
Tak lama Aleska sudah samapai di rumah nya kemudian turun dan masuk kedalam dengan lesu, Anin menyambut Aleska yang nampak begitu lelah dan tidak bersemangat.
"Selamat malam mbk Aleska? " Sapa Anin.
"Selamat malam Anin, aku sedang tidak ingin diganggu aku ingin istirahat dulu. " Ucap Aleska sebelum Anin menawar kan diri sesuatu.
Anin terdiam kemudian mengangguk dan merapikan meja makan yang sudah dia siapkan untuk makan malam Aleska, sedangkan Aleska langsung masuk kedalam kamarnya dan berbaring nyaman disana.
TING
Pesan masuk dari aplikasi berwarna hijau milik Aleska, dengan malas Aleska merogoh ponselnya didalam tas dan melihat pesan masuk dari Arjuna.
{Aleska bisa temani aku pergi ke pesta ulang tahun Bagas hari ini, acara mungkin sudah mulai? }
Bunyi pesan itu, Aleska sebenarnya sangat lelah dan sedikit tidak enak badan tapi dia tetap duduk dan membalas pesan dari Arjuna itu. Mungkin saja di sana dia bisa bertemu dengan Gresia dan membicarakan masalah otopsi ulang esok pagi.
{Aku akan bersiap datang lah kesini.. }
__ADS_1
Balas Aleska pada Arjuna dan kemudian berlalu menuju kamar mandi nya untuk membersihkan diri sekaligus berpakaian untuk pesta itu, tak lama Aleska sudah siap dengan gaun berwarna merah muda sebatas lutut nya.
Aleska mengerikan rambutnya sembari menatap pantulan dirinya didepan cermin,dress itu benar-benar kontras dengan kulit putih mulus milik nya, tak lupa dia merias wajahnya dengan cantik.
"Selesai gak perlu berlama-lama hanya untuk berdiam diri di depan cermin.. "Gumam Aleska.
30 menit Aleska sudah siap dan cantik kemudian menunggu Arjuna didepan rumah nya sembari bermain ponselnya, tak lama sebuah mobil hitam berhenti tepat didepan nya.
" Selamat malam sayang? "Sapa Arjuna tersenyum menatap Aleska.
" Selamat malam juga, untuk saja aku ini bukan tipe orang yang ribet jadi bisa segera selesai.. "Sungut Aleska.
" Maaf aku lupa memberi tahu mu... "Ucap Arjuna menatap Aleska dan kemudian berjalan keluar dari rumah Aleska.
" Apa disana ada Gresia? "Ucap Aleska.
" Tentu saja ada kamu kan tahu kalau Bagas ada rasa pada gadis itu, tentu saja dia akan ada disana..".Ucap Arjuna
__ADS_1
"Memangnya ada apa kau mencari Gresia? " Timpal Arjuna.
"Ada kemajuan dari penyelidikan ku dan dokter Niko, dari tes DNA yang sudah dilakukan pemilik cincin itu tak lain adalah... " Ucap Aleska terhenti.
"Adalah siapa? " Seru Arjuna penasaran.
"Aurora...! " Gumam Aleska.
Arjuna seketika menghentikan mobilnya tiba-tiba hingga membuat Aleska sempat terkejut, Arjuna menatap Aleska tak percaya jika saudara gadis itu sendiri yang melenyapkan nya.
"Apa kau tidak salah bicara Aleska? " Ucap Arjuna.
"Awalnya aku juga tidak percaya Arjuna kau tahu tapi semua DNA dan juga identifikasi menujukan memang pemilik nya adalah Aurora, sedangkan besok Doter Niko akan melakukan otopsi ulang pada Jenazahnya. Aku bingung bagaimana cara mendapatkan izin untuk melakukan itu semua.. " Jelas Aleska serius.
"Tidak mungkin jika kau memberi tahu pak Andre karena beliau sedang tidak baik Aleska, sejak kematian anak dan istri nya dia lebih suka sendiri bahwa semua urusan perusahaan dia berikan pada Gresia dan Aurora. " Seru Arjuna.
"Tapi kebenaran ini memang harus di bukti bagaimana pun juga Arjuna, setidaknya aku akan memberi tahu Gresia saja dia bisa membrikan izin itu pada kita. " Ucap Aleska.
__ADS_1
"Iyaa sebaiknya kamu beri tahu Gresia saja kamu bisa jelaskan semua masalah yang terjadi. " Seru Aleska.
Meraka melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda karena pernyataan Aleska yang membuat Arjuna terkejut sekaligus tak percaya, lantas apa yang akan terjadi dengan keluarga Andre Wijaya selanjutnya.