JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Ciuman Pertama ku.


__ADS_3

Pagi itu Aleska akan ada jam Olahraga bearti dia akan bertemu lagi dengan kenan, Aleska mencepol rambutnya ke atas yang membuat leher jenjang nya terekspos sempurna.


Kenan menatap Aleska dari dalam ruangan nya yang kebetulan berhadapan langsung dengan lapangan olahraga, pandanganya tak henti lepas dari Aleska yang sedang berolahraga ringan bersama anak anak yang lain.


Kenan sendiri masih bersantai duduk didepan meja kebesaran nya,senyum tipis tersungging di ujung bibir Kenan mengingat setiap pertemuan dirinya dengan Aleska yang membuat nya selalu ingin membuat gadis itu terlibat kesusahan.


Kenan akhirnya keluar dari ruangan nya menuju lapangan untuk mengajar anak anak itu,mereka kemudian berbaris rapi dan tidak menimbulkan suara apa pun saad Kenan dengan seragam olahraga itu berdiri didepan para murid nya.


"Mau olahraga apa hari ini? " Tanya Kenan.


"Terserah bapak saja semua kita suka kok.. " Seru seorang siswi sembari tertawa.


"Kalian berolahraga lah sesuka hati kalian saja, saya akan menilai dari sini. " Ucap Kenan duduk di bangku.


Semua anak anak nampak bermain dengan semangat sedangkan Aleska bermain Voly bersama teman-teman nya nampak begitu asik dan gembira.


"Semakin aku memandang mu, semakin kau mengingat ku pada Masa lalu ku. " Batin Kenan.


Kenan melangkah ke arah Aleska yang sedang tertawa sembari bermain bola Voli, Kenan menangkap bola itu dan ikut andil dalam permainan Voli Aleska dna teman teman nya.

__ADS_1


"Ayoo lanjutkan kenapa kau menatap ku. " Ucap Kenan saad Aleska menatap dirinya heran.


Aleska mengalihkan pandangannya kemudian kembali sibuk dengan permainan bola Voli nya.


Cring Cring


Anak anak itu menghentikan kegiatan mereka saad mendegar suara bel istirahat.


"Baiklah silakan ganti pakaian kalian dan istirahat lah. " Ucap Kenan.


Semua anak anak kembali ke ruang ganti dan menganti pakaian mereka dengan seragam Putih Abu-Abu.


"Aku untuk apa dia ingin bertemu dengan ku? " Balas Aleska.


Teman Aleska menggeleng kepala nya tanda tidak tahu, dengan malas akhirnya Aleska melangkahkan kakinya menuju perpustakaan yang sangat sepi itu.


"Mau apa dia bertemu dengan ku, malas sekali menemui dirinya di perpustakaan lagi. " Ucap Aleska.


Aleska berjalan gontai didepan pintu perpustakaan yang benar-benar terlihat sangat sepi itu, dia membuat pintu itu dan tidak melihat siapa pun berada di dalam nya.

__ADS_1


Aleska berjalan ke barisan bangku paling pojok, duduk dan mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru perpustakaan namun dia tak melihat orang lain selain dirinya di perpustakaan.


"Sebenarnya dia menipu ku atau apa sih. " Gumam Aleska kesl.


Saad Aleska akan beranjak pergi dari bangku perpustakaan tiba tiba Kenan datang dan mencekal tangan Aleska.


"Berani sekali kau menyentuh ku, guru tidak bermoral lepaskan tangan ku. " Pekik Aleska.


Tanpa aba aba Kenan mencium Aleska yang membuat tubuh nya gak disengat listrik, Kenan ******* bibir Aleska dengan rasa kerinduan mendalam.


Aleska terpaku tanpa berniat menghentikan perbuatan Kenan terhadap bibirnya, Kenan ******* bibir Aleska dengan lembut dan penuh perasaan. Lidah Kenan menelusup masuk kedalam ronga mulut Aleska yang sedikit terbuka bermain dengan lidah Aleska.


Aleska yang mulai tersadar dari kenikmatan yang diberikan Kenan pada nya kemudian mendorong Kenan menjauh dari tubuh nya, akal sehatnya memberontak tapi hati dan tubuh menerima perlakuan itu.


Aleska berjalan keluar dari perpustakaan itu dengan hati yang sulit diartikan,dia benar benar malu saad ini.


Sedang Kenan terkekeh melihat tingkah anak didiknya yang baru saja dia cium.


"Itu hukuman untuk bibir mu yang selalu berkata sesuka hati mu, manis aku suka lain kali aku akan melakukanya lagi. " Ucap Kenan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2