JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Sosok Ibu


__ADS_3

"Istirahat lah aku akan datang lagi malam nanti kau tahu mama sangat ingin bertemu dengan mu tapi tidak sekarang, tidur dan tenang kan pikiran mu. " Ucap Arjuna mengelus rambut Aleska kemudian mengecup keningnya.


Aleska hanya tersenyum singkat tanpa mau menanggapi ucapan Arjuna, Aleska membuka pintu Apartemen nya dengan lesu kemudian meletakkan semua barang barang nya diatas meja tamu.


Aleska terduduk lemas saat menatap barang barang yang di bawa pulang kembali, Aleska mengacak rambutnya kesar.


"Kau bodoh Aleska kenapa kau merusak semua karir dan perjuangan mu selamat ini. " Pekik Aleska.


Aleska begitu frustasi dengan keputusan pihak rumah sakit karena sudah memecat dirinya secara tidak terhormat, sedangkan batal diantara mereka yang mengenal Aleska dengan baik kemudian beranggapan Aleska adalah seorang dokter yang buruk.


Kabar itu menyebar dengan begitu cepat bahkan bayak para wartawan yang mulai mencari kebenaran tentang gosip beredar tersebut, belum lagi Kenan dan Debiola adalah keluarga yang cukup terkenal jadi sangat mudah menyebarkan sebuah berita.


Siaran televisi menayang kan semua tentang Aleska si Dokter berbakat dan juga menjadi dokter terbaik sepanjang masa karir nya itu, bayak diantara mereka masih tidak percaya bahwa Aleska bisa melakukan semua itu.


Kabar akan dikeluarkan nya Aleska dari rumah sakit terbaik secara tidak terhormat pun terdengar langsung di telinga Diana, Diana tahu betul apa alasan sang putri tidak mau berhubungan dengan keluarga Kenan.


"Semua ini karena aku andai dulu kita tidak bertemu, Diana aku mintak maaf atas kekacauan yang sudah ku buat. " Ucao Willi pada Diana.


Mereka kini sudah nampak menua dengan usia mereka yang hampir menginjak 50 tahun Diana masih bertahan menjadi seorang dokter dirumah sakit keluarga nya, sedangkan Willi sendiri masih mengurus bisnis nya dengan sangat baik.


"Semua salah kita dimasa lalu willi, bukan hanya kamu saja aku pun salah telah. " Gumam Diana meratapi kehidupan mereka yang jauh diantara anak anak mereka.


Diana berpikir untuk bertemu dengan Aleska esok hari mungkin dirinya bisa menghibur sangat buah hati yang tengah terlibat masalah, walaupun dirinya juga tahu bahwa Aleska tidak akan mau menemui dirinya.

__ADS_1


"Aku akan datang menemui dirinya, sudah 6 tahun lamanya aku tidak bertemu karena dia memilih untuk bekerja di Malaysia. " Ucap Diana.


"Iyaa temui dirinya aku berdoa suatu saat kalian akan berdamai dengan keadaan ini. " Gumam Willi.


"Kau tahu Willi aku sangat menyesli semua ini aku kehilangan putri ku yang sangat aku sayangi, dia membenci ku karena kehilangan sahabat sekaligus laki-laki yang dia cintai. " Ucap Diana mengingat masa lalu.


"Kita sama sama bersalah Diana aku pun kehilangan putra ku, aku dengar Kenan juga sudah menikah tapi dia sama sekali tidak memberi tahu ayahnya. " Gumam Willi merangkul pundak Diana.


Mereka menatap langit di taman rumah Diana yan luas, matahari yan terang kini kian tengelam dalam hitamnya awan. Sepasang suami-istri yang kian terlihat menua tanpa seorang anak yang menemani.


Kesendirian mereka telah mereka lewati lebih dari 10 tahun tanpa anak anak yang mau menegurnya, walaupun raga mereka terlihat sehat tapi umur tidak mengingkari setiap penyakit yang mulai menghingapi.


Diana dan Willi masuk kedalam rumah mereka dengan senyuman untuk esok hari bertemu kembali dengan anak anak mereka, Diana sudah berencana pagi hari dia akan menemui Aleska di Apartemen nya.


Arjuna datang bersama ibunya ke kediaman Aleska tanpa memberi tahu gadis itu karena Arjuna tahu ibunya pasti bisa membuat Aleska kembali semangat, Arjuna memasuki Apartemen Aleska dengan mudah karena dirinya sudah memiliki pin Aleska.


"Ayo masuk laah, aku rasa Aleska masih mengurung dirinya dikamar. " Ucap Arjuna menghidupkan lampu Apartemen Aleska yang nampak begitu gelap.


"Bayak sekali penghargaan yang Aleska dapatkan tapi dengan satu titik hitam dia kehilangan semua nya. " Ucap Liea.


Liea adalah wanita yang berumur 55 tahun dengan tubuh nya yan masih ramping dan cantik, kelembutan begitu terasa di setiap kata katanya. Wajahnya yang begitu cerah dan turut kata yang lembut membuat setiap orang memandang dirinya ramah.


Mereka berjalan ke lantai dua Apartemen Aleska menuju kamarnya nampak sepi dan gelap.

__ADS_1


"Aleska apa kau di dalam, aku datang bersama mama untuk bertemu dengan mu. " Ucap Arjuna.


Aleska yang sembari tadik menangis pun hanya diam saat mendegar suara Arjuna, dia benar-benar tidak ingin bertemu dengan siapapun dahulu.


"Aleska ini mama liea apa kamu didalam. " Ucap Liea lembut.


Aleska terkejut mendegar suara lembut dari seorang wanita, Aleska menghapus air matanya menghidupkan lampu dan segera membuka pintu kamar nya dengan tersenyum.


"Maaf aku sedikit berantakan. " Ucap Aleska memberi salam pada Liea.


"Tak apa Aleska kenapa semua terlihat berantakan mama tidak suka dengan yang berbau berantakan, mandi bersihkan dirimu setelah itu kita bersihkan semua kekacauan ini. " Ucap Leia tersenyum dan mengelus puncak kepala Aleska.


Aleska yang sudah lama tidak merasakan kasih sayang seorang ibu begitu nyaman saad bertemu dengan Leia, dia tersenyum dan menuruti ucapan ibu Arjuna itu.


"Lihatlah jika mama yang bicara siapa saja akan nurut tidak seperti dirimu.. " Gumam Lier menatap putra semata wayang nya itu.


Sembari menunggu Aleska mandi Liea membersihkan kamar Aleska yang nampak begitu berantakan, begitu banyak poto poto dan juga penghargaan milik Aleska yang dia lemparkan ke lantai hingga pecah.


"Dia adalah Dokter yang hebat rupanya, hanya satu kesalahan mereka semua menghakimi seorang dokter yang nanti nya bisa menolong bayak orang dasar aneh.. " Gumam Leia tidak suka dengan keputusan kepala rumah sakit itu.


Kamar Aleska sudah nampak rapi kembali kemudian Liea keluar dan menuju dapur untuk melihat apa isi dapur gadis itu, Liea menatap Arjuna yang tengah sibuk dengan ponsel nya kemudian turun dan membuka kulkas Aleska.


Melihat begitu bayak makan sehat dan juga sayur sayur yang terata rapi, Liea mengambil beberapa sayuran dan juga telur untuk membuat nasi goreng untuk makan malam mereka.

__ADS_1


__ADS_2