
"Apakah aku harus menanyakan dulu kepada Bu Bos?" tanya Kaisar pada dirinya sendiri.
Sherly yang mendengar pertanyaan konyol itu segera membentak Kaisar. "Kamu ya Kai! masa iya kamu mau menanyakan seperti itu kepada ibu bosmu? kamu ini bodoh sekali sih! daripada kamu bertanya kepada bosmu mending kamu tanya kepada Om YouTube!" beber Sherly dengan kesal. Yang benar saja hal private seperti itu harus ditanyakan dulu kepada ibu bosnya. sepertinya Sherly salah menilai Kaisar, Kaisar nyatanya sangat bodoh.
"Nah ... kenapa nggak terpikirkan olehku? Kamu pinter banget sih Sher? nggak salah aku milih kamu sebagai pendampingku," kekeh Kaisar.
Kaisar pun segera merogoh ponsel yang untuk membuka Om YouTube di mana dia akan menanyakan tutorial bagaimana cara untuk terbang ke angkasa. Namun ternyata situs itu tidak ada di Om YouTube. Hanya ada potongan-potongannya saja.
"Sher, yang mana yang harus kita lihat lebih dahulu? yang ini atau yang ini?" Kaisar menunjukkan ponselnya kepada Sherly.
Saat itu juga Sherly ingin menangis, meraung bahkan Sherly ingin sekali mengumpat kepada Kaisar. Sepertinya peluru Sherly harus menembus kepala Kaisar lebih dahulu agar kaisar bisa berpikir lebih bijak lagi. yang benar saja jika Kaisar menanyakan mana yang akan dia tonton lebih dahulu. Seumur-umur Sherly tidak pernah melirik gambar seperti itu.
"Kaisar! Kamu itu lugu bodoh atau o'on sih? hal semacam itu harus kamu tanyakan kepadaku? baiklah sini aku akan mengajarkanmu bagaimana cara memulainya!" kesal Sherly.
Kali ini Sherly turun tangan sendiri. Tanpa aba-aba dia langsung segera menyerang Kaisar dengan bertubi-tubi. Pertama yang diserang adalah bibir Kaisar. Karena dibakar rasa kesal Sherly membabi buta menyerang Kaisar. Kaisar yang diserang hanya bisa membulatkan matanya sambil menikmati sensasi yang berkeliaran di tubuhnya. Sherly akhirnya melepaskan bibirnya saat dia kehabisan nafas. Saat ini Sherly harus membuang rasa malu di depan Kaisar.
"Jadi sebelum kita melakukan penerbangan, kita harus melakukan pemanasan terlebih dahulu dan seperti itulah contohnya. Apakah kamu masih tidak mengerti juga? Apakah aku harus menceritakan lebih detail lagi bagaimana kamu akan memulainya dari membuka baju hingga .... "
Kaisar segera membungkam mulut Sherly dengan bibirnya sesuai dengan arahan Sherly tadi. Tangan Kaisar memegangi tengkuk Sherly untuk memperdalam ciuman mereka.
Semakin lama Kaisar semakin berani untuk membuka pakaian Sherly. Katakan Kaisar terlalu bodoh untuk pertama kalinya untuk melepaskan ro.ketnya.
Dibawa temaram lampu kamar Kaisar mencoba untuk melakukan peluncuran ro.ketnya menuju angkasa untuk yang pertama kalinya. Kaisar tidak menyangka jika dua benda aset berharga milik Sherly sebenernya besar. Hanya saja Sherly yang sering mengenakan pakaian longgar membuat benda itu tidak terlihat.
__ADS_1
Kaisar menyesali ucapannya saat mengatasi dada Sherly datar, karena dia tidak melihat isi sesungguhnya.
"Sher, kamu sudah yakin mau terbang bersamaku?" tanya Kaisar lagi.
Dengan refleks Sherly menabok punggung Kaisar. Bagaimana tidak, saat ini kedua sudah sama-sama tanpa busana dan Kaisar juga sudah bersiap di depan pintu gerbang, tetapi dengan bodohnya Kaisar masih mempertanyakan lagi kepada Sherly.
"Apakah harus aku juga yang mengajarimu untuk melakukan peluncuran? Gak lucu, Kai!" ketus Sherly.
"Bukan begitu, Sher. Aku hanya takut jika nanti kamu akan merasakan kesakitan. Lihat ro.ketnya terlalu besar," balas Kaisar.
Hanya untuk pasangan mereka saat hendak melakukan peluncuran melakukan perdebatan terlebih dahulu. Kaisar yang awalnya penuh dengan percaya diri mendadak ciut saat ro.ketnya baru saja meluncur, karena Sherly sudah mengeluh kesakitan.
Kaisar mendiamkan sejenak ro.ketnya. "Sakit banget ya? kalau sakit udahlah gak usah di lanjutkan," kata Kaisar.
"Kai, asal kamu tahu, aku baru kali ini menemukan laki-laki seperti kamu. Saat hendak meluncur masih memikirkan ini itu. Jangan-jangan kamu punya kelainan ya," ejek Sherly.
"Sembarang! Baiklah akan aku buktikan, tetapi jangan sampai kamu menyesal ya!"
Kaisar melanjutkan kegiatannya dia terus memompa tubuh Sherly, hingga dia merasakan ro.ketnya telah menembus dinding pertahanan milik Sherly. Saat itu juga Sherly mencengkeram kuat bahu Kaisar agar dia tidak merasa sakitnya. Namun, perlahan rasa sakit itu telah hilang dan berganti menjadi rasa yang tidak bisa di jabarkan dengan kata-kata lagi.
Malam panjang bagi seorang pengantin baru untuk menghabiskan malam indah mereka meskipun sempat diwarnai dengan berbagai perbedaan. Jika awalnya Kaisar ragu, tetapi setelah dia merasakan surga dunia-nya rasanya ingin lagi dan lagi. Pada akhirnya Sherly harus tumbang akibat ulah Kaisar yang bermain tanpa mengenal lelah.
Setelah melewati malam panjangnya, akhirnya keduanya memilih untuk membersihkan tubuh terlebih dahulu sebelum mereka beranjak untuk tidur.
__ADS_1
"Aduh," keluh Sherly, saat dia merasa seperti ada yang mengganjal di bawah sana.
"Kenapa?" tanya Kaisar.
"Sakit Kai," timpal Sherly.
Sesuai dengan pesan Vie, Kaisar harus memperlakukan Sherly dengan lembut. Kalau bisa setelah peluncuran Kaisar harus membantu Sherly untuk membersihkan diri.
"Eh ... mau apa?" tanya Sherly yang terkejut saat Kaisar sudah menggendong tubuhnya menuju kamar mandi.
"Udah diam aja! Nanti Jatuh!" ujar Kaisar.
"Gak gini juga Kai! aku malu!" pekik Sherly.
Kaisar tidak memperdulikan saat Sherly meminta untuk di turunkan. Sebagai lelaki yang bertanggung jawab, Kaisar ingin membantu Sherly untuk membersihkan diri.
.
.
.
🌼 Bersambung 🌼
__ADS_1
Selamat malam Minggu. Maaf belum sempat edit, soalnya lagi malam mingguan sama ayang 🙈🙈