JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Aleska ku


__ADS_3

Aleska turun ke lantai bawah dimana ibunya sedang bersama dengan ayah sahabat nya dulu, Aleska memandang kedua orang yang sedang memadu kasih di mata Aleska.Dengan marah Aleska berteriak sembari menghampiri kedua orang tersebut.


"Bundaaaaaaa, apa apa an ini? " Teriak Aleska.


Dengan terkejut kedua orang itu menjauh kan diri mereka, sembari menatap Aleska yang marah.


"Sayang dengerin bunda dulu nak, bunda bisa jelaskan semua ini. " Gumam Diana.


"Jelas kan apa lagi bun, bukankah om Willi masih suami tante Margaret kenapa bisa kalian melakukan hal yang tidak pantas seperti itu. " Ucap Aleska kecewa.


"Aleska om Willi dan mamanya Kenan akan berpisah segera nak, dan oom akan menikahi bunda mu.Bukan kah kamu senang kamu bisa bersaudara dengan sahabat kecil mu kan. " Timpak Willi.


"Aku kecewa sama bunda dan om willi, jika Kenan tahu semua ini entah apa yang akan dia pikiran tentang ku. Bunda seorang dokter yang sangat terhormat tapi kehidupan bunda tak jauh berbeda dari ayahhhhhhh. " Teriak Aleska berlari keluar dari rumah nya.


Diana sangat kecewa dengan ucapan yang terlontar dari bibir anak kesayangan nya itu, Diana menangis di pelukan Willi yang berusaha menenangkan dirinya.


Aleska berlari ke taman lamanya, langit yang begitu cerah dan terik dipagi itu kemudian berubah menjadi sangat gelap dan mulai menjatuhkan air yang ditampung nya.

__ADS_1


Aleska berlari ditengah hujan yang menerpa tubuh nya, Aleska menangis sejadi jadinya saad dirinya tiba di taman dulu dia sering habiskan bayak waktu bersama Kenan.


"Bunda jahatttt Aleska benci bunda.... " Pekik Aleska di tengah hujan.


Aleska terduduk sembari membenamkan kepalanya di antara dua kakinya sembari menangis tersedu sedu, Aleska benar-benar tidak menyangkal jika wanita yang begitu dirinya hormat bisa melakukan hal yang sama seperti laki laki yang sudah menghianati dirinya.


Aleska kecewa dengan tindakan Diana pada keluarga Kenan, dirinya takut jika sampai Kenan tahu Kenan akan membenci dirinya karena tindakan tidak terpuji ibunya.


Tiba tiba Aleska tidak merasakan air hujan ditubuh nya lagi, Alesan yang membenamkan kepala diantara kakinya kemudian mendongak menatap sebuah payung yang Meneduhi dirinya dari hujan.


Aleska menatap Kenan yang sedang berdiri dan kehujanan karena payung itu sepenuhnya berada di atas tubuh Aleska.


Kenan tersenyum menatap anak murid nya yang sedang menangis dibawa guyuran hujan, dia merasakan rasa sakit saat menatap Aleska yang nampak begitu terpuruk.


"Kenapa kau suka sekali hujan hujan dan pasti kau berada disini. " Tanya Kenan.


Aleska berdiri dan memeluk Kenan dengan sangat erat, dia benar-benar butuh seseorang untuk bersandar walaupun hanya untuk sesaat saja. Kenan membalas pelukan Aleska dan membiarkan tubuh mereka basah di antara hujan deras.

__ADS_1


"Aku benci bunda, aku benci ayah mereka tidak menyayangi ku. Bahkan mereka membuat ku kecewa untuk kesekian kalinya... Kenan. " Gumam Aleska.


Kenan yang terkejut saad Aleska menyebutkan nama Kenan dari bibir nya.


"Dari mana gadis ini tahu nama ku Kenan. " Batin Aleska.


"Aku membenci orang tua ku aku membenci on Willi dan aku membenci Kenannn. " Teriak Aleska.


Kenan membeku di pelukan Aleska, kini dia mulai sadar kenapa dirinya mempunyai ikatan pada gadis ini. Kini Kenan sadar bahwa dia adalah Aleska kecilnya, Kenan perlahan merenggang kan pelukan nya pada Aleska.


"Kau bilang kau membenci Kenan dan Willi? " Tanya Kenan sembari menatap Aleska.


"Iyaa aku benci bunda yang akan menikah dengan om Willi dan aku membenci Kenan yang tidak menepati janji nya.... " Teriak Aleska.


Dibawah guyuran hujan itu Kenan menyadari bahwa dirinya sebenarnya sudah menemukan Aleska sahabat, namun Kenan tidak berani untuk mengungkapkan kebenarannya.


Kenan kembali memeluk Aleska dengan kerinduan yang sangat pada gadis itu.

__ADS_1


"Aku tidak bisa menyakiti mu Aleska,kenapa dunia tidak berpihak pada kita. " Batin Kenan.


__ADS_2