertawa kecil saat membicarakan yang menurut mereka lucu.


Dion mengajak angel berjalan-jalan menikmati kota Paris, hingga ke dua nya sudah tidak sadar jika hari sudah malam. sedangkan di sisi lain Chaterine yang tengah gelisah dengan penglihatan yang baru saja muncul semakin membuatnya khawatir.


Chaterine yang sudah terbiasa tidur dengan Leon kini membuatnya tidak bisa tidur, dan iya mencoba untuk menghubungi sang suami namun hasil nya nihil sama sekali tidak ada jawaban apapun.


"kenapa kamu tidak mau mengangkat telepon bunny?"batin Chaterine bertanya-tanya, sedangkan Leon sendiri yang lupa tidak membawa ponsel saat pergi ke club' membuat Chaterine sedih.


"kenapa belum tidur sayang?"tanya Hayden yang mengira jika sang adik sudah tidur tapi justru dirinya melihat sang adik masih terjaga.


"belum mengantuk kak, lagi pula masih banyak pekerjaan aku."jawab Chaterine sambil menunjuk laptop miliknya dan terpampang lah beberapa email penting dari rekan bisnis nya.


"jangan banyak begadang Chaterine itu tidak baik untuk kesehatan mu."ujar Hayden


"iya kak,"


"mau minum kopi?"


"boleh, ayo kak tapi temenin ya."jawab Chaterine dengan tersenyum lebar, Hayden hanya bisa mengikuti kemauan sang adik.


cukup lama mereka mengobrol sambil menikmati secangkir kopi dan pada akhirnya mereka kembali ke dalam kamar mereka masing-masing.


.


.


.


.


.


keesokan harinya


baru pertama kali Leon terbangun dari tidurnya tanpa melihat sang istri dan itu membuat nya tidak terbiasa, kemudian ia meraih ponsel nya di atas nakas dan membuka ponsel milik nya yang ternyata ada beberapa panggilan telepon dari istrinya tadi malam.


Leon mencoba untuk menghubungi Chaterine tapi tak kunjung di angkat oleh sang empu nya, Leon terbangun dengan wajah lesu.

__ADS_1


Dion dan Alvin tertawa kecil melihat Leon yang seperti sudah tidak terurus padahal baru di tinggal Chaterine sehari.


Alvin dengan yang lainnya tak kalah terkejut nya dengan penampilan Leon yang sekarang dan seketika membuat mereka tertawa terbahak-bahak, sepertinya benar Leon banyak perubahan setelah bersama dengan Chaterine.


"itu muka kenapa menjadi kusut seperti pakaian Belum di setrika aja tuh muka."ujar Dion dengan mengejek, Leon menatap kesal ke Dion yang tengah bermesraan dengan angel.


"hubungan kalian seperti sudah kembali membaik?"tanya Leon sambil memicingkan matanya.


"tentu saja hubungan kita baik-baik saja, iya kan sayang."jawab Dion seraya bertanya kepada angel dan tidak lupa Dion mencium bibir angel di depan para sahabatnya dan berhasil membuat Leon kesal melihatnya.


angel melihat-lihat sosial media nya tetapi pandangan nya tertarik melihat akun media sosial sepupunya yang sedang memposting sebuah foto ataupun video tentang seorang anak kecil yang berada di dalam gendongan nya.


"Leon, lihatlah istri kesayangan mu sudah jadi mommy!"seru angel dengan cekikikan sambil menunjuk kan sebuah video seseorang anak laki-laki memanggil Chaterine dengan panggilan mommy.


"siapa dia?"tanya Leon dan ternyata masih banyak foto ataupun video Chaterine bersama dengan anak laki-laki itu.


"aku tidak tahu tapi yang jelas seperti nya anak itu sangat dekat dengan Chaterine, apalagi saat ia bermanja-manja dengan Chaterine."jawab angel, Leon mencoba menghubungi sang istri, baru panggilan telepon ke dua sang istri baru mengangkat nya.


"hai bunny."sapa Chaterine sambil tersenyum manis.


"apa yang sedang kamu lakukan sayang?"tanya Leon sambil memperhatikan wajah Chaterine di layar ponsel milik nya.


