
Promo Novel •Wanita Milik CEO Arogan•
Author : Kak Ranie
Bab 1 : Di jual Ayah
Bagaimana rasanya jika seorang ayah yang dicintai mampu menukar anaknya sendiri demi melunasi semua hutang-hutang yang dimilikinya kepada seseorang. Tentu saja sangat sakit dan tidak terima. Itulah yang dirasakan oleh Nisha, gadis baru saja lulus dari bangku SMA. Dia harus menerima kenyataan jika dirinya telah dijual oleh ayahnya kepada seorang CEO agar semua hutang-piutangnya lunas.
"Tuan, ini anak saya. Dia baru saja lulus dari bangku SMA. Tentu saja dia masih ting-ting belum ada yang menjamahnya. Jika Anda bersedia, mari kita buat kesepakatan," ucap Toyib, ayah Nisha.
Nisha yang duduk disebelah ayahnya terbelalak dengan lebar. "Maksud ayah apa?" tanya dengan bibir yang bergemetar.
__ADS_1
Toyib tak merespon pertanyaan Nisha. Dia tetap fokus menatap kearah Alexander untuk mendapatkan jawaban pria itu.
Mata hitam yang menusuk membaut siapa saja tidak akan berkutik jika sudah berhadapan dengannya. Bahkan mata itu akan terlihat menyala jika Alexander sedang murka.
"Jadi kedatanganmu ke sini hanya untuk menawarkan anak gadismu? Apakah harga anak gadismu ini setara dengan hutang-hutang yang kamu miliki? Tidak Toyib! Hutang yang kamu miliki itu 20 juta dan kamu menawarkan anak gadismu yang tidak sebanding dengan hutang yang kamu miliki Kamu jangan bermain-main denganku, Toyib!" sentak Alexander dengan sinis.
Toyib berusaha tetap tenang dan terus meyakinkan Alexander agar bisa diajak bernegoisasi.
"Meskipun Nisha tidak seberapa, tetapi Anda bisa menjualnya lagi, Tuan. Percayalah padaku jika akan banyak yang tertarik dengannya. Dia masih muda dan pastinya akan menjadi incaran para lelaki hidung elang di luar sana. Tuan, percayalah padaku." Toyib berusaha meyakinkan Alexander.
"Karena semua hutang-hutang ini untuk menghidupimu, Nisha! Darimana ayah mendapatkan jumlah uang untuk membiayai sekolahmu jika bukan meminjam uang panas ini, Sha!" Ayah Nisha menatap nanar kearah putrinya.
__ADS_1
"Tapi tidak dengan cara seperti ini, Ayah! Masih banyak cara lain untuk membayar hutang-hutang ayah. Nisha akan berusaha mencari pekerjaan agar bisa melunasi hutang ayah, tapi tolong jangan jual Nisha, Yah. Nisha anak Ayah."
Melihat drama yang ada didepan matanya membuat Alexander tersenyum tipis. Seorang ayah yang egois dan anak gadis yang energik. Alexander pun tertarik untuk menerima tawaran yang diberikan oleh Toyib.
"Baiklah, aku terima tawaran kamu. Tapi setelah kamu menukar anakmu itu artinya kamu sudah tidak bisa mengambilnya lagi. Apapun yang akan terjadi, kamu tidak berhak untuk ikut campur. Jika kamu melakukan kecurangan, aku tinggal diam. Apakah kamu sudah mengerti?" Alexander Berta dengan serius.
"Saya mengerti Tuan. Terima kasih atas kepercayaan Anda untuk saya." Toyib merasa sangat bahagia karena hutang-hutang yang dimilikinya kini telah terbayar lunas.
"Ayah!" teriak Nisha yang sangat kecewa dengan sikap ayahnya. Padahal masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk membayar hutang, tetapi ayahnya malah tega menjual dirinya.
"Nisha, maafkan ayah. Tapi percayalah, ayah melakukan semua ini demi kebahagiaanmu di masa mendatang. Ayah tahu kamu tidak akan pernah bisa memaafkan ayah. Sekali lagi maafkan ayah." Toyib yang sudah menandatangani sebuah perjanjian langsung meninggalkan Nisha di dalam ruangan Alexander.
__ADS_1
Sungguh Nisha sangat membenci ayahnya dan tidak akan pernah memaafkan kesalahannya.