
Setelah makan mereka kembali ke penginapan untuk istirahat Aleska mengganti pakaian nya dengan piayama panjang berwarna hijau, sedangkan Arjuna tidak mengganti pakaiannya yang masih terlihat rapi dan harum itu.
Arjuna berbaring diatas kasurnya menatap Aleska yang sibuk menghapus make up dan menyisiri rambut panjang nya yang berwarna kecoklatan itu, Aleska nampak menatap Arjuna yang sedang memandang nya.
"*Kenapa kau menatap ku seperti itu?" Ucap Aleska sembari merapikan alat make up nya.
"Hanya menatap pahatan sangat penciptaan yang tiada cacat.. " Ucap Arjuna sembari duduk dari baringnya.
"Kenapa kau memilih kamar dengan dua bad, kenapa tidak dengan kamar yang berbeda saja.. " Ucap Aleska menatap Arjuna.
"Bukankah kau sudah bertanya tadi sore? Jawaban ku tidak berubah juga sayang. " Ucap Arjuna tersenyum.
"Awas saja jika akun tidur dan kau berbuat sesuatu yang tidak baik padaku. " Ucap Aleska penuh penekanan.
__ADS_1
"Aku mencintaimu Aleska mana mungkin aku merusak seseorang yang amat berharga dalam hidupku, lagi pula aku bukan laki-laki yang seperti itu mencari kesempatan dalam kesempitan. " Gumam Arjuna.
"Aku tidak mungkin melakukan hal yang tidak kau ingat kan, kau begitu mengenalku bukan? " Timpal Arjuna terlentang dan menyilang kan kedua tangan nya pada kepala belakang nya*.
Aleska tersenyum kemudian mendekati Arjuna yang sedang tergeletak diatas kasur memejamkan matanya, Aleska meletakkan kepalanya pada bahu Arjuna sembari memeluknya.
"*Itu lah kenapa aku begitu beruntung memiliki mu. " Gumam Aleska.
"Aku yang berterima kasih padamu Arjuna, karena kamu begitu sabar dan juga selalu ada untuk ku walaupun aku sendiri belum mencintai mu. Dulu aku begitu bodoh sudah membuat mu menderita dengan perasaan mu dan aku juga merasakan nya. " Ucap Aleska.
"Percayalah Aleska aku berjanji aku akan mencintai mu menyayangi mu dan aku tidak akan membiarkan satu tetes air mata saja meneteskan di pipimu. " Ucap Arjuna begitu lantang.
Aleska* mengerat kan pelukan nya pada Arjuna memejamkan matanya perlahan menuju alam mimpi yang indah didalam pelukan Arjuna yang begitu bahagia.
__ADS_1
"*Dan dia tidur dengan nyaman di pelukan ku, tanpa memikirkan bahwa aku tetap saja laki-laki normal yang tidak bisa menahan diriku saat bersama seorang wanita. Tapi percayalah Aleska aku tidak akan merusak mu. " Ucap Arjuna mengangkat kepala Aleska dengan pelan.
Sesuatu* disana nampak mengeras dan menonjol membuat Arjuna nampak panas dingin menahan sesuatu yang ingin segera dikeluarkan, Pria itu kemudian dengan perlahan mengangkat tubuh mungil Aleska kembali ke tempat tidur nya sendiri.
Menatap lama wajah cantik Aleska saat terpejam menatap bibir merah tanpa perona itu dengan gemas namun segera dia menggelengkan kepalanya kemudian segera menyelimuti Aleska dan masuk kedalam kamar mandi.
Menyelesaikan sesuatu yang begitu terasa sesak dan mengganggu nya sedang kan Aleska berkelana jauh kedalam alam mimpi nya, berada kembali dimasa dimana dia bersama dengan orang tuanya dirumah lama.
Bersama dengan ayah dan juga ibunya dalam keluarga yang begitu bahagia dan harmonis, dalam mimpi itu Aleska begitu bahagia dapat berdampingan dengan kedua orang tua yang begitu dia rindu kan.
Bermain dengan puas dan mendapatkan kasih sayang yang penuh berlibur dengan tawa riang yang mengema dia juga bermimpi saat dia bertemu dengan Kenan dimasa kecil dan saat dia tahu bahwa ayah nya memiliki wanita lain.
Semua itu kembali berputar pada mimpinya yang indah dia berpikir bahwa dia tidak akan mengingat atau pun bermimpi tentang masa kelam itu namun dia kembali mengingat nya, tak terasa air matanya menetes tanpa dia sadari.
__ADS_1