
Halo ... halo ... halo gimana kabar kalian sehat kan? semoga selalu di manapun kalian berada semoga selalu sehat walafiat.
Jadi di sini aku hanya ingin meluruskan tentang beban Excel. Mungkin ada beberapa di antara kalian yang baca dari awal hingga sampai di sini tetapi tidak dapat paham dengan jalan cerita ini. mungkin juga ada yang sudah sedikit geram dengan adanya tarik ulur perasaan Bambang Excel. baiklah di sini author akan mengenalkan tokoh novel ini.
Excel Word : Lahir Jakarta 27 Juli 1997
Sifat yang di miliki tokoh Excel :
-Kejam kepada musuh.
-Tanggung Jawab.
-Keras kepala, selalu ingin mendapatkan apa yang diinginkannya, bagaimanapun caranya.
-Setia kepada pasangannya.
Sepertinya itu saja sih, yang jelas dia tampan dan gagah.
__ADS_1
Daisy Queerren : Lahir, Berlin 20 April 1997
Sifat yang dimiliki oleh tokoh Daisy :
-Polos
-Keras kepala
-Suka memberontak
-Mudah terbawa suasana perasaan hati alias baper
-Setia kepada pasangannya.
-Suka merasa iba
Selebihnya dia adalah tokoh yang sangat menyayangi keluarganya, karena dia sadar selama ini keluarga yang selalu ada untuk. dia juga sosok ibu yang sangat mencintai anak dan suaminya. Dia cantik, tetapi dia lemah. itu saja sih.
Sherly Lahir Jakarta 15 Agustus 1998
Sifat yang dimiliki oleh tokoh Sherly
__ADS_1
-Pemberani.
-Gesit dan lincah.
-Setia dan patuh akan segala perintah Excel.
-Mudah Baper dengan pasangannya
Tidak suka di bohongi.
Selebihnya dia adalah wanita yang tangguh dan menjadi penyangga untuk Excel.
Mungkin sebagian pembaca akan kesal dengan jalan cerita ini, tetapi begitulah sifat yang dimiliki oleh setiap tokoh yang telah diciptakan. Mereka punya sifat masing-masing.
Mungkin saat kalian berada di posisi Excel, pasti akan memikirkan Sherly yang menemaninya merintis dari nol hingga sampai saat ini. Berkat Sherly Excel bisa berdiri, hingga Excel memiliki sebuah ketergantungan kepada Sherly. Tanpa Sherly Excel tidak akan jadi apa-apa dan tidak bisa apa-apa. Rasa tidak suka jika Sherly memiliki hubungan dengan lelaki lain adalah memang rasa cemburu, Excel cemburu jika suatu saat Sherly akan mengabaikan dirinya dan akan menjauhi dirinya, mengingat Excel yang sudah memiliki rasa ketergantungannya kepada Sherly dia tidak rela jika suatu saat Sherly pergi begitu saja. Selama bertahun-tahun Excel sudah bergantung kepada Sherly.
Begitu juga dengan Sherly. bertahun-tahun dia menemani perjuangan Excel, menjadi penyangga untuk dirinya. tak terelakan lagi jika Sherly memiliki sebuah rasa kepada Excel. Tetapi Excel memilih setia kepada cinta masa kecilnya, hingga Sherly hanya bisa memendam perasaannya saja.
Aku rasa itu saja. Tidak ada rasa istimewa diantara keduanya. Hanya sebuah rasa nyaman karena keduanya sudah lama bersama. Jadi mohon maaf jika cerita ini ditarik ulur karena ya memang seperti itu perasaan Excel untuk Sherly, dia tidak rela ketika Sherly akan menghabiskan waktunya bersama dengan pasangannya dan mengabaikan dirinya karena mengingat perjuangan mereka untuk merintis bisnis bersama. Cinta Excel hanya untuk Syisi. mungkin seperti itulah. Dan cerita jerat hasrat CEO dinyatakan telah tamat saat Desi telah melahirkan anaknya. Tetapi Kaisar dan Sherly meminjam lapak mereka untuk mengukir kisah cinta keduanya karena author belum membuatkan rumah untuk Kaisar dan Sherly. untuk selanjutnya mungkin cerita hanya akan fokus kepada Kaisar dan Sherly. Mohon maaf jika ada yang kecewa dengan jalan cerita novel ini 🙏 selebihnya Author ucapkan terima kasih kepada kalian yang masih setia dan mendukung novel ini 🙏🙏
Sekian dan terima kasih.
__ADS_1
Salam hangat Teh ijo ( Boreg na Jugul 🤭 )