
"Kenapa kamu kembali hadir dikehidupan ku, saat aku akan memulai hidup baruku. " Gumam Aleska bersandar pada pintu kamarnya.
Aleska terduduk diam menatap hujan yang menerpa pepohonan di balik jendela nya, kemungkinan badai akan kembali datang.
"Kamu dimana Arjuna, kenapa kamu menghilang dan tidak menghubungi ku. " Gumam Aleska mengingat Arjuna.
Sudah dua hari dia tidak menerima kabar dari Arjuna, ponselnya pun tidak bisa dihubungi membuat Aleska khawatir jika sesuatu terjadi padanya.
"Sebaiknya nya aku menghubungi mama Anita mungkin saja Arjuna bersama dengan nya. " Seru Aleska mengambil ponselnya dan segera menghubungi Ibu Arjuna.
Beberapa kali Aleska menghubungi Ibu Arjuna namun tidak ada jawaban dari nya semua itu semakin membuat Aleska berpikir ada apa dengan mereka.
Tak lama akhirnya panggilan Aleska dijawab oleh wanita berusia 50 tahun itu dengan nada sendu.
"Hallo ma... " Ucap Aleska senang.
"Hallo sayang.. " Jawab ibu Anita
__ADS_1
"Apa kabar mama Anita? Maaf Aleska tidak bisa menjemput mama karena Aleska harus menjadi relawan di Aceh. " Jelas Aleska.
"Iyaa mama mengerti kamu fokus dulu dengan pekerjaan kamu nak, jangan memikirkan kami yang disini karena mereka juga membutuhkan bantuan mu. " Ucap Anita.
"Iya maaaa, Aleska hanya ingin bertanya tentang Arjuna yang menghilang dan tidak menghubungi Aleska sama sekali selama dua hari ini ma.. " Seru Aleska
Hanya deru nafas yang terdengar dari balik panggil telepon itu, Aleska tau bahwa sedang ada yang terjadi disana dan Anita tidak ingin memberi tahu dirinya.
"Mama Anita, Aleska tau pasti sesuatu terjadi disana kan? Beri tahu Aleska ada apa dengan Arjuna ma? " Ucap Aleska panik.
Terdengar isak tangis Anita yang begitu jelas terdengar di telinga Aleska dan suara bising beberapa orang yang mengucapkan sesuatu pada Anita, hal itu semakin membuat Aleska khawatir.
"Tidak nak kamu harus tetap melanjutkan perjuangan kamu, Arjuna akan sedih jika tau kamu kemari dan meninggalkan mereka yang membutuhkan mu. " Ucap Anita dengan isak tangis lalu mematikan sambung ponselnya.
"Hallo.. hallo... hallo maaa.. mama Anita.. " Ucap Aleska terisak.
"Aku harus menghubungi seseorang yang bisa mengatakan semua hal tentang Arjuna, aku begitu khawatir jika sesuatu terjadi padanya. " Gumam Aleska menghapus air matanya.
__ADS_1
Hujan angin disertai guntur membuat suasana malam itu semakin terlihat begitu sunyi, beberapa kali Kilat nampak menyambar dengan kencang membuat Aleska sedikit takut.
Saat ingin menghubungi sesorang pesan masuk dari aplikasi berwarna hijau milik Aleska dan itu dari Arjuna, Aleska begitu lega saatnya Arjuna memberi nya kabar. Aleska segera membuka pesan itu dengan dan membaca nya.
{Sebuah pesan untuk kekasih ku. }
Dalam video itu nampak seorang pria dengan selang begitu banyak di tubuh nya dengan perban yang menempel pada setiap tubuh nya yang kekar,tubuh yang selalu memeluk Aleska dalam kesendirian.
Aleska luruh ke lantai saat tahu bahwa pria itu adalah Arjuna yang sedang terbaring tak berdaya dengan banyaknya selang infus di sekujur tubuh nya, tubuh yang selalu ada dan siap pasang badan untuk nya kini terbaring lemah.
Bibir yang senang tiada tersenyum dan bercanda gurau dengan nya kini tersenyum saja tidak saat menatapnya, air matanya luruh hatinya begitu sesak melihat pria itu.
"Aleska saat kamu membuka pesan dari ku aku tidak berharap jika kamu datang kemari dan melihat ku, Aleska aku sangat mencintaimu sampai sekarang saat aku tidak bisa menghapus air mata mu. "
"Aleska hapus air matamu sendiri sekarang aku akan istirahat sejenak, aku lelah walaupun jujur aku belum siap kehilangan mu. Mungkin memang kita tidak ditakdirkan bersama aku berdoa semoga kamu dapatkan laki-laki yang baik dan jauh lebih dari aku. "
"Aku pamit sayang jangan sesali perpisahan ini, percayalah suatu saat nanti aku akan kembali walaupun tidak bisa bersama dengan mu. Tetap lah berjuang membantu mereka yang membutuhkan mu.. I Love You. "
__ADS_1
Aleska menangis kencang saat vidio itu berhenti dan memperlihatkan kebersamaan mereka dulu, hujan deras membuat suara tangis Aleska tak terdengar keluar.
pilu hati melihat pria yang begitu mencintai dirinya sekian lama dan dia pun belum bisa membalas cinta nya dan kini dia pergi jauh meninggalkan dunia tak adil untuk kisah cinta nya.