JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Rasa Cintaku


__ADS_3

Kenan menggendong Aleska dengan guyuran hujan yang semakin deras menerpa, dengan cepat dan menahan berat tubuh Aleska pria itu nampak begitu kelelahan.


Tak lama beberapa TNI dan polisi datang menghampiri mereka yang cukup lama tak kembali, Vero dan rekan nya membantu Kenan membawa Aleska dengan tandu darurat yang mereka buat.


"Kalian baik baik saja? " Ucap Vero.


"Iyaa hanya sedikit masalah saja. " Gumam Kenan.


Mereka segera membawa Aleska kembali ke posko karena hujan badai semakin deras dan dapat membahayakan mereka semua, saat sampai nampak semua dokter menatap Aleska yang tergeletak tak berdaya.


"Aleska... kamu kenapa? " Pekik dokter Bunga menghampiri Aleska.


"Dokter tolong ganti pakaian dokter Aleska nanti jika dia sudah sadar kita bisa bertanya apa yang terjadi. " Ucap Vero.


Sedangkan Kenan segera kembali kekamar nya untuk berganti pakaian, pikiran nya terus saja melayang jauh mengingat perkataan Aleska tentang pernikahan nya dengan Arjuna yang kandas karena pria malang itu sudah tiada.


"Mungkin memang kita ditakdirkan bersama Aleska, sejauh mana kamu akan menghindari dari semua ini? " Gumam Kenan.


TOK TOK TOK


Bunyi ketukan pintu membuat Kenan segera mengenakan kemejanya lalu membuka pintu, nampak seorang wanita berdiri menatap Kenan.

__ADS_1


"Sandra... Ada apa? " Ucap Kenan.


"Aku hanya membawa kan mu kopi kamu pasti kedinginan. " Gumam Sandra.


"Astaga Sandra repot repot sekali, aku bisa membuat nya sendiri. " Ucap Kenan menerima kopi dari tangan Sandra.


"Tidak masalah, emmz kenan apa aku boleh bertanya sesuatu padamu? " Ucap Sandra.


"Masuklah tidak baik mengobrol didepan pintu! " Seru Kenan mengajak Sandra masuk kedalam kamarnya.


"Jadi apa yang ingin kamu tanya kan? " Gumam Kenan.


"Emmz kamu dan dokter Aleska, apa kalian? " Gumam Sandra lirih.


Sandra nampak tersenyum tipis saat mendegar ucapan Kenan dia bepikir bahwa Kenan tidak mencintai nya lagi dan akan membuka hatinya untuk dirinya.


"Tunggu tunangan dokter Aleska yang kamu maksud pak Arjuna? " Ucap Sandra mengingat pertemuan mereka di hotel tempo hari.


"Kamu kenal dengan Arjuna? " Gumam Kenan menatap Sandra.


"Aku tidak mengenal nya, hanya pernah bertemu saja. Kasihan Dokter Aleska sudah mau menikah malah ditinggal untuk selamanya. " Ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya kamu benar, apa kamu sudah melihat keadaan Aleska? " Tanya Kenan.


Sandra nampak gugup saat ditanya tentang Aleska dia menghindari agar tidak bertemu dengan gadis itu, karena dia tidak ingin Kenan tahu bahwa mereka adalah teman.


"Emmz aku belum melihat keadaan nya, badai diluar begitu besar jadi sebaiknya membiarkan dia istirahat lagi pula banyak dokter yang menjaganya. " Gumam Sandra.


"Iya kamu benar. " Seru Kenan singkat.


"Sebaiknya kamu pergi tidak enak jika ada yang melihat kita berdua takut jika mereka salah faham, Terima kasih kopinya. " Timpal Kenan meminta Sandra untuk pergi.


"Kalau begitu aku pergi, selamat malam. " Gumam Sandra nampak kecewa karena Kenan meminta nya pergi.


Sandra segera keluar dari kamar Kenan dengan kecewa udara dingin membuat nya bergidik segera ingin kembali ke kamar untuk istirahat, pikiran nya melayang melihat Aleska yang begitu terluka dan histeris.


"Sungguh malang nasibmu Aleska, ditinggal disaat kalian akan menikah. " Gumam Sandra memasuki kamarnya.


Sandra terkejut ternyata ada dokter Bunga juga didalam kamar itu Sandra nampak masih canggung saat berhadapan dengan dokter Bunga, entah kenapa dia begitu sungkan jika berhadapan dengan seorang dokter.


"Selamat malam dokter? " Sapa Sandra.


"Selamat malam juga mbk Sandra, saya permisi selamat tidur diluar juga hujan. " Seru dokter Bunga ramah .

__ADS_1


Sandra hanya tersenyum manis mengiringi kepergian dokter Bunga yang mungkin akan pergi kekamar Aleska untuk menjaganya.


__ADS_2