JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Jaga Diri Mu...


__ADS_3

Pukul 2 pagi Arjuna dan Aleska sudah tiba di jakarta dan menuju kediaman Aleska untuk bersiap pergi ke Aceh, wajah lelah terpancar diwajah mereka.


Setelah tiba Aleska segera turun dari mobil dan masuk kedalam membawa pakaian yang penting saat keadaan darurat, tak lupa dia juga membawa stok banyak obat untuk keperluan pribadi agar tidak menggunakan obat obatan pengungsi.


"Ok semua sudah siap, sekarang waktu nya kerumah sakit.. " Ucap Arjuna menatap Aleska yang duduk di kasur empuknya.


"Dengar Arjun, mungkin aku akan berada cukup lama disana. Aku harap kamu bisa menjaga dirimu kesehatan sendiri tidak ada lagi aku disamping mu yang akan menyuruh mu. " Seru Aleska memegang tangan Arjuna.


"Heyy kenapa kau bicara seperti itu, aku bisa menjaga diriku sendiri. Kamu bicara seolah-olah kita tidak akan bertemu lagi.. " Ucap Arjuna mengacak rambut Aleska.


Aleska memeluk pinggang Arjuna entah lah kenapa dia merasa dia tidak akan bisa memeluk nya lagi, berat sekali saat dia harus meninggalkan Arjuna pergi ke Aceh.


Arjuna mencium kening Aleska dan tersenyum padanya.


"Ayoo aku akan mengantarmu kerumah sakit, aku akan selalu menghubungi mu saat kamu sudah tiba atau pun belum ditempat tujuan. " Gumam Arjuna lembut.


Aleska tersenyum membawa tas slempang putih miliknya, Arjuna menyeret koper yang sudah disiapkan Aleska agar gadis itu lebih mudah berjalan.


"Kau tahu menghantarkan mu seperti ini, terasa seakan-akan aku menyerah kan mu pada orang lain. " Gumam Arjuna menuruni anak tangga rumah Aleska.

__ADS_1


"Maksutnya? " Sahut Aleska terkejut.


"Tidak ada lupakan saja, aku hanya asal bicara saja aha ha ha. " Gelek tawa Arjuna mengema diantara ruangan ruangan itu.


Rumah ini kini nampak sepi karena Anin meminta cuti karena saudara nya sedang terkena musibah di Aceh, kemarin Anin menghubungi Aleska bawah dia sudah berada di stasiun untuk pergi.


Aleska menitipkan rumah nya pada Satpam penjaga rumah yang sudah lama bekerja bersama ibunya, lalu berpamitan pergi dan berjalan menuju rumah sakit dimana teman teman nya sudah menunggu.


Dalam perjalanan kerumah sakit tak henti Arjuna dan Aleska bercanda gurau menikmati masa mereka berdua sebelum mereka berpisah sementara, tangan Arjuna tak sekali pun terlepas dari genggaman tangan Aleska.


"Ok buk Dokter kita sudah sampai, jaga dirimu baik baik Aleska. Semoga kita bisa bertemu kembali.. " Ucap Arjuna dengan sedih.


Arjuna memeluk erat wanita yang sangat dia cintai itu tanpa mau melepaskan nya, sebenarnya beberapa hari lagi ibu Arjuna akan kembali ke Indonesia untuk membicarakan pernikahan mereka.


Namun Aleska tidak bisa menjemput calon mertuanya itu karena harus menjadi relawan di sana, Arjuna melepaskan pelukanya dan menatap Aleska dalam.


"Entah lah kenapa aku benar-benar takut kehilangan mu, aku takut aku tidak bisa melihat mu lagi Aleska.. Aku.. " Ucap Arjuna terhenti saat bibir merah muda Aleska berada di bibirnya.


"Berhenti berkata begitu, ini hanya sebentar jika semua sudah membaik aku dan kamu akan segera bertemu kembali dan kita bisa membicarakan pernikahan kira bersama mama iyaa kan? " Ucap Aleska.

__ADS_1


"Iyaa.. Pergi lah Aleska mereka pasti membutuhkan mu, ingat jaga dirimu sendiri saat kamu berusaha menjadi orang lain. " Seru Arjuna.


Aleska tersenyum menatap Arjuna dan kemudian segera keluarga membawa serta koper hitam miliknya, berjalan menjauh dari mobil Arjuna.


Arjuna melambaikan tangannya mengiringi kepergian Aleska untuk masuk kedalam rumah sakit dan segera pergi, Aleska nampak berbalik dan tersenyum melambaikan tangan padanya.


Aleska berjalan didalam koridor rumah sakit yang nampak begitu ramai oleh beberapa suster yang membawa obat obatan yang dibutuhkan, beberapa dokter menghampiri Aleska dan langsung membawa nya bertemu dokter lainnya.


"Dokter Daraa apa semua sudah siap, apa kita akan berangkat sekarang? " Ucap Aleska pada wanita berkas putih bernama Dara itu.


"Iya dokter Aleska semua sudah siap dan kita akan segera berangkat sekarang, lebih cepat lebih baik. " Sahut Dokter Dara.


Mereka segera berjalan cepat bertemu para rekan Dokter yang sudah di tugaskan untuk pergi sebagai relawan, mereka nampak sudah siap dengan semua obat dan juga beberapa donasi yang sudah dikumpulkan untuk membeli sembako.


"Dokter Aleska, kami sudah menunggu mu dari tadi.. " Ucap dokter Niko.


"Maaf,apa kita akan berangkat sekarang?" Ucap Aleska.


"Iyaa kita sudah dan go go go disana mereka membutuhkan kita ayo cepat cepat... " Ucap dokter Niko lantang.

__ADS_1


Mereka semua segera berjalan keluar rumah sakit membawa semua yang sudah disiapkan memasukkan kedalam sebuah mobil bis, yang sudah disiapkan agar mempermudah mereka saat disana.


__ADS_2