
Ternyata apa yang ada di pikiran Sherly tidak sesuai dengan tebakannya. Karena nyatanya Kaisar mendirikan tenda di samping sebuah villa milik Dirga. Sherly mengira jika Kaisar akan mendirikan tenda di tengah hutan ataupun di atas puncak tempat untuk berkemah.
"Sher, malah bengong! ayo buruan bantu!"
Sherly hanya mendengar pelan. "Iya, iya," ketusnya.
Setelah berhasil memasang tenda, Kaisar dan Sherly masuk ke dalam sebuah villa. Villa keluarga milik Dirga yang hanya akan dikunjungi saat hari-hari libur saja. Suasana yang masih sejuk dan asri membuat siapapun akan merasa nyaman di sana. Apalagi cuaca yang dingin. Sangat tepat untuk suasana pengantin baru.
"Kamu serius Kai, nanti malam kita tidur di tenda? Aku pikir kita akan pasang tenda di tengah hutan sana atau di tengah-tengah kebun teh, eh malah cuma di samping rumah. Kalau seperti itu mending kita tidur di kamar saja lah," sungut Sherly.
"Di tengah hutan sana itu gelap Sher. Kamu nggak takut ada binatang buas yang menyerang kita nanti? Di samping rumah lebih aman Sher," sahut Kaisar.
Sherly yang menyadari jika suaminya itu takut gelap memilih mengalah untuk berdebat. Dia tahu jika niat Kaisar itu baik dan romantis, tapi itu versi Kaisar sendiri. Bukan versi Sherly. Sherly yang suka dengan alam luar merasa tidak cocok dengan ide Kaisar. Tetapi, sudahlah Sherly tidak ingin memaksakan kehendaknya sendiri.
Sherly merasa gugup saat mereka sudah berada di dalam tenda. "Kamu mau apa?" tanyanya pada Kaisar.
"Aku hanya ingin melewati malam ini bersamamu, dengan nuansa yang berbeda. Aku juga sudah menyiapkan semuanya." Kaisar menaikkan kedua alisnya.
Tak terelakan lagi sebuah malam panas pun terjadi, dimana Kaiasar sudah mempunyai banyak kemajuan. Entah belajar dari mana, tetapi Sherly merasa sangat kewalahan saat harus meladeni hasrat suaminya.
Malam yang gelap dan sunyi menjadi saksi cinta kasih keduanya. Meskipun sedikit merasakan dingin yang menusuk tulang, tetapi tidak membuat keduanya kedinginan. Karena nyatanya, keringat bercampur sebuah gai.rah yang memburu membuat mereka mengeluarkan kepanasan.
__ADS_1
Kaisar ambruk di samping Sherly saat dia sudah berhasil menyemai bibit unggulannya, berharap bibit itu bisa langsung bersemai di dalam rahim sang istri. Namun, tanpa pengetahuan dari Kaisar, bibit itu sudah di cegah agar tidak berkembang biak. Sherly benar-benar merasa sangat bersalah kepada Kaisar.
Jangkrik yang mengerik menemani malam panjang mereka. Sesuai dengan ucapan Kaisar bahwa dia bener-benar akan menghabiskan malam berdua-nya tanpa kenal lelah.
"Kai, sudah ya. Aku lelah." Untuk kesekian kali Sherly memohon.
Kaisar yang sebelumnya telah mempersiapkan dengan matang, tidak kecewa dengan pencetakan yang ia raih malam ini.
"Sekali lagi," tawar Kaisar.
"Tapi aku lelah, Kai," tolak Sherly.
"Sekali lagi ya. Kamu gak kasihan jika dia gak bobok-bobok? Sakit lho, Sher," ucap Kaisar.
"Baiklah, seperti aku harus debut sendiri."
Terlihat Kaisar bangkit dan memakai pakaiannya.
"Kamu mau kemana, Kai?" tanya Sherly bingung.
"Mau debut ke kamar mandi? Kenapa mau ikut bantuin? Kalau tau seperti ini tak akan aku minum jamu sialan itu. Gara-gara jamu itu ro.ket ini tidak mau tidur," jawab Kaisar cepat.
__ADS_1
"Apa kamu bilang? Kamu minum jamu? Jangan bilang kamu minum jamu kuat ya?" sentak Sherly.
Sherly sudah yakin jika jamu yang di maksud oleh Kaisar adalah jamu kuat. Karena malam ini Sherly tidak bisa mengimbangi penyerangan yang dilakukan oleh Kaisar.
"Iya. Kata mang Ujang, itu jamu paling mujarab untuk ngadon. Makanya aku minum. Emang sih aku akui emang top cer, tapi lihatlah, roket-nya belum juga mau tidur, meskipun kita sudah lelah.
"Sini aku bantu debut." Sherly tersenyum nakal, begitu juga dengan Kaisar.
"Sher, kamu belajar dari mana?"
"Gak penting dari mana yang penting kamu puas. Apakah aku sudah sempurna untuk disebut sebagai seorang istri multitalenta?"
"Iya, aku akui kamu adalah istriku yang mempunyai segudang keahlian. Bukan hanya di lapangan aja kamu liar, di atas ranjang pun kamu ganas," Seloroh Kaisar.
.
.
...๐น๐น๐น...
...๐ผBersambung ๐ผ...
__ADS_1
Moon maaf baru bisa up. Jujur othor akhir2 ini ada kesibukan di real life, makanya up sedikit tersendat ๐ Terima kasih yang sudah menantikan novel receh ini untuk Up. ๐ฅฐ๐ฅฐ๐