Istri Kecil CEO

Istri Kecil CEO
Bab 15


__ADS_3

TIBALAH DIHARI PERNIKAHAN FAISHAL DAN SYEILA


Di kediaman Wijaya Ahmad sejak jam 05.00 pagi sudah ramai sekali dan pukul 04.00 pagi Syeila sudah dimandikan mommynya. Iya benar sekali Syeila dimandikan mommynya. Seperti itulah Syeila ketika diharuskan mandi sebelum jam 5 pagi sangat susah sekali alhasil mommy harus bantu dia mandi.


Setelah mandi Syeila langsung di make over karena jam 07.00 acara prosesi sakral atau ijab kobul dimulai.


Sedangkan di kediaman Abian Amarkhan juga tak kalah hebohnya apalagi sang mommy. Sejak pukul 05.00 sudah menggedor gedor pintu kamar putranya agar segera bangun dan bersiap siap.


DOK DOK DOK


“son cepat bangun” mommy Meri setengah dari luar kamar


Hening tidak ada sahutan


DOK DOK DOK


DOK DOK DOK


“son cepet bangun” teriak sang mommy sekali lagi


Akhirnya teriakan sang mommy untuk yang kedua kalinya mampu mengusik tidur nyenyaknya Faishal


“astaga” desah Faishal ketika mengetahui sekarang baru jam 05.00 pagi


“iya mom ini bangun” sahut Faishal dari dalam


“cepet mandi son jangan lupa hari ini kamu kawin” teriak sang mommy


“haaah, bukan kawin mom tapi menikah” teriak Faishal kesal dari dalam kamar


“iya habis itu kan tekdung nyetak gawang hahahah” sahut sang mommy setengah teriak sambil tertawa kemudian berlalu


Sedangkan Faishal didalam kamar hanya bisa menghela napas panjang.


Bagaimana mungkin dia bobol gawang si biji sawi saat ini. Sungguh tidak terbayangkan bagaimana capeknya dia. Bukan capek dengan goyangan buat dedek bayi tapi capek dengan berbagai macam pertanyaan yang akan dilontarkan ketika proses tekdungnya. Kurang lebih begitulah isi pikiran Faishal.


Kemudian Faishal bersih bersih diri kurang lebih 20 menit setelahnya ia langsung memakai pakiannya tidak lupa dengan jasnya.


Tok tok tok


“son?” panggil sang mommy


“iya mom” sahut Faishal menuju pintu kamar


Cekrek


“wah son hari ini  kamu sungguh ganteng masimal” tutur sang mommy dengan senyum yang mengembang melihat


penampilan putranya yang sangat menawan


“yaudah ayok turun sebentar lagi kita berangkat” lanjut sang mommy memberitau


“baik mom, sebentar masih ada yang harus Faishal benahi” jawab Faishal


“baiklah son, jangan lama lama ya”  ucap sang mommy kemudian turun kebawah.

__ADS_1


Setelah sang mommy turun ke bawah Faishal segera merapikan kembali pakaiannya. Setelah dirasa cukup ia segera bergegas keluar kamar namun ketika dia sampai di pintu tiba tiba dia berbalik kembali.


Dengan perlahan Faishal berjalan kembali ke dalam kamar. Tepatnya dia menuju meja yang berada di samping tempat tidurnya. Dibukanya laci meja dan diambil foto seorang wanita, ya wanita yang bertahta di hatinya sampai detik ini.


“mungkin ini memang takdir kita, aku mengikhlaskanmu. Semoga kamu bahagia dan mulai detik ini aku akan menjemput kebahagianku sendiri “ gumam Faishal dalam hati


“semoga pilihanku tepat, semoga aku bisa membuka lembaran dengan bocah tersebut” lanjut batin Faishal setelah menghela napas panjang


Ditaruhnya kembali foto tersebut ke dalam laci kemudian langsung turun kebawah.


