JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Apa kau mencintai ku


__ADS_3

Siang itu Arjuna memutuskan untuk pergi ke Apartemen Aleska dan dia akan bertanya tentang kelanjutan dari hubungan mereka seterusnya, tak lupa Arjuna pergi ke toko perhiasan untuk memberikan kejutan untuk Aleska.


"Selamat siang pak ada yang bisa kami bantu? "Ucap seorang gadis dengan ramah.


"Siang mbk saya mau mencari cincin untuk melamar kekasih saya, ada kah cincin yang terliha sederhana tapi indah? "Ucap Arjuna.


"Cincin sederhana tapi indah tunggu sebentar ya pak, nah ini model terbaru dari kami pak silakan dilihat. "Seru gadis penjaga itu.


Cincin dengan mata berlian itu terlihat mungil tapi sangat indah dan berkelas, Arjuna tesenyum saat membayangkan Aleska memakai cincin itu dia pasti akan terlihat cantik.


"Saya mau yang ini tolong bungkus. "Seru Arjuna.


Gadis itu menyiapkan cincin yang sudah dipilih oleh Arjuna dan menyerahkan cincin itu pada Arjuna dengan senyuman manis.


"Terima kasih semoga hari anda menyenagkan. "Ucapnya.


Arjuna berjalan mendekati mobilnya dengan perasaan bahagia sedangkan Aleska duduk termenung di balkon apartemen nya menatap beberapa orang yang sedang bersama dan pergi bekerja.


"Langit begitu cerah entah dengan hati ku, Kenan... "Seru Aleska.


Aleska menatap Arjuna yang nampak turun dari mobil dengan seutas senyum dibibirnya, Aleska menatap pemuda itu dengan kekaguman dengan kesabaran dia tak pernah memaksa Aleska untuk mencintai dirinya.

__ADS_1


"Arjuna andai bukan aku gadis yang kau pilih, sudah pasti akan jadi gadis terbahagia dalam hidupnya. "Gumam Aleska.


Bunyi bel membuat Aleska segera beranjak dari tempat nya berdiri dan berjalan membuka pintu, terlihat Arjuna dengan senyuman manis yang tak pernah pudar dari wajah tampannya.


"Selamat siang tuan Putri... "Ucap Arjuna.


"Siang Arjuna kau ini berhenti tersenyum manis seperti itu, kau tahu gadis diluaran sana tergila-gila akan senyuman mu itu.. "Sungut Aleska.


"Tenang saja senyuman ku hanya milikmu seorang aku hanya untuk mu dan kau hanya untuk ku. "Balas Arjuna.


Mereka masuk kedalam apartemen Aleska yang nampak bersih dan wangih, Arjuna duduk di sofa sembari menunggu Aleska yang sedang membuat minuman untuk nya. Jantung nya berdetak begitu keras dia merasa sangat grogi saat harus melamar Aleska untuk kedua kalinya.


Arjuna berdiri dan menghampiri Aleska yang sedang berdiri di dapurnya memeluk gadis itu dari belakang hingga membuat Aleska membeku saat Arjuna memeluk dirinya. Walaupun mereka sudah berhubungan lama tapi Aleska dan Arjuna tidak pernah seintens seperti saat ini.


"Aku boleh bertanya pada mu Aleska.. "seru Arjuna.


"Tentu saja tanyakan apa yang ingin kau tanyakan. "Jawab Aleska.


"Apa kau mencintai ku? Apa hubungan kita ini selayaknya hubungan normal? "Gumam Arjuna gugup.


"Dengar Aleska aku sangat mencintai mu dan aku berharap kau juga mencintai ku. "Timpal Arjuna.

__ADS_1


Arjuna membalik tubuh Aleska agar menghadap ke arahnya tubuh mungil Aleska yang hanya sebatas dada Arjuna membuat dia harus mendongak saat berbicara dengan Arjuna, Aleska menatap mata hazel milik Arjuna.


"Kenapa kau sangat mencintai diriku, sedangkan kau sendiri tidak tahu perasaan ku Arjuna? "Gumam Aleska lirih.


"Karena aku sangat mencintai mu sejak pertkita bertemu di SMA sejak kau bersama Kenan, aku sudah mencintai mu setiap detik aku selalu mencintaimu sampai detik ini rasa itu tetap sama dan semakin kuat. "Jelas Arjuna.


"Aku melamar mu untuk yang kedua kalinya Aleska, aku berharap kau mengerti bahwa kau adalah hidup ku.. "Ucap Arjuna mengeluarkan cincin yang dia beli tadik sembari berlutut di bawah Aleska.


Aleska terkejut dengan perlaku Arjuna pada dirinya padahal dia saja belum bisa melupakan Kenan dan membuka hatinya untuk Arjuna, Aleska begitu binggung harus menjawab apa tentang lamaran kedua Arjuna padanya.


"Apa kau mau menajadi pendamping hidup ku menjadi ibu dari anak anak ku? "Gumam Arjuna dengan senyum.


"Arjuna aku.. Aku.. aku tidak bisa membohongi perasaan ku sendri, maaf aku tidak ingin kita berkomitmen dengan cara keterpaksaan aku bukan lah wanita beruntung itu yang pantas kau miliki Arjuna. "Ucap Aleska dengan deraian air mata.


"Aku belum bisa melupakan kenan Arjuna aku tidak ingin kita berhubungan dengan penuh kepalsuan aku tidak ingin kau terluka lebih dalam lagi... "Timpal Aleska.


Senyuman manis itu hilang seketika saat ucapan Aleska membuat Arjuna membeku dan luruh tanpa daya, hatinya hancur kehancurnya apa yang dia impikan hancur seketika itu juga.


Aleska memeluk Arjuna yang nampak menangis dengan keputusan nya itu, bahu nya bergetar hebat Aleska benar-benar bersalah telah membuat pemuda baik itu terluka.


Arjuna melepaskan pelukannya dari Aleska dan pergi meninggalkan cincin yang dia beli untuk Aleska di lantai, dia tidak bisa menerima penolakan itu dengan mudah 6 tahun dia berjuang dan ini adalah akhir dari penantian itu.

__ADS_1


Aleska menatap kepergian Arjuna dengan deraian air mata dia juga merasakan sakit yang Arjuna rasakan tapi sakit itu tidak lah seberapa dengan sakit yang di dia goresan pada Arjuna.


__ADS_2