JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Membohongi Diri Sendiri.


__ADS_3

Aleska kembali keruangan nya luruh ke lantai mengingat Kenan yang berada di Indonesia, bukan karena dirinya melainkan karena dia bersama dengan Istrinya. Aleska menangis dalam diam mengelamkan kepalanya di antara dua kaki.


"Hancur sudah harapan ku Kenan, kenapa kua kembali membuat luka pada ku. " Gumam Aleska.


Aleska benar-benar tidak bisa berdiri di kaki rasanya dunia runtuh saat Debiola mengenal kan Kenan sebagai Suaminya, Aleska hancur sehancur hancur bahkan menatap matanya saja Aleska merasa rapuh.


Aleska menghapus air matanya kasar berdiri dan menarik nafas dalam.


"Jika dia benar-benar sudah melupakan mu kau juga harus bisa melupakan dirinya Aleska, hapus semua kenangan kesedihan dan kebahagiaan yang pernah dia berikan. " Ucap Aleska.


Aleska pergi kekamar mandi dan membasuh mukanya yang nampak sangat berantakan, Aleska menatap dirinya di depan cermin dan berusaha menguatkan dirinya sendiri.


"Dokter Aleska maaf mengganggu mu, ada seseorang yang terus memanggil mu di luar rumah sakit. " Pekik suster Anggun.


Aleska dengan buru buru mengelap wajahnya kemudian keluar dari kamar mandi, menatap suster Anggun yang nampak begitu cerita dengan senyuman diwajahnya.


"Ada apa Sus? " Gumam Aleska.


"Sudah lah Dokter turun dan lihat siapa yang berteriak nama mu.. " Ucap Anggun.


Aleska mengikuti Suster Anggun turun ke lantai 1 rumah sakit, nampak begitu banyak para suster dan pasien yang sedang berkerumun di depan rumah sakit.

__ADS_1


"Suster kenapa ada disini, kenapa para pasien diluar? " Pekik Aleska.


"ALESKA WIIL YOU MARRY ME? " Teriak seseorang.


Aleska terkejut mendengar suara yang sangat familiar ditelinga nya, Aleska menembus para suster dan juga pasien yang berkerumun demi melihat siapa yang telah membuat ke ributan itu.


Aleska terkejut saat melihat Arjuna dengan sebuket bunga besar sedang berdiri dan tersenyum menatap Aleska yang terkejut dengan yang dilakukan nya.


"Arjun apa apa an ini, aku.. " Ucap Aleska malu.


Sorak sorak dari semua orang membuat rumah sakit begitu ramai, mereka bersorak agar Aleska menerima pinangan dari pria itu tanpa mereka tahu perasaan Aleska yang sebenarnya.


"Lupakan masa lalu mu Aleska, lihat dan tatapan lah pria yang sudah menunggu cinta mus selama 10 tahun. " Batin Aleska.


Aleska mendekati Arjuna dengan senyuman manis, menerima bunga besar itu dengan senyuman.


"Aleska aku sangat mencintaimu jika kua mau izinkan aku menjadi dirimu sebagai wanita yang beruntung ku miliki. " Ucap Arjuna memegang tangan Aleska.


Aleska menatap Arjuna dalam dirinya masih ragu untuk menerima lamaran Arjuna, namun dirinya juga tidak ingin jika laki-laki itu kecewa dengan nya.


"Aku... Aku.. Aku menerima Arjuna. " Ucap Aleska.

__ADS_1


Arjuna memeluk Aleska dengan erat dia tidak menyangka jika Aleska akan menerima dirinya dengan sangat cepat, sorakan begitu terdengar nyaring semua orang nampak bahagia dengan Aleska dan Arjuna.


Di lantai 3 rumah sakit itu Kenan menatap dua instan yang sedang berpelukan menatap gadis yang dulu sangat dia cintai kini sudah menjadi milik orang lain, gadis yang dulu dia sakiti kini menjadi luka yang tidak terobati.


"Selamat atas kebahagiaan mu Aleska, aku berharap kau bisa bahagia selalu. " Batin Kenan menatap Aleska.


"Kenan apa kau mengenal Dokter Aleska? " Ucap Debiola.


Kenan menatap Debiola dan menggeleng kepalanya.


"Aku tidak mengenal nya, bukan kah dia dokter yang baik? " Balas Kenan.


Debiola merasa Kenan tengah menyembunyikan sesuatu darinya, tapi dia tidak ingin mengetahui sesuatu yang nantinya akan membuat dirinya terluka.


Aleska mengajak Arjuna untuk makn di luar semua orang pun sudah meninggal kan tempat itu dan kembali ke kesibukan masing-masing, Aleska masuk kedalam mobil Arjuna dan meletakkan bunga yang cukup besar itu pada kursi dibelakang nya.


"Terima kasih Aleska, aku berpikir kau menolak ku tapi ternyata... " Ucap Arjuna begitu bahagia.


"Mana mungkin aku menolak mu, aku beruntung memiliki mu jika bukan karena kamu mungkin aku tidak bisa kembali ke dunia yang menyenangkan ini. " Gumam Aleska.


Arjuna tersenyum dan menjalankan mobilnya meninggalkan rumah sakit dimana Aleska bekerja.

__ADS_1


__ADS_2