
"Gue pengen move on," jawab Rizky.
Adli mengerutkan keningnya. Dia masih bingung dengan jawaban sang adik tentang motifnya menikahi Talita. "Maksud lo? Katakan dengan jelas!" desak Adli.
"Gue pengen move on supaya gue nggak mikirin istri lo lagi, Bang," ungkap Rizky. Akibat ucapannya dia mendapatkan satu pukulan di bagian wajah dari Adli.
"Breng*sek lo!" Rizky jatuh tersungkur dengan sekali pukulan dari Adli.
"Masih saja lo mikirin wanita yang bersuami? Di dunia ini banyak wanita kenapa harus Jingga?" bentak Adli di depan ruang rawat ayahnya.
"Kalian bisa tidak berantem di lapangan saja?"
Suara lantang itu membuat Rizky dan Adli menoleh. "Pak, Anda memukul seseorang," kata perawat tersebut saat menoleh pada Rizky yang terluka di bagian bibir. Perawat wanita itu pun membantu Rizky bangun.
"Terima kasih," ucap Rizky. Sementara Adli tidak menjawab. Dia memilih pergi. Adli mengendarai mobil menuju ke rumahnya dalam keadaan emosi.
"Breng*sek!" ucap Adli sambil memukul kendali setir. Dia masih tidak menyangka selama ini sang adik menyembunyikan tentang perasaannya pada Jingga.
Setelah itu Adli memilih kembali ke rumah. Violet menyambut kedatangan ayah sambungnya itu dengan riang gembira. "Pa, lihat gambarku."
Violet menunjukkan hasil karyanya meskipun tidak ada gambar yang berarti selain lukisan abstrak yang dibuatnya. Adli berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan sang anak.
__ADS_1
"Wah Vio semakin hari semakin pintar saja," puji Adli seraya mengelus puncak kepala anak itu. Emosinya menguap seketika saat bersama Violet. Senyum polosnya dapat membuat Adli ikut tersenyum. Suasana hati laki-laki itu pun seketika menghangat.
"Eh, baru pulang Mas?" tanya Jingga sambil tersenyum. Adli bangkit kemudian menghampiri istrinya.
"Iya. Bagaimana kabar kamu hari ini dan anak-anak kita?" tanya Adli sambil memegang perut Jingga.
"Baik, Mas Adli kenapa hari ini kelihatan beda?" tanya Jingga pada Adli. Adli memeluk Jingga dari belakang lalu menempelkan dagunya.
"Aku kangen kamu," jawabnya dengan suara serak.
"Papa, ayo ikut mewarnai!" rengek Violet sambil menarik tangan sang ayah. Mau tak mau laki-laki itu mengikuti ke mana perginya Violet membawa dirinya.
"Mas, bagaimana keadaan papa?" tanya Jingga.
"Mau aku buatkan sesuatu? Kopi atau teh?" tanya Jingga. Dia mengamati wajah suaminya berbeda dari biasanya. Adli menolak.
"Tidak perlu, sayang. Nanti kamu kecapekan." Jingga tersenyum mendengar ucapan suaminya.
"Membuat secangkir teh hangat mana mungkin capek? Aku ke belakang dulu ya," pamit Jingga.
"Vio apa kamu belum mengantuk? Ini sudah larut?" tanya Adli pada anak kecil itu.
__ADS_1
"Belum, Pa," jawab Violet.
Sesaat kemudian Jingga membawa secangkir teh untuk sang suami. "Diminum dulu, Mas!" Adli mengangguk.
"Mas, jadi papa kenapa?" tanya Jingga yang ingin tahu kejadian yang menimpa ayah mertuanya hingga jatuh pingsan.
"Rizky bilang dia akan menikah," jawab Adli.
"Kenapa papa syok mendengar berita bagus?" tanya Jingga.
"Rizky menyampaikannya secara mendadak. Kamu tahu dia akan menikahi gadis yang dia tolong saat terjadi kecelakaan waktu itu," ungkap Adli.
"Benarkah? Apa dia jatuh cinta pada pandangan pertama?" ledek Jingga sambil terkekeh. Adli tak mendengarkan jawaban Jingga. Dia justru fokus pada ekspresi wajah istrinya yang begitu menawan.
'Dia terlalu cantik. Pantas saja banyak laki-laki yang ingin mendekati istriku ini,' batin Adli merasa bangga karena bisa menikah dengan Jingga.
"Ajak Violet tidur!" Setelah itu Adli mendekati sang istri lalu membisikkan sesuatu. "Aku ingin kita bisa quality time." Jingga hanya tersenyum.
Di tempat lain, Mama Wanda sedang kesepian. Biasanya Edward selalu bisa menemani tapi akhir-akhir ini dia sulit dihubungi lagi. Padahal apa saja yang diinginkan oleh Edward selalu terpenuhi. "Apa terjadi sesuatu dengannya?" tanya Mama Wanda pada dirinya sendiri.
Wanda masih saja berhubungan dengan laki-laki yang usianya jauh di bawahnya. Tiba-tiba Erik menelepon. "Aku ingin bertemu," ucap mantan suami Wanda itu.
__ADS_1
Apa yang ingin dibicarakan oleh Pak Erik? Yang penasaran bisa baca kelanjutannya.
Jangan lupa bagi VOTE nya ya 🙏