JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Cangung


__ADS_3

Pagi itu Aleska menyuruh Anin aisten rumah tangga nya untuk mengantarkan baju ganti karena tidak mungkin Aleska harus kembali kerumah, jadi dia menyuruh Anin mengantarkan pakaiannya saja.


"Selamat pagi bu Aleska ini baju dan sarapanya."Ucap Anin masuk kedalam ruangan Aleska.


"Iya terima kasih Anin."Ucap Aleska tersenyum.


"Kalau begitu saya pergi dulu buk, permisi. "Pamit Anin yang merasa bahwa Aleska sudah tidak membutuhkan yang lainnya.


Aleska hanya tersenyum semabri masuk kedalam kamar mandi dan berganti pakaian, jam sudah menujukan pukul 07.00 pagi dia segera keluar dengan wajah yang lebih fres dan cantik dengan balutan make up sederhana.


Aleska duduk di mejanya kemudian menyantap sarapan yang sudah disiapkan Anin tadi, tak lupa dia menghubungi Arjuna untuk bertanya tentang harinya.


"Selamat pagi sayang? "Ucap suara berat di seberang ponsel.


"Selamat pagi Arjuna apa kamu belum bangun, ini sudah jam 07,10..."Gumam Aleska.


"Iyaa hari ini aku cuti gak kekantor badanku terasa lelah dan tak enak badan.. Apa kau masih dirumah sakit?"Gumam Arjuna lesu.


"Apa kau sudah minum obat makan siang nanti aku akan menjenguk mu, hari ini aku dirumah sakit bayak pasien yang membutuhkan ku jadi aku belum bisa kesana jika pagi ini maaaf.. "Ucap Aleska merasa tak enak.


"Tak apa sayang aku baik baik saja, jangan lupa makan aku istirahat dulu. "Gumam Arjuna.


"Iyaa,makan lah obat agar lebih baik selamat pagi". Balas Aleska mematikan ponselnya.

__ADS_1


Setelah sarapan Aleska mengunakan jas putih Dokternya kemudian berkeliling masuk kedalam beberapa kamar inap pasien nya dengan senyuman manis.


"Selamat pagi dokter? "Ucap Seorang perawat yang sedang memeriksa pasien.


"Selamat pagi, bagiamana keadaan pasien bapak Darma sus? "Ucap Aleska memeriksa laporan perawat itu.


"Semua baik Dok kemungkinan hari ini pasien bisa kembali. "


"Iya sudah semua nya juga sudah membaik jadi bapak nanti siang sudah bisa kembali pulang, ingat jaga kesehatan dan jangan lupa minum obat nya pak. Saya permisi. "Gumam Aleska meninggalkan ruangan pasien.


Aleska masuk kedalam kamar VVIP milik pasien bernama Kenzo dia tersenyum saat melihat Kenzo yang sudah mulai tersenyum bersama dengan suster Mala, itu jauh lebih baik agar dia bisa melupakan yang sudah pergi.


"Selamat pagi suster Mala dan pak Kenzo? "Ucap Aleska memecah keheningan.


"Eh Dokter maaf dok saya tidak sadar jika ada anda disini. "Ucap Mala terkejut.


"Semua normal dan sangat baik Dokter. "Jelas Mala.


"Emmz saya rasa juga begitu sus, jadi siapkan keterangan untuk kepulangan pasien hari ini. "Ucap Aleska.


"Iya saya juga bosan disini belum lagi harus bertemu dengan dokter seperti mu. "Ucap Kenzo dingin.


"Samaa...,saya permisi sus.. "Ucap Aleska terkekeh.

__ADS_1


Sejak Aleska memeriksa Kenzo laki laki itu selalu bersikap dingin padanya tapi itu tak menjadi masalah bagi Aleska, karena jika Kenzo bersikap seperti itu maka dia akan segera keluardan menjalani hidup nya seperti dulu.


Aleska berhenti didepan pintu kamar rawat Kenan dia bingung harus melangkah masuk atau tidak,jika tidak masuk bagaimana dia tahu keadaan nya.


"Kak Aleska? "Gumam seseorang dibelakang Aleska.


Aleska berbalik dan terkejut melihat Naomi yang menatapnya heran.


"kenapa kakak mau masuk ayoo bareng sama aku, lagian kenapa seorang dokter merasa bingung saat ingin menjeguk pasiennya? "Ucap Naomi meninggalkan Aleska masuk kedalam kamar kakaknya.


"Pagi kak Kenan.. Ada yang mau masuk tapi ragu.. "Gumam Naomi langsung duduk si sofa tunggu rumah sakit itu.


"selamat pagi pak Kenan? "Gumam Aleska masuk.


Kenan nampak tersenyum saat Aleska masuk kedalam ruanganya walaupun keadan nya kini terlehat lebih canggung,Aleska memeriksa Kenan dengan diam sunyi terasa didalam ruangan itu tanpa ada nya suara.


"Saya rasa semua bagus tidak ada keluahan ataupun keadaan yang tidak terdeteksi, jangan lupa minum obat nya pak agar luka cepat kering dan anda bisa segera kembali kerumah. saya permisi selamat pagi. "Ucap Aleska tersenyum.


Kenan memegang pergelangan tangan Aleska membuat gadia itu berhenti dan menatap tanganya yang tertahan tangan Kenan, Naomi yang sadar akan keadaan itu kemudian berjalan keluar dari ruangan kakak nya.


"Maar jika ada keluhan lainya atau butuh sesuatu silakan tekan tombol merah suster akan datang, mohon lepaskan tangan saya. "Ucap Aleska merasa tak nyaman.


Kenan menarik tangan Aleska dengan kuat hingga membuat gadis itu terjatuh diatas tubuhnya lalu memeluk nya dengan erat, dia benar benar merindukan gadis itu. Sama hal nya Aleska yang nampak diam menikmati pelukan hangat yang dia rindukan walaupun pikiranya menolak tapi tidak dengan tubuh nya.

__ADS_1


"Biarkan seperti ini sebentar saja Aleska, aku sungguh merindukan mu aku sangat butuh kamu dihidupku Aleska.. "Seru Kenan mengegelamkan wajahnya pada tengkuk Aleska yang tertut rambutnya yang digerai.


"Aku pun merindukan mu Kenan tapi dalam pikiran ku hanya tentang menjaga perasaan Arjuna, tapi kenapa hati tetap padamu.. "Batin Aleska.


__ADS_2