ISTRI CANTIK SANG MAFIA

ISTRI CANTIK SANG MAFIA
bab 57


__ADS_3

setelah selesai pelajaran angel dan temannya berjalan menuju tempat yang di maksud oleh Chaterine tadi pagi, ternyata tidak hanya mereka yang telat. ternyata masih ada beberapa mahasiswa yang lainnya, walaupun sebagian dari mereka lebih banyak pria nya.


angel sendiri sudah hafal dengan trik yang mereka lakukan, mereka sengaja telat saat tahu jika Chaterine yang akan bertugas mendisiplinkan mahasiswa yang telat terutama bagi cowok, mereka akan merasa senang jika yang bertugas adalah Chaterine.


kini angel tengah mengomel tidak jelas saat mendapatkan hukuman dari sepupunya itu, hukuman kali berbeda dari biasanya.


kalau biasanya mereka hanya cukup membersihkan halaman kampus, tapi justru mereka semua juga harus membersihkan toilet dan beberapa ruangan kelas, juga membersihkan ruangan para dosen.


angel menatap wajah Chaterine dengan tatapan kesal dan marah, namun sang empunya justru tersenyum miring melihat kemarahan sepupu dan sahabatnya.


Chaterine berjalan ke arah mereka dengan santai dan bersedekap tangan di depan perut nya, ia kemudian mencondongkan tubuhnya ke depan dan berkata Pelan.


"lain kali jangan telat lagi, ini hukuman baru untuk yang suka telat."ujar Chaterine dengan tersenyum kecil, ia lalu meninggalkan tempat sahabatnya yang sedang menatap nya dengan tatapan kesal mereka.


bisa-bisa nya sahabatnya melakukan ini semua kepada mereka semua, walau ini bukan hal baru bagi angel dan teman-temannya yang suka telat. tapi hukuman kali ini benar-benar membuat tenaga mereka terkuras habis, bahkan para cowok yang tadi tersenyum menatap Chaterine pun juga sangat lelah, sepertinya mereka menyesal untuk telat masuk hari ini.


Chaterine meninggalkan mereka semua dan berjalan menuju kantin, ia bisa mengawasi mereka dari sana. Chaterine duduk di dekat kaca dan memperhatikan kegiatan yang dilakukan para mahasiswa yang telat, hampir satu jam mereka semua menerima hukuman hingga selesai.


angel memilih pergi ke kantin untuk membeli minuman dengan di ikuti oleh sahabat nya, mereka melihat Chaterine yang sibuk dengan handphone miliknya namun mereka memilih untuk memesan makanan dan minuman terlebih dahulu, angel semakin kesal lantaran antrian panjang.

__ADS_1


di sisi lain Chaterine tengah berbincang dengan seseorang di sebrang telefon genggam milik nya. ia tersenyum saat melihat wajah sepupunya yang terlihat sangat kesal di buat nya.


"hallo" sapa Chaterine kepada seseorang di sebrang telepon nya, namun tidak ada jawaban dari orang itu.


"nanti aku akan menjemputmu." ujar seseorang itu yang tidak lain adalah Leon, Chaterine sempat terkejut karena ia belum pernah memberikan nomer ponsel nya kepada orang lain.


"kenapa kamu bisa tahu nomer telepon ku?." tanya Chaterine dengan memperhatikan sepupunya itu.


"apa kamu lupa, jika aku meminta nya waktu itu" ujar Leon lagi, ia tersenyum lebar saat mendengar suara Chaterine yang begitu lembut dan menenangkan pikiran nya.chaterine menepuk dahinya sendiri, bisa-bisa nya ia lupa jika ia sendiri yang memberikan nomer ponsel nya waktu itu.


"eumm hehe aku melupakan nya ." jawab Chaterine dengan cengengesan, Leon yang mendengar nya pun tersenyum lebar.


"hmm iya" jawab Chaterine singkat dan memperhatikan ekspresi wajah angel yang tengah berjalan ke arahnya dengan tatapan membunuh nya, Chaterine cekikikan saat melihat tingkah angel yang sedang kesal.


bukannya menghibur sepupunya itu justru Chaterine malah semakin keras tertawanya, ia segera menutup mulut nya saat menyadari jika mereka sedang menjadi perhatian saat ini.


"lain kali jangan telat kalau tidak ingin di hukum oleh ku!." seru Chaterine dengan tatapan puas dan tersenyum kecil saat melihat wajah angel yang kian merah menahan amarahnya.


setelah selesai Chaterine segera menuju ke ruang kelas nya, sebenarnya ia sangat malas mengikuti materi pelajaran yang akan di berikan oleh Erland. setelah sampai di dalam Chaterine memilih tempat duduk yang sedikit jauh dari tempat Erland mengajar.

__ADS_1


walaupun ia fokus dengan pelajaran nya saat ini, tapi Chaterine memilih untuk cuek, setelah selesai Chaterine tidak bergegas untuk keluar, ia justru berbincang-bincang sedikit dengan teman yang sama jurusan fakultas nya.


saat mereka sedang asyik mengobrol mereka di kejutkan dengan kedatangan seseorang yang sedang berdiri di depan pintu masuk ruang belajar, Chaterine tersenyum kecil saat melihat siapa yang datang. bahkan Erland sempat terkejut saat melihat kedatangan Leon di Ruangan yang sempat ia mengajar tadi,


"apa aku mengganggu waktu mu?"tanya Leon dan berjalan masuk ke tempat duduk Chaterine,


"tidak, aku juga sudah selesai."jawab Chaterine dan membuat mereka semua terkejut saat mendengar perkataan dari Chaterine.


"ayo kita pergi sekarang, mama sudah menunggu kita." ujar Leon dengan lembut, dan bahkan ia merapikan rambut Chaterine yang sedikit berantakan, di antara mereka ada yang cemburu melihat Chaterine begitu dekat dengan CEO yang mereka kagumi.


"ayo" seru Chaterine dengan singkat, lalu ia berdiri di samping Leon dan berjalan keluar beriringan, tentu saja orang yang melihat pemandangan itu menjadi kesal, terutama bagi pria yang menyukai Chaterine.


Chaterine terus berjalan dan mereka berhenti di tempat parkir mobil Leon yang di sana sudah Alvin yang menunggu kedatangan mereka berdua,


"hai kak Alvin." sapa Chaterine dengan ramah, Alvin yang awalnya kesal menunggu kedatangan mereka yang tidak kunjung datang, tapi setelah melihat Chaterine yang menyapa nya menjadi tersenyum hangat.


"hai Chaterine, sudah selesai kuliah nya." tanya Alvin dengan membalas sapaan dari Chaterine tadi, ia juga tersenyum lebar menatap wajah Chaterine yang tengah berdiri di samping nya.


"sudah kak."jawab Chaterine dengan tersenyum manis, setelah itu mereka masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


Chaterine duduk di belakang kursi pengemudi bersama dengan Leon, sedangkan Alvin duduk di kursi samping pengemudi. Alvin melirik ke arah Leon dari kaca spion mobil dan Leon membalas nya dengan sebuah kode, Alvin yang mengerti dengan kode yang di berikan oleh Leon pun segera menekan tombol kecil yang membuat dinding sekat di antara kursi depan dan belakang.


__ADS_2