
Chaterine bersama putra-putra nya telah sampai di mansion Matius dan sepertinya mereka datang terlambat lagi, terbukti dari beberapa bodyguard yang sudah tidak sadar kan diri mereka.
Chaterine memberikan kode kepada anak-anak nya untuk berpencar.
brak
Chaterine menendang kuat pintu itu sehingga rusak dan terpelanting, dengan berhati-hati Chaterine masuk ke dalam rumah dan tetap waspada. sedangkan ke lima putranya masuk ke dalam rumah dengan jalan rahasia yang hanya keluarga nya saja yang tahu.
"lama tidak bertemu nona."sapa seseorang dan di sana juga ada beberapa orang sudah menunggu kedatangan nya sedari tadi, Chaterine tetap tenang untuk menghadapi musuh-musuhnya di depan matanya.
bahkan ia masih bisa tenang untuk duduk di hadapan mereka semua.
"apa mau kalian?"tanya Chaterine to the poin, sedangkan mereka tertawa terbahak-bahak mendengar nya. wanita yang berada di depan mereka benar-benar tidak takut terhadap mereka semua.
"anda benar-benar tidak punya rasa takut sama sekali nona."jawab salah satu dari musuhnya. Chaterine tersenyum miring mendengar nya.
"katakan, apa mau kalian, aku tidak memiliki banyak waktu untuk mengobrol dengan kalian semua?"ujar Chaterine dengan nada dingin, kedatangan mereka seperti tidak memiliki maksud untuk melukai keluarga nya tetapi ada hal yang lainnya.
"tinggallah di negara Xia nona, karena tempat itu tempat tinggal anda yang sesungguhnya."ujar salah satu, sekarang Chaterine sadar jika orang-orang yang berada di depan nya adalah para tetua keluarga Xia.
"aku tidak bisa tinggal di sana, aku memiliki keluarga yang masih hidup. jika kedatangan kalian untuk ini maka pergilah, kedatangan kalian sia-sia saja."
"kami bisa memahami anda nona tetapi anda adalah pewaris keluarga Xia yang sah dan tidak baik jika kabar ini sampai terdengar oleh orang luar jika pewaris sah keluarga Xia tidak tinggal di negara Xia."
"siapa yang berani memberikan perintah kepada ku maka mereka sudah bosan untuk hidup, itu akan menjadi urusan ku dan kalian tidak perlu ikut campur."
"mau bagaimana pun anda harus tinggal di negara Xia nona, keluarga Xia juga membutuhkan anda sebagai pewaris."
"apakah Anda tidak mengkhawatirkan keadaan keluarga anda nona?"timpal nya.
"jika kalian berani menyentuh mereka semua, aku pastikan akan meratakan negara Xia yang kalian banggakan itu."ancam Chaterine dengan tatapan tajam dan seolah ingin membunuh mereka sekarang ini juga.
"kami tidak akan menyakiti mereka nona, yang kami ingin kan hanyalah anda untuk tinggal di negara Xia."ujarnya, Chaterine yang mendengar nya menghela nafas panjang.
__ADS_1
"aku akan tinggal di sana hanya dalam waktu tiga bulan sekali dan itupun hanya satu bulan saja."
"tidak bisa nona."
"terserah pada kalian, aku sudah tidak memiliki kepentingan yang lainnya lagi untuk di sampaikan.
"tunggu nona, baiklah kami akan menyetujui nya.anda harus ikut bersama dengan kami untuk ke Negera Xia sekarang juga nona, karena kami semua akan memperkenalkan diri anda di depan semua orang.
"terserah, di mana keluarga ku?"
"mereka sudah berada di dalam perjalanan menuju negara Xia nona, anda tidak perlu khawatir dengan keselamatan mereka."
"bagus, jika sampai ada salah satu dari mereka ada yang terluka, aku akan pastikan membuat kalian membayar nya dengan sangat mahal."ancam Chaterine dan segera memanggil kelima putra nya untuk keluar dari dalam persembunyian mereka saat ini.
"mom, uncle dan aunty tidak ada di sini."ujar Luis.
"tidak perlu mencari mereka lagi boy, karena uncle kalian ada bersama dengan mereka."
