JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Munculnya Bukti Baru


__ADS_3

Aleska tertidur karena merasakan pelipisnya terasa berdenyut dan pusing, mungkin karena dia terlalu memikirkan Kenan dan juga pasien yang lain. Belum lagi Arjuna ingin menikahi dirinya.


"Ah sudah berapa lama aku tertidur, kepala ku terasa pusing.. "Gumam Aleska melirik jam dinding di samping nya.


TOK TOK TOK


"Iya masuk lah.. "Pekik Aleska mendegar suara pintu ruanganya diketuk.


"Selamat sore Dokter, maaf saya menggangu. "Ucap suster Mala pada Aleska.


"Ah suster Mala duduk lah, ada apa sus? "Ucap Aleska menyuruh nya duduk.


"Terima kasih Dokter, saya mau memberi tahu bahwa pasien kita Kenzo sudah kembali tadi siang bersama bodyguard nya dokter. Kebetulan dokter sedang pergi jadi dokter Nike yang memeriksa nya. "Tutur suster Mala.


"Tak masalah suster saya atau dokter Nike sama saja, oh iya sus saya merasa kurang enak badan jadi saya mau pulang. Jika ada sesuatu jamu hubungi saya saja. "Cerca Aleska.

__ADS_1


"Iya dokter saya rasa wajah dokter sangat pucat dokter pasti kelehan. "Seru suster Mala.


"Iyaa saya butuh istirahat suster Mala.. "Gumam Aleska.


Suster Mala kemudian berpamitan keluar dari ruangan Aleska,gadis itu kemudian menyabar tas nya dan keluar dari ruangan untuk kembali kerumah.


"Aku benar benar pusing.."Gumam Aleska berjalan dikoridol yang nampak sepi.


"Dokter Aleska..."Pekik seseorang di belakang Aleska.


"Ada apa Dokter? Kau nampak begitu panik? "Ucap Aleska saat Dokter Niko berada didepan nya.


" Kau tahu aku ada berita baru untuk mu, tes DNA menujukan bahwa pemilik cincin itu adalah gadis bernama Aurora. "Ucap Dokter Niko.


Aleska begitu terkejut mendengar penjelasan yang menurut dirinya tidak mungkin jika saudara nya sendiri bisa melenyapkan saudara nya, Aleska mengeleng kepala tak percaya.

__ADS_1


" Aku tak habis pikir Dokter, apa mungkin ini hanya kesalahan pahaman saja tapi.. Ah kepala ku semakin pusing saja. "Gumam Aleska merasa bingung.


" Kau tahu tidak mungkin jika tes DNA itu salah, aku sudah memeriksa semua identifikasi pemilik sidik jari itu benar benar Aurora saudara nya. "Tegas Dokter Niko.


" Sebaiknya kita bicarakan esok lagi dokter, aku harus kembali ke rumah dulu seperti nya aku butuh istirahat dulu kepala ku terasa berdenyut memikirkan semua ini. "Ucap Aleska.


" Emmm sebaiknya kau memang istirahat karena besok kita akan melakukan otopsi ulang pada gadis itu, semua bukti sudah jelas Aleska. Besok kau hubungan pihak keluarga gadis itu aku akan berbicara pada pihak polisi. "Timpal Dokter Niko.


" Iyaa aku akan menghubungi pak Andre untuk membahas masalah ini, saya permisi Dokter Niko sampai jumpa esok pagi"Ucap Aleska sembari berpamitan pergi meninggalkan rumah sakit.


Aleska berjalan menuju mobilnya dan masuk melaju meninggalkan perkarangan rumah sakit yang megah, tak lupa Aleska membuka ponselnya untuk mencari nomor Andre yang sempat dia simpan.


"Apa ini waktu yang tepat untuk ku menghubungi pak Andre? " Ucap Aleska menatap jalanan yang nampak lengang di sore hari itu.


"Ah sebaiknya aku hubungi nanti saja saat berada dirumah, sebaiknya aku berbicara dengan Arjuna bagaimana baiknya semua ini. " Timpal gadis itu.

__ADS_1


Aleska meletakan ponselnya kemudian kembali fokus melaju kan mobilnya menuju kediamannya.


__ADS_2