JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Bahagia Selalu


__ADS_3


CEO ARJUNA FEBRIAN RENALDI


Hari ini Arjuna menjemput Aleska untuk mengajaknya berlibur ke Bali sesuatu keinginan Aleska, Arjuna yang lengkap dengan jas hitam nya nampak begitu fokrmal karena dia juga akan mengadakan rapat dadakan dengan seorang CEO disana.


Aleska keluar dari pintu sembari membawa kopernya dengan menenteng tas selempang merah kesayangan nya, dia tersenyum manis saat menatap Arjuna yang sedang menelepon seseorang.


"Selamat pagi.. " Sapa Aleska.


Arjuna hanya tersenyum sembari terus berbicara dengan seseorang diponsel nya, Aleska meletakkan kopernya sendiri di bagasi mobil Arjuna selagi dia terus berbicara dengan rekan kerjanya.


Aleska masuk kedalam mobil dan bermain ponsel sembari menunggu Arjuna selesai menghubungi rekan nya, sesekali Aleska berbalas pesan dengan dokter Nike yang berjaga di rumah sakit.


Saat ini masih pukul 09.00 Wib pagi seharusnya dia yang berjaga di rumah sakit tapi karena dia cuti jadi Dokter Nike yang menggantikan dirinya sementara, beberapa pasien ada yang menghubungi dirinya dan bertanya kapan dia akan kembali.


"Maaf aku lamanya? " Ucap Arjuna masuk kedalam mobil.


"Tidak juga ayo berangkat. " Seru Aleska mematikan ponselnya.


"*Saat berlibur nanti mungkin aku akan agak sibuk entah lah liburan kita ini bertepatan dengan pengajuan beberapa proyek di bali. " Gumam Arjuna menjalankan mobilnya.


"Tak masalah yang penting kita masih ada waktu bersama kan, masak iya mau meeting terus kalau jadinya cuma mau kerja mending kita pending dulu liburan nya. " Seru Aleska.


"Hanya satu hari saja setelah itu aku akan mengajak mu mengelilingi kota bali, jangan marah ini juga demi masa depan kita nanti saat sudah menikah dan memulai lembaran baru. " Seru Arjuna menggenggam tangan Aleska*.


Aleska tersenyum pada Arjuna kemudian menatap langit cerah di pagi hari itu dengan suasana ramai oleh para karyawan yang berangkat kerja dan juga anak anak sekolah yang nampak sedang istirahat.


"*Oh iya Aleska mama bilang dia akan berlibur beberapa waktu di sini, sekali mama mau menyelesaikan beberapa urusan perusahaan disana melalui cabang kita. " Gumam Arjuna.


"Benarkah? Kalau begitu mama akan tinggal bersama ku saja, lagi pula aku sendiri dirumah hanya bersama Anin. Jika ada mama aku lebih nyaman saja.. " Balas Aleska tersenyum manis kepada Arjuna.

__ADS_1


"Pantas lah mama tidak ingin ada wanita lain yang menggantikan posisi mu sebagai calon menantu nya, bahkan mama lebih menyayangi mu dari pada aku. "Seru Arjuna mengacak rambut Aleska.


" Ihh rambut ku bisa berantakan tahu, lagian mama memang pantas lebih sayang padaku dari pada kamu. "Sunggut Aleska sebal karena Arjuna membuat rambut nya berantakan*.


Ritha memang berencana untuk datang ke Indonesia bukan hanya untuk membahas urusan pekerjaan saja namun dia juga ingin menyiapkan semua acara pernikahan Arjuna dengan Aleska, saat mendegar kabar baik itu Ritha begitu bersyukur dengan keputusan yang di buat oleh Aleska.


Itu laah yang dia ingin kan menjadi kan Aleska menantunya dan melihat cinta anaknya terbalas kan, walaupun Ritha tahu betul bahwa Aleska tetap tidak bisa melupakan Kenan.Tapi baginya yang terpenting Aleska sudah berusaha menerima Arjuna dalam hidup nya.


Bukan karena egois tapi semua itu adalah hasil dari kesabaran Arjuna yang sudah menunggu Aleska selama 10 tahun lamanya dan Ritha sangat lah paham akan hal itu, jadi dia akan membuat Aleska tetap menjadi milik Arjuna apa pun yang terjadi.


