
Mentari pagi begitu menyilaukan mengintip dibalik tirai biru dalam kamar itu membuat kedua insan itu mulai terganggu tidur nyenyak nya, Aleska membuka mata perlahan dan merentangkan kedua tangan nya.
Menatap Arjuna yang masih tertidur dengan bantal menutupi wajahnya, Aleska tersenyum kemudian bangkit dari duduknya menuju kamar mandi tak lupa ia membawa pakaian nya ikut serta.
Aleska mandi dengan bersenandung riang menikmati air hangat menerpa tubuh nya yang terasa rileks, Arjuna membuka bantal yang menutupi wajahnya kemudian menajamkan pendengaran akan suara merdu yang sedang bernyanyi itu.
"Aku baru tahu jika bu dokter juga bisa bernyanyi suaranya juga cukup merdu.. " Gumam Arjuna tersenyum kemudian bangun dan merapikan tempat tidur dirinya dan Aleska.
Tak lama Aleska keluar dari kamar mandi dengan celana levis hitam dan kaos putih pendek sebatas sikunya dan gadis itu terlihat mencepol rambut nya hingga memperlihatkan leher jenjang gadis itu yang mulus.
"*Wah pak Arjuna rajin sekali yaa.. " Ucap Aleska membuat Arjuna terkejut.
"Kau ini mengejutkan ku saja. " Ucap Arjuna menatap Aleska terpukau.
"Aku memang cantik jadi tidak perlu lah kau menatap ku seperti itu sampai keluar air liur mu. " Gumam Aleska mengoda Arjuna.
__ADS_1
"Hemzz kau juga baru saja bernyanyi di kamar mandi, suara mu itu loh seperti penyanyi dangdut. " Sungut Arjuna sebal.
"Enaak saja penyanyi dangdut.. " Ucap Aleska melemparkan bantal pada Arjuna*.
Mereka nampak bercanda gurau dengan begitu ramai sampai suara ketukan membuat mereka terdiam dan kemudian membuat pintu terlihat seseorang wanita yang membawa sarapan untuk mereka.
Aleska menyapa gadis itu kemudian mengambil sarapan mereka membawa nya masuk, menatap Arjuna dengan tatapan mengejek kemudian menyuruh nya segera mandi.
*Cepat mandi aku akan sarapan, perut ku terasa lapar dan setelah ini kita pergi berjalan jalan. "Ucap Aleska senang.
Aleska makan sarapan nya sembari menatap layar ponsel yang baru saja dia hidup kan, terdapat banyak notif masuk dari rumah sakit dan juga teman teman nya.
Aleska membaca satu persatu pesan itu dengan melahap sarapan nya dengan tenang, banyak diantara pesan masuk itu menanyakan keberadaan dirinya yang sedang bersama dengan Arjuna.
Ada juga pesan tentang kelanjutan pemeriksaan yang dia lakukan bersama dokter Niko tempo hari, dokter Niko memberi tahu bahwa Aurora kini sudah berada di kantor polisi dan akan segera di tindak lanjuti.
__ADS_1
"Syukur lah jika semua itu segera usai, aku harap tidak ada lagi pertikaian anatar saudara seperti ini. " Ucap Aleska.
Arjuna keluar dari kamar mandi dengan setelan rapi celana hitam dan juga kemeja putih yang senada dengan pakaian Aleska, tak lupa dia membawa jaket kesayangan ikut serta.
"*Ada apa Aleska? " Ucap Arjuna mencium pipi Aleska.
"Kau tahu Aurora kini sudah berada di penjara dokter Niko sudah menyiapkan semua berkas untuk memberatkan kasusnya, aku harap setelah ini tidak ada lagi kasus yang sama. " Ucap Aleska meletakkan ponselnya pada meja.
"Benar kah, itu berarti pak Andre sudah mengetahui semua kebenaran nya." Ucap Arjuna memakan sarapan nya.
"Tentu saja pasti di sudah tahu, entah apa yang akan terjadi selajutnya. berharap semua akan baik baik saja. " Ucap Aleska.
"Iyaa.. " Ucap Arjuna singkat*.
Mereka melanjutkan sarapan dengan tenang dan sesekali membicarakan tempat wisata mana yang akan mereka kunjungi terlebih dahulu di bali, Aleska nampak begitu antusias mendegar penjelasan Arjuna tentang beberapa tempat wisata yang indah dibali.
__ADS_1