
"Yang--" Belum selesai Huang Mingxiang bicara dan tuntas membungkuk, Xiao Jihuang sudah langsung berjalan cepat mendekat dan menahan gerakannya.
"Mingxiang ..." ucap pria itu, raut wajahnya terlihat sangat sedih.
Huang Mingxiang mengerutkan keningnya, dia segera mundur beberapa langkah untuk memberikan jarak di antara mereka berdua. Sebelumnya dia dan Xiao Jihuang memang sering bertemu dan saling mengenal, tetapi tidak sedekat ini sampai bisa menyentuh dirinya dengan sembarangan. Terlebih pria itu tahu bahwa dia sudah menjadi istri dari paman mudanya sendiri. Huang Mingxiang adalah bibi Kekaisaran-nya sekarang.
"Tolong sikap anda, yang mulia." Huang Mingxiang menatap Xiao Jihuang dingin, menunjukkan bahwa dia tidak nyaman dengan sikap pria itu.
Xiao Jihuang menggeleng. "Bagaimana mungkin? Mengapa anda bersikap sangat dingin kepadaku?"
Huang Mingxiang menghela napas tipis. "Anda harus memperhatikan gelar saya dan anda sendiri, yang mulia. Saya adalah Bibi Kekaisaran--" Lagi-lagi, Xiao Jihuang memotong kalimat Huang Mingxiang.
"Zhen tidak pernah merestui pernikahan anda dengan Xiao Wangye!" Xiao Jihuang tiba-tiba membentaknya, kemudian menarik tangan Huang Mingxiang sehingga jarak mereka kembali sangat dekat.
Huang Mingxiang menepis tangan Xiao Jihuang. "Apa yang anda maksud, yang mulia? Anda sendiri yang mengizinkan Huanghou menurunkan dekrit tersebut. Jadi sekarang tolong hormati saya sebagai istri dari Paman--!"
"Mingxiang ...."
Xiao Jihuang tiba-tiba memeluk Huang Mingxiang, membuat Huang Mingxiang semakin terkejut. Wanita itu berusaha melepaskan pelukan Xiao Jihuang, namun kalah telak di tenaga. Xiao Jihuang memiliki postur badan yang hampir mirip dengan Xiao Muqing.
"Diam. Zhen memohon padamu, diam sebentar, Mingxiang. Anda tidak tahu bagaimana kacaunya kepalaku saat memikirkanmu," ucap Xiao Jihuang, membuat Huang Mingxiang marah. Sepertinya pria itu sudah gila!
Huang Mingxiang terpaksa menggunakan kuku-kukunya untuk mencakar leher Xiao Jihuang, membuat pria itu melepas pelukannya dan menatap Huang Mingxiang tajam.
__ADS_1
"Karena anda lebih dulu yang bertindak tidak sopan, maka jangan salahkan saya karena sudah bertindak tidak sopan juga, yang mulia. Saya sama sekali tidak mengerti mengapa yang mulia mendadak bersikap seperti ini kepada saya, sebelumnya--" Kembali lagi, pria itu memotong ucapan Huang Mingxiang.
"Sebelumnya Zhen terus menahan, tidakkah anda mengerti dari bagaimana cara Zhen menatap dan bersikap? Jika bukan karena Rong Xuan, anda akan menjadi Huanghou Kekaisaran ini. Tetapi, tidak bisa. Zhen mengalah, menyerah untuk itu. Jika anda tidak bisa menjadi Huanghou, maka setidaknya anda menjadi seorang Guifei untuk Zhen, maka Zhen berjanji akan memperlakukan anda dengan sangat baik. Tetapi, entah bagaimana semuanya kacau. Melihat anda menikah dengan Xiao Wangye, itu benar-benar membuat suasana hati Zhen tidak senang!" Xiao Jihuang melupakan emosi dan pikiran yang selama ini dia bendung sendiri. Dia mencintai Huang Mingxiang, namun takdirnya sebagai Kaisar menghalangi perasaannya. Dia tidak pernah mencintai siapapun sebesar ini selain kepada Huang Mingxiang. Dia sering menggerutu kepada Dewa, dari banyaknya wanita yang dia miliki di dalam Harem, mengapa tidak ada Huang Mingxiang? Dari seluruh kemewahan yang dia punya, Xiao Jihuang hanya meminta Huang Mingxiang.