"aku sedang berjalan-jalan bunny."jawab Chaterine,


"iya sebentar lagi ya baby, mommy sedang menelepon uncle Leon."jawab Chaterine sambil mengusap kepala anak laki-laki itu dengan penuh kasih sayang, kemudian Chaterine membalikkan tubuh anak laki-laki itu untuk menghadap ke arah Leon.


"dia siapa sayang?"tanya Leon dengan penasaran.


"putra nya kak rayyan, kakak nya kak Hayden."


"sayang bilang hai sama uncle."ujar Chaterine kepada anak kecil yang berada di pangkuan nya.


"hai uncle Leon."sapa anak laki-laki itu.


"hai boy, siapa nama kamu?"


"Diego Costa, uncle."jawab Diego dengan wajah lucu nya.


"sayang, kamu di sana baru karung tidak." Chaterine mengernyitkan keningnya saat mendengar perkataan Leon dan kemudian ia menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"tidak bunny, memang nya kenapa?"


"buat karungin dia sayang buat di bawa pulang, gemes lihat nya."


"jangan di karungin bunny lebih baik kita culik ajha langsung."timpal Chaterine dan langsung mendapatkan hadiah timpukan dari arah belakang nya, sedangkan Leon tertawa terbahak-bahak melihat nya.


"kak rayyan kira-kira dong sakit nih."keluh Chaterine setelah melihat rayyan di belakang tubuh nya.


"kamu berani menculik anak kakak hmm."ujar rayyan membungkukkan tubuhnya dan melihat ke layar handphone milik Chaterine yang sedang menelepon suaminya.


"Diego, ayo ikut Dady mommy sudah buatkan makanan untuk kita. jangan lama-lama sayang."timpal rayyan, Chaterine menganggukkan kepalanya. Leon yang melihat wajah rayyan sedikit bingung karena di depannya jelas-jelas wajah nya Hayden


"bukankah dia kakak kamu Hayden sayang?"tanya Leon yang masih menatap ke arah rayyan.


"bukan.... dia kak rayyan sedangkan dia kak Hayden."jawab Chaterine sambil menarik tangan rayyan agar membungkukkan badan nya lagi, setelah itu baru lah dia menarik tangan Hayden yang kebetulan sama-sama di dekatnya.leon menatap tidak percaya.


"kalian dari cariin dari tadi ternyata ada di sini!"seru seorang wanita cantik, dan bisa di lihat usianya lebih tua dari istrinya.


"apakah dia suami kamu florist?"tanya nya


"iya kak, dia Leon."


"jangan pernah tersenyum untuk pria lain sayang, aku tidak menyukainya."ujar rayyan dengan cemburu.


"florist ayo makan, kakak sudah suruh para pelayan untuk menyiapkan makan di taman." ujar rayyana.


"iya kak rayyana, bentar lagi ya."pinta Chaterine, rayyana menganggukkan kepalanya dan menarik tangan sang suami rayyan agar memberikan ruang untuk pasangan baru itu, begitu juga dengan istri nya Hayden juga melakukan hal yang sama.


"ada apa bunny?"tanya Chaterine yang melihat Leon sedang memikirkan sesuatu.


"aku tidak pernah mendengar tentang kak Hayden memiliki saudara kembar sayang."jawab Leon


"mungkin kamu terlalu sibuk bunny, sampai-sampai tidak tahu begitu."ujar Chaterine dengan tersenyum kecil.


"mungkin sayang."


"bunny, nanti aku telepon balik. aku sudah di teriakin anak-anak kecil, bye bunny jangan lupa sarapan oke."ujar Chaterine seraya melambaikan tangannya, Leon menganggukkan kepalanya dan mengakhiri panggilan telepon nya.


"ck, kamu hidup di mana sebenarnya? sampai-sampai tuan muda Hayden memiliki saudara kembar saja tidak tahu."tanya Dion sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"perusahaan Hayden bekerja sama dengan perusahaan mu tapi kalau rayyan bekerja sama dengan perusahaan milik ku."jawab Erick, sepupunya ini benar-benar gila pekerjaan sampai-sampai tidak tahu tentang keluarga Costa.


"yang aku tahu hanya Hayden, itu pun saat kerja sama kami ada masalah waktu itu."ujar Leon, Alvin sampai menggelengkan kepalanya. padahal dia pernah bercerita jika Hayden memiliki saudara kembar dan juga dua adik laki-laki dan satu perempuan tetapi sepertinya informasi itu tidak baca sepenuhnya oleh Leon.


__ADS_2