
Arjuna menghantarkan Aleska ke sebuah pemakaman di yang sangat terawat, Aleska terduduk diantara dua makan yang masih sangat wangi oleh arumo bunga diatas nya.
"Bunda maafin Aleska Aleska udah buat bayak kesalahan pada bunda, aku tenang lah disana bun aku. Maaf untuk saat ini aku belum bisa menuruti permintaan terakhir bunda tapi Aleska janji suatu hari nanti Aleska akan mengabulkan semua itu. " Ucap Aleska sembari memeluk baru nisan Diana.
Arjuna mengelus pundak Aleska yang bergetar Aleska menaburkan bunga diatas kedua makam tersebut.
"Terima kasih om willi sudah menjaga bunda dengan penuh kasih sayang dengan kesetiaan yang sudah om willi perlihatkan aku mintak maaf untuk semua nya om. " Gumam Aleska.
"Sudah ayo kita pulang keadaan mu masih belum begitu baik Aleska, udara juga terasa dingin. " Seru Arjuna pada Aleska.
Aleska menuruti ucapan Arjuna dan segera pergi dari pemakaman itu dengan sedih, mereka berjalan beriringan melewati beberapa pemakaman lain sepanjang jalan.
Tiba tiba tangan Aleska ditarik secara kasar dari belakang oleh seseorang hingga membuat dirinya hampir terjungkal.
__ADS_1
"Awwww... " Pekik Aleska saat tangannya di cengkraman secara keras.
Arjuna terkejut dan berbalik menatap seorang pria dengan jas hitam sedang mencengkram tangan Aleska, Arjuna mendorong laki laki itu dengan kasar hingga tangannya telepas dari tangan Aleska.
"Apa kau sudah gila Kenan, apa kau ingin menyakiti Aleska lagi. " Teriak Arjuna pada Kenan yang sedang berdiri menatap mereka.
Pria itu tak lain Adalah Kenan Willjons laki laki yang sudah membuat Aleska menderita dengan semua hal tentang dirinya, Aleska menatap Kenan dengan tatapan rindu wajahnya yang kini ditumbuhi bulu halus membuat ketampanan dan juga ketegasan begitu kentara.
"Dengar aku tidak peduli pada gadis itu, gadis pembawa sial yang selalu membuat orang disekeliling nya menderita. " Cerca Kenan pada Aleska.
" Ucap Aleska terputus oleh Kenan.
"Sampai kapan pun aku akan membenci mu Aleska, kau sudah membuat ibu ku menderita disisa hidup nya. " Ucap Kenan.
__ADS_1
Bug
Arjuna memukul Kenan dengan tangannya hingga membuat Kenan terjungkal jatuh ke bawah, Aleska terkejut dengan perbuatan Arjuna yang tiba-tiba itu.
"Arjuna apa yang kau lakukan?? " Pekik Aleska.
"Dia pantas mendapat semua itu Aleska.. " Ucap Arjuna menggandeng tanagn Aleska pergi dari hadapan Kenan.
Aleska menatap Kenan yang memegang wajahnya yang berdarah karena pukulan Arjuna, Aleska ingin sekali mengulurkan tangannya untuk Kenan tapi dia sadar bahwa Kenan tidak mengingatkan itu semua.
"Aku merindukan mu Aleska sangat rindu. " Gumam Kenan menatap kepergian Aleska dan Arjuna.
Rasa benci Kenan pada Aleska tak bisa dia pungkiri bisa dikalahkan dengan rasa cinta nya pada gadis itu, kenangan masa kecil mereka berputar indah pada ingatanya. Dia masih Kenan yang sama yang selalu mencintai Aleska sepenuh hatinya walaupun dia sering menyakiti gadis itu tapi dia tidak ingin ada orang lain yang menyakiti gadis kecil nya.
__ADS_1
"Aku percaya Arjuna bisa mencintai mu dan menjaga mu dengan baik Aleska, maaf aku harus membuat mu membenci ku agar kau bisa melupakan ku dan membuka hatimu pada Arjuna. Dia sangat mencintaimu.. " Ucap Aleska.
Kenan berjalan kearah makam di mana ayahnya di kuburan dan juga wanita yang sudah membuat dirinya dan adiknya kehilangan seorang wanita yang sangat mereka sayangi.