Huang Mingxiang tertegun. Dia tidak tahu harus bicara apa, dia tidak menyangka Xiao Jihuang menyimpan perasaan padanya. Tetapi, lagi pula ... semua perasaan itu untuk sekarang tidak lebih dari sia-sia. Itu semua tidak berarti sekarang.
"Itu adalah kesalahan anda sendiri, mengapa anda tidak bisa menjaga apa yang anda sayangi. Perasaan itu saat ini sudah seharusnya dihapus, yang mulia. Anda tidak perlu menoleh ke belakang, Mingxiang yang anda cintai saat ini sudah tidak ada, yang mulia. Jadi sekarang tolong kembali kepada posisi masing-masing." Huang Mingxiang menatap sulit ke arah Xiao Jihuang, dia berusaha membuat Xiao Jihuang sadar bahwa semuanya tidak lagi sama.
Xiao Jihuang tersenyum dingin. "Zhen mendengar berita bahwa kamu dan Xiao Wangye bahkan belum melakukan malam pertama, apa kamu benar-benar bahagia dengan pernikahan itu, Mingxiang?"
Huang Mingxiang diam. Xiao Jihuang kemudian kembali bicara. "Lagi pula, apa yang anda banggakan dari Xiao Wangye? Pria itu bahkan memiliki kaki yang--"
"Cukup, yang mulia!" Huang Mingxiang marah, hatinya tiba-tiba merasa sangat tidak senang jika Xiao Jihuang bicara seperti itu tentang Xiao Muqing. Sebelumnya dia masih bisa menahan diri dari seluruh perkataan Xiao Jihuang, namun yang satu ini ... entah mengapa dia tidak bisa menahan diri, sampai akhirnya tidak sadar langsung membentak Xiao Jihuang.
Xiao Jihuang tertegun. Ini bentakan terkeras Huang Mingxiang, terakhir kali dia melihat Huang Mingxiang mengeluarkan nada bicara setinggi ini di hadapannya saat sedang bermain bersama di Istana Huangtaihou dan kabar mengenai meninggalnya Song Furen terdengar. Wanita itu berani membentak keras Huangtaihou sambil menangis karena Huangtaihou berkali-kali melarang Huang Mingxiang untuk pergi jika emosinya belum stabil.
"Pria itu tidak bisa melindungimu, Mingxiang," ujar Xiao Jihuang, masih tidak menyerah.
Huang Mingxiang menggeleng. "Lalu apa bedanya dengan anda? Anda berkata bahwa anda sudah lama mencintai saya, namun ... melindungi saya dari intrik kecil yang umum saja anda tidak bisa. Lagi pula saya mampu berdiri sendiri. Jika Wangye tidak bisa melindungi saya, maka saya yang akan melindungi Wangye!"
"Mingxiang, anda bahkan tidak memberikan Zhen waktu! Baiklah ... aku, Xiao Jihuang, meminta maaf padamu. Maka, tolong ... beri Zhen waktu untuk membuktikan bahwa Zhen memang mampu untuk--" Belum selesai Xiao Jihuang bicara, Huang Mingxiang dengan cepat memotong.
"Cukup! Semakin lama kita bicara, semakin banyak yang mulia membual. Saya kira pembicaraan ini tidak perlu diteruskan, yang mulia. Acara sebentar lagi akan dimulai, anda seharusnya menemui Huanghou dan Huang Guifei, istri-istri tercinta anda." Huang Mingxiang berbalik, berusaha melangkah keluar. Tetapi, Xiao Jihuang lagi-lagi menarik tangannya, membuat Huang Mingxiang kembali berhadapan dengan pria itu.