Dibawah keluarga Amarkhan sudah berkumpul. Setelah Faishal sampai bawah mereka langsung berangkat karena waktunya sudah menunjukkan pukul 06.15


***


Setelah lebih dari setengah jam perjalanan, sampailah keluarga Amarkhan di kediaman Wijaya Ahmad. Sesampainya disana ternyata tamu undangan sudah banyak yang datang untuk menyaksikan  proses sakral tersebut. Walaupun acaranya hanya ijab kobul saja dan dilanjutkan makan bersama tetapi mereka juga mengundang tetangga terdekat dan orang orang yang berkepentingan dengan mereka selain keluarga mereka.


Sesampianya di dalam rumah wijaya, Faishal segera mengambil posisinya dan tidak berapa lama Syeila turun kebawah. Sungguh Faishal terkesima melihat penampilan Syeila si biji sawi.


Tatapan Faishal terus mengarah pada Syeila. Bayangkan saja Syeila yang mempunyai tubuh mungil bak biji sawi seketika berubah menjadi wanita yang iuuuuuh Faishal sampai tidak bisa berkata kata hanya bisa terbengong.


“Fai lihat tuh air liurmu sudah mau menetes” goda sang mommy Meri sambil menyenggol anaknya yang mengundang gelak tawa tamu undangan


Seketika Faishal terkesiap dengan kebodohannya barusan, langsung setelah itu


“ehemm” Faishal berdehem untuk mencoba kembali ke mode cool


Sedangkan Syeila yang sampai didekat Faishal langsung duduk manis anggun di sebelah Faishal. Walaupun Syeila polos terkesan blo’on tapi dia tidak terlalu bodoh untuk mempermalukan dirinya sendiri apalagi keluarganya.


Kemudian acara sakral tersebut dimulai dan sampailah pada saat Faishal mengucap janji suci.


Dengan satu tarikan napas Faishal mengucapkannya dan di sambut dengan kata SAH oleh yang lain.Dilanjutkan Syeila yang mencium tangan Faishal dan Faishal mencium kening Syeila singkat. Ya hanya singkat bahkan Syeila sendiri tidak menyadari kecupan dikeningnya karena sangking singkatnya


Setelah itu mereka menandatangi dokumen pernikahannya. Tidak lama Cici datang memberi selamat. Syeila


hanya mengundang Cici saja. Sedangkan Faishal sibuk dengan para sahabatnya. Ya Faishal mengundang semua sahabatnya ada David, Marcel dan Darwin.


“Syeila zheyeng selamat ya” ucap Cici sambil memeluk sahabatnya tersebut.


“inget loe sekarang sudah menikah banyakin deh baca baca novel yang gue rekomendasikan sama satu lagi banyakin tuh baca artikel juga biar loe lebih paham tentang tugas seorang istri dan loe juga paham bagaimana proses buat dedek bayi heheheh” cerocos panjang lebar Cici kepada Syeila.


“iyaa Syeila baru selesai baca 1 novel masih ada 4 novel dan mommy juga sudah kasih petuah petuah ke Syeila juga terkait hak dan kewajiban istri” sahut Syeila polos


“berarti sekarang loe tau kan bagaimana cara membuat dedek bayi?” goda Cici dengan mengerlingkan matanya


Dasarnya Syeila yang polos malah menganggap godaan Cici tersebut sebuah pertanyaan.


“Iya Ci ternyata kalau Cuma berpelukan, ciuman dan tidur bareng tidak membuat perut Syeila ada dedek bayinya. Dan Syeila juga baru tau ternyata buat dedek bayi itu tidak hanya tidur berdua saja


tetapi tidurnya harus melakukan ehem ehem dulu itupun tidak hanya sekali” jelas Syeila jujur


Iya menjelang pernikahannya selain diberi edukasi tentang hak dan kewajiban istri, ia juga diberi tau sedikit edukasi tentang seksual walaupun tidak secara gamblang. Syeila terkesiap setelah mengetahuinya, awalnya Syeila ingin membatalkan pernikahan ini karena  selain diperut Syeila tidak ada dedek bayinya Syeila juga merasa bersalah dengan om Fai nya apalagi kalau sampai om Fai nya punya kekasih.


