
Aleska dan Anin berkeliling berbelanja beberapa kebutuhan untuk dimasak esok hari,mulai besok Aleska sudah mulai bekerja lagi di rumah sakit pribadi milik keluarga nya.
"Mbk kayaknya sudah bayak deh belanja."Ucap Anin.
"Ya sudah kita bayar dulu abis ini pulang badan ku terasa letih."Balas Aleska.
Aleska membayar semua belanjaan itu dan membantu Anin membawaknya kedalam mobil,waktu sudah menunjukan pukul 12.00 siang waktu makan siang.Aleska memesan beberapa makan untuk dimakan dirumah bersama pekerja dan juga dirinya.
"Kamu lulusan apa Nin?"Tanya Aleska.
"Saya hanya lulusan SD mbk gak ada biaya untuk sekolah,makanya saya merantau ke Jakarta mencari uang untuk ambu dan bapak di kampung."Ucap Anin.
Aleska hanya mengganguk kan kepalanya mendengar cerita Anin yang cukup sedih,mereka bertukar cerita tentang kehidupan mereka sampai tak terasa sudah sampai di rumah Aledka.
"Dari mana saja kau?"Ucap Arjuna bersandar didepan pintu rumah.
"Belanja dari pada kamu disitu mending bantuin Anin bawa semua belanjaan masuk."Ucap Aleska.
Arjuna tersenyum dan membantu Aleska mengeluarkan belanjaanya dengan penuh canda tawa,Anin menatap mereka heran karena dirinya baru saja sampai dan bertemu dengan Aleska.
"Iss apa sih.."Pekik Aleska saat Arjuna mengodanya.
"Dia siapa sayang?"Ucap Arjuna saat menatap Anin yang berdiri mematung menatap mereka.
__ADS_1
"Ah aku sampai lupa ini Anin,dia yang akan bekerja disini dan nemenin aku..Anin kenalkan ini Arjuna.."Gumam Aleska tersenyum.
"Anin pak."Ucap Anin mengukurkan tangan.
"Saya Arjuna tunangan Aleska,saya titip dia kamu jaga baik baik ok."Balas Arjuna ramah semabari menjabat tangan Anin.
Anin tersengum menatap Arjuna yang sangat baik Aleska pun tidak membedakan dirinya dan Anin yang hanya seorang pembantu dirumah nya nanti,Aleska dan Arjuna meninggalkan Anin sendiri untuk menatap semua belanjaan yang sudah dibeli tadik.
"Nanti jika ada yang datang nganter makanan kamu bagikan semua nya,aku sama Arjuna mau ke atas."Ucap Aleska.
Anin mengangguk dan kembali menata semua bahan bahan makanan yang masih berantakan,rumah ini kini sudah sangat rapi dan bersih semua sofa dan peralatan sudah di ganti dan ditata rapi.Aleska dan Arjuna naik ke atas untuk melihat kamar Aleska dan dua kamar lagi di lantai atas.
"Buk semua sudah kita ganti dan bersihkan sesuai dengan semua barang yang sudah di bawak,jika ada yang kurang berkenan silakan hubungi kami kami lagi."Ucap seorang pria.
"Semua nya terlihat sempurna aku saya suka terima kasih,silakan menikmati makan siang dahulu."Balas Aleska.
Arjuna memeluk Aleska dari belakang semabri menyembunyikan kepalanya pada tenguk gadis berusia 26 tahun itu,Arjuna selalu menikmati setiap kebersamaan nya dengan Aleska dia sangat takut kehilangan gadis itu.
"Aku suka aroma pardum mu tidak pernah membosankan."Ucap Arjuna.
Aleska hanya diam dia harus belajar lebih keras lagi untuk benar benar bisa melupakan Kenan dan mulai mencintai Arjuna,Aleska berbalik dan memeluk Arjuna.Dia sangat lah takut takut tidak mampu melupan Kenan.
"Besok aku akan mulai bekerja dirumah sakit milik Bunda,jika sempat aku akan berkujung di toko bunga."Ucap Aleska disela pelukan nya.
__ADS_1
"Aku selalu mendukung apa pun itu demi kebahagain mu."Balas Arjuna menatap Aleska dalam.
Arjuna mendekatkan wajahnya pada wajah Aleska hingga deru nafas mereka terasa begitu dekat,namun saat Arjuna ingin memagut bibir merah Aleska tiba tiba Anin masuk ke dalam kamar itu dan membuat keduanya menjauh.
"Maaf mbk maaf..."Ucap Anin berbalik badan merasa bersama telah menggangu mereka.
"Emmz iya gak papa,ada apa Anin apa ada masalah?"Ucap Aleska.
"Itu mbk semua orang yang dibawah sudah selesai makan dan semua pekerjaan mereka juga sudah selesai mereka ingin berpamitan."Ucap Anin gugup saat Arjuna menatap dirinya tajam.
"Oh ya sudah aku akan turun."Ucap Aleska ramah.
Anin berpamitan dan pergi dari kamar Aleska sedangkan Arjuna namapak kesal dengan gadis itu karena sudah menggangu momen romantis mereka tadik,Aleska yang menyadari Arjuna terdiam kesal kemudian mencubit perut Arjuna yang berbalut jas hitam itu.
"Awww sakit tahu."Pekik Arjuna.
Aleska berlari keluar dari tangkapan Arjuna yang ingin membalas cubitanya tadik,Aleska menuruni anak tangan perlahan dan tersenyum menatap mereka yang ingin berpamitan.Aleska berbicara sebentar bersama mereka kemudian merek semua berpamitan untuk pergi.
"Ok semua nya sudah selesai dan sekarang ada Anin yang menemani mu aku tak khawatir lagi,jadi aku harus pergi dulu kemebali ke kantor.Oh iya Aleska untuk 2 pekan ini aku tidak bisa menemani mu aku harus ke singa pura untuk menyeselaikan bisnis disana dan mama juga akan kembali ke London besok pagi bersama ku."Ucap Arjuna.
"Kalau begitu aku ikut untuk mengantar mu sama mama yaaa? Lagian aku disini gak sendiri janagan khawatir ok."Balas Aleska.
"Gak usah aku sama mama berangkat pagi,aku pergi jaga diri mu baik baik."Pamit Arjuna mengecup kening Aleska.
__ADS_1
"Hati hati titip salam untuk mama."Balas Aleska.
Arjuna mengangguk dan pergi masuk kedalam mobilnya untuk kembali kekantor menyiapkan semua berkas untuk rapat mereka esok lusa di Singa Pura,Aleska menatap kepergian Arjuna dengan sedih karena dalam waktu 2 pekan dia akan sendiri tanpa mendegarkan setiap candaan dan keusilan dari Arjuna.