JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Apa Arti Semua Ini?


__ADS_3

Setelah percakapan nya dengan Willi Bara pergi ke rumah Mawar untuk bertanya pada gadis itu tentang perasaan nya dan kenapa dulu dia tidak memberi tahu nya jika dia mencintai Bara.


TOK TOK TOK


"Iya sebentar.. " Jawbab suara dari dalam rumah.


"Eh den Bara, masuk den mau bertemu dengan nona muda atau tuan? " Ucap bik Surtiati pembantu dirumah itu.


"Saya mau bertemu dengan Mawar bik, apa dia ada dirumah sekarang? "


"Ada den, nona muda ada di taman belakang rumah. Mau saya panggil kan atau Den Bara yang ke sana? "


"Biar saya saja ke sana bik, Terima kasih. "


"Baik den. " Bara meninggalkan bik Surtiati menuju taman di belakang rumah besar itu.


Bara berjalan perlahan mengitari rumah yang tak kalah mewah dari rumah keluarga nya itu, nampak seorang gadis cantik dengan rambut tergerai sedang duduk sendiri di bawah pohon Kamboja yang begitu besar.


Rambut nya terurai bergerak mengikuti alur angin yang menerpa nya, gadis itu nampak termenung diam sendiri tanpa menyadari keberadaan Bara yang mulai mendekati dirinya.


"Mawar.. " Seru Bara lembut.

__ADS_1


Seketika Mawar berkedip dan menghadap Bara yang berada di belakang tubuh nya, gadis itu langsung berdiri dan merasa tak percaya jika Bara menemui nya.


"Mungkin aku bener bener sudah gila sekarang, bagaimana mungkin aku membayangkan kak Bara berada di sini. " Gumam nya membuat Bara mengernyit kan dahinya.


"Ini aku Bara, kau tidak sedang berkhayal Mawar. " Gumam Bara menyentil kening Mawar.


"Awww.., jadi ini nyata aku pikir aku mulai gila. " Ucap Mawar duduk kembali.


"Ada apa kak Bara menemui ku? "


"Tidak boleh jika seorang kakak bertemu dengan adik nya? " Gumam Bara begitu lembut kemudian duduk di samping Mawar.


"Aku ingin bertanya sesuatu padamu Mawar. "


"Tentng dirimu, aku tidak menyangka jika kamu mencintai ku Mawar. Kenapa sejak awal kamu tidak memberi tahu ku tentang perasaan mu? "


Mawar begitu terkejut saat mendegar jika Bara mengetahui tentang perasaan nya yang terpendam.


"Kakak ini bicara apa, aku tidak pernah menyembunyikan apa pun dalam hidup ku. " Kilah Mawar sembari memainkan tangannya.


"Dengar Mawar, aku sudah tahu semua dari papa mu tentang apa yang sedang kamu alami. Sungguh aku minta maaf karena kurang peka akan kehadiran mu, aku pikir kamu tidak suka pada ku dan sudah memiliki kekasih. " Ucap Bara menyentuh tangan Mawar.

__ADS_1


"Sejak aku bertemu dengan kak Bara diacara makan malam itu aku sudah jatuh hati pada kak Bara, diam diam aku mengagumi dirimu aku pikir orang kakak orang yang formal tidak asik dan membosankan. Aku salah dan pada akhirnya aku jatuh hati padamu. " Seru Mawar mengingat pertama kali mereka bertemu.


"Dan pada saat kak Bara meminta ku untuk membatalkan perjodohan kita disaat itu aku benar-benar terluka, tapi aku juga bahagia saat kak Bara bilang jika cinta pertama kakak hadir dan menerima kakak. " Timpak nya lagi.


"Meski aku.. " Ucap Mawar terhenti tak kalah Bara mencium bibir nya.


Entah ada apa dengan Bara kenapa tiba-tiba pria itu mencium Mawar, hati nya bergetar setiap mendegar ucapan Mawar yang padanya.


Rasa bersalah pun hinggap di dalam hati yang terdalam ada perasaan terluka melihat gadis itu bercerita dengan menahan tangis nya, itu kenapa Bara mencium Mawar agar gadis itu berhenti berbicara.


Bara melepaskan pangutan nya pada bibir merah Mawar yang menatap nya diam dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.


"Maaf, aku harus pergi. " Ucap Bara berdiri dan hendak meninggal kan Mawar.


"Kak Bara.. " Seru Mawar.


Bara berhenti mendegar suara lirih Mawar memanggilnya.


"Kenapa kak Bara mencium Mawar, kenapa kak Bara seolah-olah memberi Mawar sebuah harapan yang nantinya hanya akan melukai Mawar? " Timpal Mawar.


"Maaf.. " Hanya itu yang terdengar dari bibir Bara sebelum meninggal Mawar yang diam menatap kepergian nya.

__ADS_1


Mawar menghapus air matanya memandang tubuh Bara yang sudah tak terlihat lagi, bibirnya tersenyum simpul mengingat Bara mencium nya begitu lembut.


"Aku tahu kak Bara memiliki perasaan padaku hanya saja kak Bara tidak menyadari semua itu, aku sendiri yang akan membuat kak Bara menyatakan cinta padaku. " Gumam Mawar tersenyum.


__ADS_2