
"Selamat pagi dunia.. " Ucap Aleska yang sudah bersiap akan ke toko bunga miliknya.
Aleska berjalan menuju pintu Apartemen nya dan terkejut dengan kemunculan Arjuna yang tiba-tiba didepan pintu sembari membawa papan nama bertuliskan ALESKA FLOWER.
Aleska terkejut sekaligus tersenyum dengan setiap hala kecil yang dilakukan oleh Arjuna untuk dirinya, dia selalu bisa membuat hal kecil menjadi sesuatu yang istimewa untuk Aleska.
"Selamat pagi tuan putri, hari ini aku cuti dan spesial akan menemani dan juga membantu dirimu untuk membuka toko pertama mu. " Ucap Arjuna menunduk.
Aleska yang gemas kemudian mencubit lengan kokoh Arjuna dan membuat dirinya terpekik.
"Awww sakit tahu.. " Pekik Arjuna.
Aleska terkekeh mengambil alaih papan namanya itu dari tangan Arjuna.
"Bagaimana apa kau suka? Aku khusus membuat untuk dirimu... " Ucap Arjuna.
"Terima kasih Arjuna kamu selalu bisa membuat setiap senyuman di hari hari ku. " Ucap Aleska memeluk Arjuna.
__ADS_1
"Karena aku sungguh mencintai mu Aleska, walaupun aku tahu kau tidak akan bisa mencintai ku tapi aku akan membuat mu bisa mencintai ku. " Batin Arjuna.
Aleska melepaskan pelukan nya dan menggandeng tangan Arjuna untuk segera pergi menuju toko bunga nya, dengan semangat Aleska bercerita tentang bayak hal di perkebunan bunga milik Mita. Bahkan dia pun bercerita tentang pengalaman pertama bertemu dengan Rendi yang menyebalkan.
"Ha ha ha benarkah? Astaga entah sudah berapa lama aku tidak bertemu dengan Rendi. " Ucap Arjuna memasuki lift menuju lantai dasar.
"Dia itu meyebalkan jadi kau tidak usah terlalu akrab dengan nya. " Sungut Aleska.
"Dia itu sebenarnya sangat humoris loh, cuma terkadang dia memang menyebabkan sekali. " Timpa Arjuna.
Selama didalam lift Aleska terus saja bercerita tentang semua hal yang akan mereka lalui dengan penuh kebahagiaan, dan Arjuna dengan sabar mendegar setiap katanya yang diucapkan oleh Aleska yang membuat dirinya bahagia.
Mereka masuk kedalam mobil dan berkendara dengan santai menuju toko yang sudah di beli oleh Aleska, Aleska menatap rumah sakit yang tak jauh dari Apartemen nya itu dengan tatapan rindu.
"Ada apa? " Ucap Arjuna.
Aleska hanya diam menatap jalanan yang ramai di pagi hari itu karena mereka akan segera berangkat bekerja, Aleska menyenderkan kepalanya pada bahu Arjuna sembari menatap jalanan.
Tak lama mereka tiba di sebuah toko yang cukup besar di pinggir jalan yang sangat strategis itu, Aleska tersenyum menatap Arjuna yang menghentikan mobilnya. Terlihat seorang pemuda sedang berdiri didepan mobilnya dengan tatapan kesal.
__ADS_1
"Astaga Rendi dia sudah disini.. " Gumam Aleska.
"Aku kan sudah bilang di itu orang yang sangat profesional sayang. " Sahut Arjuna.
Mereka keluar dari mobil dan menatap Rendi yang nampak sangat kesal karena sudah menunggu cukup lama di depan toko dengan bunga yang dia bawa.
"Heyy lagian kurang pagi kali dateng nya.. " Pekik Arjuna.
Rendi melepaskan kaca mata nya menatap Aleska dan Arjuna bergantian, kemudian tersenyum menatap Arjuna dan mendekati lalu saling berpelukan melepas rindu.
"Apa kabar bro? Lama banget gak ketemu dah selesai s2 loo? " Ucap Arjuna.
"Ya sudah lah ya kali belum.. " Ucap Randi asal.
"Ok kangen kangenanya nanti lagi buruan buka dulu pintu nya panas nih... " Pekik Aleska.
Mereka nampak menatap Aleska kemudian terkekeh bersama dan membuka pintu toko Aleska, Aleska nampak sedang memasang papan namanya di depan pintu kaca toko itu.
Mereka semua nampak mulai memasukkan semua bunga dari mobil Rendi kedalam toko dan menatanya dengan sangat rapi, Aleska menatap ruangan itu yang nampak begitu bayak bunga yang sangat indah dan fresh.
__ADS_1
"Ok tinggal nunggu pelanggan pertama. " Pekik Aleska bahagia.
Kedua laki-laki itu tersenyum melihat tingkah Aleska yang begitu bahagia saat toko bunga nya bisa berdiri dengan sempurna.