
Untuk pertama kalinya Excel mengajak Daisy dan kedua anaknya jalan-jalan mengisi waktu weekend-nya. Excel hanya jalan-jalan ke taman kota dengan diikuti oleh beberapa orang pengawal dan juga kedua baby sitter anaknya. Setelah Excel mengirim Felix ke Australia, perusahaan papanya mengalami bangkrut dan tak lama kemudian papa Felix meninggal.
Meskipun keadaan sudah bisa terbilang aman, tetapi Excel masih beratisipasi jika sewaktu-waktu ada penyerangan dadakan. Apalagi saat ini Excel telah memiliki anak.
Daisy menggendong baby Hazel sedangkan Excel menggendong baby Shereena. Usia mereka kini sudah 3 bulan. Saat ini kedua bayi itu tengah aktif untuk berceloteh. tak heran jika suasana rumah Excel saat ini akan dipenuhi dengan gema suara kedua bayinya.
Kedua bayinya pun akan menangis meronta ketika mereka sudah bosan berada di rumah. Oleh karena itu Excel selalu memberikan waktu untuk kedua bayinya. tak heran jika Excel setiap weekend akan meluangkan waktu sejenak untuk kedua bayinya.
Saat berada di taman kota Excel dan Daisy tengah menjadi pusat perhatian para pengunjung. Bagaimana tidak Excel yang sangat disegani di dunia bisnis saat ini tengah menggendong anaknya dan terlihat sangat memanjakan buah hatinya.
Daisy hanya mengulum senyum di bibirnya manakala suara bisikan para pengunjung mampu didengarnya. Dia semakin bersyukur karena saat ini Excel sudah bisa fokus kepada dirinya dan kedua anaknya. Setelah pertunangan Sherly dengan Kaisar, Excel sudah tidak pernah ikut campur lagi dengan urusan mereka. Awalnya Excel akan menikahkan langsung keduanya, tetapi Sherly dan Kaisar meminta waktu untuk masa pengenalan. maka Excel memutuskan untuk menenangkan mereka terlebih dahulu dan memberi waktu pernikahan bulan sebelum melakukan pernikahan.
"Sayang, apakah kamu merasa bosan karena setiap hari harus merawat dua bayi ini? Semakin hari mereka semakin aktif dan sulit untuk diam. Pasti akan membuatmu sangat kesulitan bukan?" tanya Excel.
__ADS_1
Langka Daisy terhenti. Dia menatap Excel untuk sejenak. "Siapa bilang aku bosan? aku sangat menikmati peran sebagai seorang ibu yang sesungguhnya, meskipun ada dua babysitter yang kamu sediakan untuk kita, bukan berarti aku melepaskan anak-anak kita kepada mereka. Aku sangat menikmati peran ini, Sayang." jelas Daisy.
Excel menatap tajam mata Daisy. Sudah tiga bulan tetapi Daisy belum membukakan pintu gerbang untuk dirinya. Padahal saat itu Daisy hanya mengatakan dua bulan saja, Namun nyatanya saat ini sudah hampir tiga bulan Daisy belum juga membukakan pintu gerbang menuju angkasa. Excel benar-benar merindukan suasana itu, apalagi lusa dia akan keluar kota. itu tandanya dia tidak bisa dipuaskan oleh sang istri.
"Sayang aku ingin mulai malam ini Baby Hazel dan Baby Shereena tidur di kamar mereka. Aku sudah tidak nyaman dengan tidur mereka yang selalu rasa. Bisa-bisa mereka akan jatuh ke lantai tanpa sepengetahuan kita," saran Excel.
Memang ada benarnya juga ucapan Excel. Kedua bayinya saat ini jika tidur mau berputar-putar sampai ke ujung tempat tidur. Saran Excel bisa Daisy terima, mulai malam ini Baby Hazel dan Baby Shereena akan tidur di kamar mereka bersama dengan baby sitternya.
Excel tersenyum tipis ketika rencananya telah berhasil kl membujuk Daisy untuk memindahkan kedua anaknya ke kamar mereka. Tanpa diketahui oleh Daisy Excel telah menyiapkan kejutan besar untuk dirinya.
Setelah merasa puas mengelilingi taman, Excel memutuskan untuk segera pulang karena hari juga sudah mulai siang. Namun, saat Excel hendak menjalankan mobilnya tiba-tiba Sherly menelpon.
Wajah Excel mendadak memerah sambil menghantamkan tangannya ke setir pengemudi. Daisy dan kedua baby sitter-nya merasa terkejut dan ketakutan. Karena ini adalah kali Excel marah di hadapan kedua baby sitter anaknya.
__ADS_1
"Sayang, ada apa?" tanya Daisy, yang sudah paham akan suasana seperti itu.
Excel masih mengatur dadanya yang naik turun untuk mengatur nafasnya. "Sayang kita harus segera pulang. Ada pekerjaan penting yang harus aku selesaikan hari ini juga," ujar Excel.
Daisy mengangguk pelan. "Baiklah ayo kita pulang," timpal Daisy.
.
.
.
🌼 BERSAMBUNG🌼
__ADS_1
AYO JANGAN LUPA JEJAKNYA 🤕🔨