__ADS_1
"Ini." Xiao Jihuang meletakkan tusuk rambut emas ke telapak tangan Huang Mingxiang secara paksa.
Huang Mingxiang mengerutkan keningnya kesal. Pria ini sepertinya benar-benar gila!
"Untuk apa ini yang--!"
"Terima. Zhen memaksa, Mingxiang. Ini adalah hadiah yang Zhen siapkan secara khusus untuk menyambutmu di Harem. Tolong kenakan di acara hari ini ..." Nada bicara Xiao Jihuang memelas.
Huang Mingxiang menggeleng kencang, saat hendak melontarkan kalimat penolakan, tiba-tiba Xiao Jihuang berbisik di telinga Huang Mingxiang.
"Jika kamu menolak, maka Zhen akan mengungkit sikap Xiao Wangye yang selalu menghiraukan panggilanku. Salah satunya adalah menolak kedatangan Kasim pribadi Zhen. Bagaimana jika Zhen mengungkit hal tersebut di hadapan para bangsawan? Apa gelar dan kepala suami anda akan dapat bertahan sampai besok pagi?"
Huang Mingxiang melirik Xiao Jihuang dingin. Pria ini selain gila, dia juga licik. Tetapi, pria itu lupa, Huang Mingxiang juga seorang manusia yang licik. Membalas kalimat tajamnya bukan masalah besar untuk Huang Mingxiang.
"Lalu saya akan mengungkit sikap tidak sopan anda kepada senior Kekaisaran. Anda berusaha melanggar wasiat mendiang Kaisar sebelumnya dan mempermalukan wajah Xiao Wangye. Jangan kira saya tidak tahu bahwa anda mengetahui dengan jelas wasiat tersembunyi Kaisar sebelumnya. Tetapi anda berpura-pura tidak tahu, lalu melempar masalah tersebut ke para pejabat yang menjadi pendukung anda untuk merenggut pasukan milik Wangye, sehingga kepala mereka dipenggal! Bagaimana jika Wangfei ini membeberkan hal tersebut? Menemukan bukti-bukti kelicikan anda bukan hal sulit untuk Wangfei ini. Wangfei ini sudah sering keluar dan masuk Istana, bahkan lebih lama dari Huanghou anda yang berkuasa saat ini!"
Kedua mata mereka bertemu, saling tatap dengan tajam. Xiao Jihuang tertawa renyah, kemudian mengelus tusuk rambut emas yang dia letakkan di telapak tangan Huang Mingxiang sambil berkata,"Kalau begitu Zhen akan dengan nekat menerobos Xiao Wangfu. Di situasi saat ini, tentu Xiao Wangye akan menolak kedatangan Zhen. Hal ini bisa dihitung sebagai penghinaan dan pemberontakan kecil terhadap Kaisar."
"Xiao Jihuang!!" Huang Mingxiang melotot marah. Cukup. Huang Mingxiang benar-benar membenci pria ini sekarang. Sebelum bertemu dengan pria ini, rasa kebenciannya tidak sebesar sekarang. Tetapi saat mendengar kalimat pria itu yang terus menerus mencari celah untuk menjatuhkan suaminya, Huang Mingxiang marah!
Xiao Jihuang terkekeh, lalu menusukkan tusuk rambut itu ke sanggul Huang Mingxiang. Tusuk rambut Phoenix yang sebelumnya Huang Mingxiang kenakan dari Xiao Wangfu, ditarik keluar oleh Xiao Jihuang, digantikan tusuk rambut pemberiannya.
"Maka dari itu. Jika anda memang sangat mencintai suami anda, maka selama berada di Istana, patuhilah seluruh perkataanku, Xiang'er ...." bisik Xiao Jihuang, kemudian berjalan melewati Huang Mingxiang, meninggalkan wanita itu sendirian mematung karena marah.
__ADS_1
Huang Mingxiang meremas tusuk rambut miliknya yang dicopot oleh Xiao Jihuang, kemudian berbalik untuk menatap punggung pria itu yang perlahan menjauh.
"Kep**at!" umpat Huang Mingxiang.