
Kenan membawa Aleska kerumah nya rumah dimana dulu Kenan berjanji akan kembali padanya, dan kini mereka bertemu Kenan pun sudah menepati janjinya pada Aleska.
Aleska ingat betul bahwa rumah itu adalah rumah Kenan sahabat masa kecilnya,Aleska menatap sendu laki-laki yang menjadi gurunya sekaligus orang yang sudah mengubah hidup tak lain adalah sahabat kecilnya.
"In... i.. ini rumah Kenan, pak Wiliams kenapa kerumah Kenan? " Gumam Aleska.
"Aku Kenan Wiljons Aleska apa kau lupa, aku sudah menepati janji ku untuk kembali padamu. " Ucap Kenan di bawah guyuran hujan.
Aleska tak percaya dengan ucapan Kenan, dia mengira bahwa gurunya sedang membuat lelucon.
"10 tahun lalu di depan rumah ini, di bawah senja yang mulai menghilang aku pernah berjanji bahwa aku akan kembali pada mu. " Gumam Kenan.
Aleska memeluk Kenan dengan erat dia benar-benar menyalahkan perasaan nya dulu saad pertama melihat Kenan sebagai gurunya.
"Kenapa kau tidak memberi tahu ku Kenan, aku menunggu mu selama ini... " Ucap Aleska.
__ADS_1
"Aku pun tidak menyadari bahwa gadis menyebalkan itu ternyata kekasih dimasa kecil ku, bahkan aku mencium dan berharap bahwa kau adalah Aleska ku. " Balas Kenan.
Aleska menatap mata tajam Kenan dengan rasa bahagia yang tiada tara, perasaan tidak pernah berbohong setiap kali berada di dekat Kenan.
"Tapi maafkan aku Aleska, aku tidak bisa seperti dulu lagi dan menepati janji ku padamu. " Ucap Kenan melepaskan pelukan Aleska.
"Maksudnya apa Kenan, aku tidak mengerti. " Gumam Aleska kecewa saat Kenan melepaskan pelukan nya.
"Aku berjanji akan menghancurkan wanita yang sudah menghancurkan keluarga ku dan juga ibuku. " Ucap Kenan dingin.
"Aku aku benar-benar minta maaf karena bunda ku membuat tante Margareth kehilangan kehidupannya, aku mintak maaf Kenan kumohon jangan membenci ku. " Ucap Aleska.
"Maafkan Aku Aleska mungkin ini akan menjadi perpisahan kita untuk kedua kalinya, hanya itu yang ingin ku katakan padamu. " Ucap Kenan meninggalkan Aleska.
Aleska begitu terpukul dengan ucapan Kenan, dirinya menunggu 10 tahun untuk bertemu dengan sahabat nya dan sad semua itu terjadi dirinya membenci nya begitu saja.
__ADS_1
Aleska berjalan gontai tanpa arah hatinya begitu sakit dengan ucapan Kenan dan juga apa yang dilakukan oleh ibunya, Aleska menangis dibawa guyuran hujan yang menerpa tubuh mungil nya.
Kenan masuk kedalam rumah nya terduduk lemas didepan pintu besar itu, dirinya tidak menyangka akan mengatakan hal menyakiti itu pada gadis yang sangat dia cintai.
"Kak Kenan apa kakak tidak akan menyesal telah meninggalkan gadis itu, bukan kah tujuan kakak kemari ingin bertemu dengan nya? " Ucap Naomi sedih melihat perpisahan mereka.
Kenan menggeleng berdiri dan menatap adiknya dengan sendu.
"Kau dan bunda adalah orang yang jauh lebih berharga dari Aleska dihidup kakak, kakak tidak ingin setetes air mata saja keluar dari pelupuk mata kalian. " Ucap Kenan.
Kenan tersenyum kemudian pergi ke kamar nya untuk menenangkan dirinya, Naomi tahu betapa hancur nya mereka berdua. Namun dirinya juga tidak menyalahkan kakaknya karena semua itu terjadi karena ibu Aleska yang mulai mendekati ayah mereka.
Margareth melihat perpisahan mereka yang begitu menyakiti kan dirinya tahu apa yang membuat Kenan begitu cepat menyelesaikan semua urusannya di Jepang hanya karena gadis itu, namun andai semua ini tidak terjadi mungkin mereka akan menjadi sepasang kekasih.
"Maaf Aleska kamu harus merasakan apa yang seharusnya tidak kamu rasakan nak. " Ucap Margaret dibalik balkon kamarnya.
__ADS_1