Mereka sudah berkendara selama 2 Jam waktu sudah menujukan pukul 12.00 Wib, Arjuna menatap Aleska yang tertidur lelap. Arjuna megoyangkan bahu Aleska dengan lembut agar dia segera bangun dari tidurnya itu.


"*Aleska sebentar lagi kita sampai hari sudah siang apa kau mau makan siang disini atau nanti saat samapai di bali? " Ucap Arjuna lembut.


"Huaomm sudah hampir samapai lah, aku tertidur terlalu nyenyak maaf. Kita makan siang di sana saja, terlalu lama jika kita harus berhenti lagi.. " Gumam Aleska yang masih nampak mengerjapkan matanya.


"Ya sudah tidur lah lagi nanti jika sudah sampai akan ku bangunkan. "Ucap Arjuna lembut.


" Aku pikir kau masih mengantuk jadi tidur lah saja hah aha ha.. "Gelak tawa Arjuna terdengar nyaring didalam mobil*.


Aleska hanya berdengus sebal mendegar gelak tawa Arjuna yang begitu mengema Aleska memandang luar dimaa banyak pura pura didepan rumah mereka yang beragama Hindu, banyak orang orang yang berjualan berbagai macam hiasan dari indahnya lautan.


Aleska sudah lama sekali tidak berada di Bali sejak kematian ibunya dan kini dia kembali lagi disini di kota yang begitu indah dan juga penuh dengan kenangan lama, tak terasa mereka sudah sampai dimana hotel yang sudah dipesan oleh Arjuna.


" *Sudah sampai.. "Seru Aleska gembira.


" Sungguh menyenangkan bisa datang ke kota ini bersama mu.. "Gumam Arjuna menatap Aleska yang begitu bahagia.


" Masuk lah aku akan membawa koper mu, minta lah kunci kamar mu aku sudah memesannya. "Gumam Arjuna*.


Aleska masuk kedalam dan bertanya pada resepsionis tentang kamar yang sudah di siapkan oleh Arjuna untuk nya, resepsionis itu hanya memberikan 1 buah kunci pada Aleska membuat nya bingung.

__ADS_1


" *Kenapa hanya satu kamar mbk? "Tanya Aleska bingung.


" Iya tentu saja mbk, pak Arjuna memesan kamar dengan Double Bad di dalam nya. "Ucap Resepsionis itu dengan ramah.


" Ah begitu baiklah Terima kasih. "Balas Aleka dengan senyuman manis.


" ada apa? "Gumam Arjuna saat melihat Alesma yang terdiam menunggu nya.


" Tidak ada kenapa kau memilih kamar dengan double bad? "Gumam Aleska.


" Ya double bad lah masak cuman 1 kasur, apa kamu mau tidur dibawa? "Ucap Arjuna sembari berjalan didepan Aleska*.


Semua barang Aleska dan Arjuna sudah dibawa oleh pegawai hotel itu menuju kamar mereka yang berada di lantai lima hotel itu, mereka memasuki lift dan sesekali bercanda didalam lift.


ting


Bunyi lift terbuka membuat keduanya segera kelur dan menuju kamar mereka dimana seseorang pegawai hotel sedang menunggu kedua nya didepan pintu.


"*Maaf apa anda menunggu telalu lama? " Ucap Aleska.


"Tidak masalah nona, ini barang barang anda saya permisi. " Ucap nya dengan sopan.


"Terima kasih. " Ucap Arjuna sembari memberikan tips pada pegawai itu*.


Mereka masuk kedalam kamar yang cukup luas dengan pemandangan indah yang membentang langsung ke arah matahari terbenam, lautan yang biru begitu terlihat dari kamar Aleska membuat nya begitu bahagia.


"*Menikmati momen indah kita bersama disini. " Ucpa Arjuna memeluk Aleska dari belakang.


"Kau pintar memiliki kamar yang langsung menampakkan indah nya pantai Bali. " Gumam Aleska.


"Tentu saja agar kau betah disini dan menghilangkan kejenuhan akan pekerjaan mu, aku akan memesan makanan. " Gumam Arjuna melepaskan pelukanya pada Aleska kemudian berjalan keluar*.

__ADS_1


__ADS_2