JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Bukan Jodoh Nya


__ADS_3

Aleska berlari keluar menerobos hujan deras dia harus segera kembali kejakarta untuk melihat Arjuna terakhir kalinya, nampak semua orang terlihat panik saat Aleska keluar menerobos hujan badai di luar.


"Dokter Aleska ada apa? " Ucap Dokter Nike panik melihat Aleska yang menangis.


Tanpa menghiraukan ucapan mereka yang berusaha menahan dirinya untuk tidak keluar tapi mereka tidak bisa, Kenan lantas berlari mengejar Aleska yang jauh berlari keluar.


Mereka tidak bisa menyusul karena hujan lebat dan guntur cukup kerasa terdengar dan berbahaya jika semua orang mengejar Aleska.


"Sebaiknya kita tunggu disini saja, biarkan Kenan mengejar Dokter Aleska. Jika kita semua pergi itu cukup bahaya. " Ucap Vero mencegah mereka yang ingin mengejar Aleska.


"Aleska... " Teriak Kenan ditengah hujan deras.


"Tidak Arjuna tidak mungkin meninggalkan ku, tidak.. " Ucap Aleska terus saja berlari ditengah hujan.


Pepohonan bergoyang dengan sangat kencang membuat beberapa pohon tumbang ke arah jalan, dengan cepat Kenan terus berlari mengimbangi arah jalan Aleska.

__ADS_1


Kenan menarik tangan Aleska dengan kencang membuat gadis itu menabrak dada bidang Kenan yang basah kuyup, Aleska memberontak saat Kenan memeluknya dengan erat.


"Lepas Kenan lepaskan aku.. " Teriak Aleska mendorong tubuh Kenan menjauh.


"Kau ini kenapa.. apa kau mau mati ditengah badai seperti ini, apa kau bodoh kau bisa membahayakan nyawamu dan orang lain. " Pekik Kenan.


"Aku tidak meminta mu mengejar ku. " Ucap Aleska mendorong keras Kenan.


Ditengah hujan deras Aleska menangis meraung-raung dan luruh ke atas jalanan yang kotor dan berair, Kenan menatap Aleska heran dan bertanya tanya apa yang sudah terjadi pada wanita yang dia cintai itu.


Setelah menatap Aleska yang nampak diam dan lebih tenang Kenan berlutut dihadapan nya menatap gadis itu yang nampak begitu kesakitan, memeluk nya dengan lembut dan kasih sayang agar dia merasa tak sendiri masi ada Kenan yang siap berada di samping nya.


"Tenang lah Aleska, apa pun masalah yang kamu hadapi ingin lah aku selalu ada untuk mu. " Gumam Kenan.


"Bukan kamu tapi dia yang selalu ada untuk ku, selalu menemani ku setiap waktu.. Kini dia meninggalkan ku pergi sendiri tanpa mengajakku.. " Seru Aleska dengan tangisnya.

__ADS_1


"Dia pergi Kenan dia pergi... Dia berjanji untuk selalu bersama ku tapi nyatanya dia meninggalkan ku sendiri sekarang.. dia bilang ingin menikah dengan ku tapi.. tapi.. " Ucap Aleska histeris.


"Apa yang kamu maksud Aleska, Arjuna pergi pergi ke mana? Jika dia berani menyakiti mu Ku sendiri yang melenyapkan nya di hadapan mu. " Cerca Kenan.


"Dia sudah pergi menyusul bunda disana bahkan saat terakhirnya dia tidak ingin aku melihat dirinya yang terluka.. " Gumam Aleska mengeratkan pelukannya pada Kenan.


Kenan mengerti kenapa Aleska begitu histeris dan ingin kembali kejakarta itu semua karena Arjuna telah pergi meninggalkan mereka semua, Kenan tak tidak mengira bahwa perjuangan pria itu hanya sebatas tengah jalan saja.


"Ikhlas kan dia Aleska, berarti dia bukan jodohku dia bukan milikmu.. " Gumam Kenan.


Pelukan Aleska kian melemas membuat Kenan seketika menatap gadis itu yang nampak terpejam tak begerak, Kenan membangun Aleska dengan panik.


"Aleska bangun Aleska.. " Ucap Kenan.


Tubuh nya begitu dingin karena kehujanan cukup lama belum lagi angin menerpa tubuh nya dengan kencang, dengan cepat Kenan mengendong Aleska dan berjalan kembali ke posko Relawan dengan jarak tempuh yang lumayan jauh.

__ADS_1


__ADS_2