Chaterine menceritakan semua kejadian ini kepada putra-putranya, mereka berlima mengerti apa yang sedang di katakan oleh sang mommy dan mereka pergi bersama dengan sang mommy ke negara xia.
tetapi Chaterine memiliki syarat untuk tetap merahasiakan identitas anak-anak nya, dia tidak ingin putra-putranya hidup terkekang nantinya.
tentu saja kembalinya pewaris keluarga Xia membuat semua orang menjadi penasaran dan banyak para wartawan yang meliput untuk kedatangan mereka, Chaterine yang sudah tahu ini akan terjadi meminta putra-putranya memakai topi dan juga masker untuk menutupi wajahnya, begitu juga dengan Chaterine.
baru saja turun dari pesawat, kedatangan mereka di sambut begitu banyak nya bodyguard yang berbaris rapi, Chaterine berjalan ditengah-tengah bodyguard keluarga Xia.
banyak para wartawan yang ingin mengambil gambar pewaris keluarga Xia selanjutnya tetapi sayang nya mereka tidak bisa melihat wajah Chaterine dengan jelas.
"tolong berikan jalan untuk nona Xia."ujar salah satu bodyguard keluarga Xia.
"kalian bisa mengambil gambar nona Xia setelah kami memperkenalkan nya di depan publik dan kalian bisa menghadiri acara tersebut."ujar salah satu tetua dan membuat mereka memberikan jalan tetapi pandangan mata mereka tertuju pada kelima anak laki-laki yang berdiri di depan pewaris Xia.
Chaterine membantu kelima putranya untuk masuk ke dalam mobil dan itu semua tidak lepas dari kamera para wartawan, setelah Chaterine masuk kedalam mobil, mereka melajukan mobilnya untuk pergi ke mansion utama keluarga Xia, sedangkan keluarga Chaterine sedang tinggal di mansion kedua keluarga xia.
__ADS_1
para pelayan dan bodyguard yang lainnya sudah berbaris di depan kediaman sambil menunggu kedatangan Chaterine, saat melihat mobil yang mereka tunggu sampai, mereka menundukkan kepala mereka dengan sopan.
"selamat datang nona Xia."sapa mereka semua dengan serentak sambil membungkuk kan badannya. kedatangan Chaterine di sambut hangat oleh mereka semua.
"mari nona."ujar para tetua dan meminta Chaterine untuk masuk berjalan terlebih dahulu.
"selamat datang nona"sapa seseorang saat baru masuk ke dalam mansion beberapa langkah saja, Chaterine mengernyitkan keningnya saat melihat siapa yang berada di depan nya saat ini.
"Zurich, kau."
"dia Zurich putra dari kepala pelayan di sini nona, kami memintanya untuk mengawasi anda saat kami belum mendapatkan bukti jika anda adalah pewaris keluarga Xia."
"bagus, beraninya kamu mengkhianati ku Zurich. gaji dan bonus mu bulan ini di potong penuh."ujar Chaterine dengan menekan bahu Zurich dengan cukup kuat, Zurich meringis mendengar perkataan dari nona nya yang dari dulu tidak pernah berubah.
"mari nona, saya akan mengantarkan anda ke kamar anda."ujar Zurich tetapi pandangan nya tertuju pada kelima putra nya Chaterine.
"selamat datang tuan muda kecil."sapa Zurich.
"terima kasih paman."jawab mereka dengan sopan dan ramah. Zurich tersenyum lebar mendengar nya, nona nya tidak pernah gagal saat mendidik anak-anak kecil.
"sama-sama tuan,mari tuan muda kecil."
"bagaimana dengan kabar anda selama ini nona,kami semua benar-benar mengkhawatirkan keadaan anda?"tanya Zurich, kepergian Chaterine lima tahun lalu benar-benar membuat mereka semua merasakan kehilangan sesosok nona nya.
"seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja. terima kasih, aku tahu kamu bekerja sangat keras di perusahaan saat aku tidak ada selama ini."
"itu sudah menjadi tugas saya nona, saya senang bisa melihat anda kembali. walau gaji dan bonus saya harus hangus bulan ini tapi tidak masalah."ujar Zurich dengan pasrah dan lesu, Chaterine yang mendengar perkataan Zurich tertawa terbahak-bahak.
"nona,tuan muda, kita sudah sampai."timpalnya sambil membuka pintu kamar yang akan di gunakan oleh Chaterine selama tinggal di sini.
"terima kasih."
"sama-sama nona"
__ADS_1
"tuan muda, saya akan mengantarkan kalian ke dalam kamar kalian."timpal nya, Chaterine mengangguk kan kepala nya saat melihat tatapan mata kelima putranya.
setelah mereka pergi Chaterine masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang, setelah selesai mengantarkan mereka semua kedalam kamar mereka masing-masing. Zurich pergi ke dapur untuk membuatkan beberapa makanan dan cemilan ringan untuk nona dan tuan mudanya.