Namun semua itu hanya jadi angin lalu ketika sang mommy menjelaskan bahwa bagaimanapun Syeila tetap harus


menikah karena sudah pernah tidur dengannya. Dan mommy juga meyakinkan bahwa Faishal tidak punya kekasih.

__ADS_1


Sedangkan Cici mendesah pasrah mendengar jawaban Syeila, tujuan nya menggoda malah ditanggapi serius.


Namun itu juga membuatnya penasaran bagaimana cara memproses dedek bayinya.


Maklum Syeila dan Cici anak IPS, jadi ilmu ilmu seperti itu masih kurang mengerti.


“Terus terus gimana membuat dedek bayinya Syei?” tanya Cici ingin tahu.


Walaupun Cici pecinta  novel romance yang terkadang ada adegan 18++ nya tapi Cici masih belum paham proses pembuatannya karena novel yang selama ini Cici baca tidak ada yang menuliskan secara gamblang prosesnya.


“hmm Syeila nggak tau Ci, mommy Cuma bilang proses dedek bayinya nanti akan di bimbing sama om Fai” lugas Syeila


Cici cuma menghela napas karena kekepoannya belum terjawab. Padahal tingkat keponya udah tinggi banget.


Namun obrolan mereka tetap berlanjut dengan membahas keseharian mereka dan saling sharing pengetahuan tentang pasangan suami istri.


***


Sedangkan dibelahan dunia yang lain tampak seorang wanita tengah duduk diatas balkon sambil menikmati suasana sore. Tidak berselang lama telponnya berbunyi


“ada apa” sapanya to the point


“gue mau ngasih info nih buat loe” sahut dari sebrang


“info apa an?” tanyanya


“hari ini Faishal menikah” jawab dari sebrang


“ap apa? Benarkah Faishal menikah?’ tanyanya memastikan


“iya Faishal menikah dan loe kapan balik ke Indo biar nanti reunian bisa lengkap, mumpung nih Faishal udah nikah jadi semua bisa bawa pasangan masing masing deh” ucap dari sebrang dengan riang


“belum tau nanti aku kabari ya”  sahutnya dan segera mematikan sambungan teleponnya setelah direspon dari seberang


“haaaaaaaaah” menghela napas panjang


“kenapa kamu menikah? Benarkah kamu sudah tidak mencintaiku? Kata teman teman kamu sangat mencintaiku? Apakah kamu mencintai istrimu? Andai saja aku bisa balik ke indo lebih cepat dari ini mungkinkah kamu akan menikahiku setelah tau apa yang terjadi kepadaku? Aku ingin cepat balik ke indo memastikan apa yang sebenarnya terjadi, tapi apalah dayaku saat ini aku belum bisa balik setidaknya sampai tahun depan.” Gumamnya dalam hati sambil menatap langit langit dengan sorot mata yang jelas menampilkan sejuta kegundahan dihatinya.


.


.


.


TBC…


***


Halo kak author menyapa lagi nih. Maaf ya author belum bisa crazy up dan balas komenan kalian beberapa hari ini karena author harus melakukan beberapa observasi lapangan dan minggu ini diharuskan sudah menyusun kerangka thesis juga. Tapi tenang saja author usahakan tetap update setiap hari . 🙏🏻


Author juga berterimakasih buat semuanya yang sudah menyumbangkan vote dan likenya. Tidak lupa yang memberikan semangat dan sarannya juga.🤗


Seperti biasa ya gengs setiap habis membaca jangan lupa tetap tinggalkan jejak Like+Komen dan Votenya bagi yang berkenan.


Salam hangat dari author ketcheeeh!😎

__ADS_1


__ADS_2