
Aleska dan Arjuna kembali pulang ke Apartemen Aleska, suasana hati Aleska benar benar sedang tidak baik.
"Maaf untuk kejadian tadi Aleska,aku hanya ingin kau tidak terus terus memikirkan Kenan terus.. "gumam Arjuna memegang tangan Aleska.
"Aku tahu Arjuna aku tidak mempermasalah semua itu, aku mau istirahat dulu kepala ku terasa pusing. "Gumam Aleska.
"Tidur lah aku pulang dulu, aku mencintai mi Aleska. "Ucap Arjuna mengecup kening Aleska.
"Aku merasa bersalah pada mu Arjuna,jika terus seperti ini aku takut kau akan semakin terluka. "Batin Aleska.
Aleska masuk kedalam kamarnya kemudian membaringkan tubuh nya pada kasur empuk bergambar Hello Kitty itu,Aleska menatap langit langit kamarnya sembari memikirkan kejadian dipemakaman tadi.
"Kenan aku merindukan ku.. "Guam Aleska.
Tak terasa air mata Aleska mengalir tanpa permisi,rasa rindu nya pada Kenan benar benar menyiksanya.Kenangan masa kecil mereka selalu melintas dengan indah.
__ADS_1
Kenan masuk kedalam rumahnya dengan raut wajah yang dingin,beban dipundaknya kian berat terasa,sekilas wajah sendu Aleska menyapanya dalam diam.
Naomi duduk disebelah sang kakak yang namoak begitu sendu dan murung,Naimo menyadarkan kepalanya pada pundak Kenan dengan nyaman.
"Ada apa kak?Apa sesuatu terjadi?"Ucap Naomi.
"Aleska..."Ucap Kenan.
Naomi sengat mengerti betapa sang kakak sangat mencintai dokter itu,walapun dia sudah bersama dengan wanita lain tapi hatinya tetap milik gadis bernama Aleska itu. Kenan tak pernah bercerit apa pun pada Naomi tapi gadis itu selalu tahu apa yang sedang dirasakan sang kakak.
"Entahlah dek aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan,aku tidak bisa lari terlalu lama.Menyembunyikan perasaan ku padanya sangat lah berat."Sahut Kenan.
Seorang wanita cantik nampak sedang mendengarkan percakapan dua bersaudara itu dengan perasan marah dan kesal, wanita itu tak lain adalah Debiola. Wanita yang dinikahi oleh Kenan 4 tahun silam karena Accident.
"Jadi benar perasan ku selama ini Kenan,kalau kalian ada hubungan dimasa lalu.Bodohnya aku yan baru pekak dengan semua ini pantas Aleska menolak merawat jalan putra ku."Gumam Debiola pelan.
__ADS_1
"Tidak akan ku biarkan kalian bersama lagi Kenan,mau hanya milik ku dan aku tidak akan membiarkan wanita pembunuh anakku bahagia. "Timpal Debiola lirih.
Kebencian membuat Debiola sangat membenci Aleska dan menyelahkan kematian anaknya pada Aleska, entag apa yang akan wanita itu lakukan pada Aleska.
"Kakak kekamar dulu, mau istirahat. "Ucap Kenan berdiri.
Naomi tersenyum menatap nanar Kenan yang sudah tidak memiliki semangat hidup yang pasti, gadis itu bisa merasakan sakit dan kerinduan yan dirakan oleh kakaknya.
"Tetap lah pada pendirian mu kak aku percaya suatu hari nanti akan ada cahaya kebahagiaan diantara kalian. "Gumam Naomi.
Kenan menguyur tubuhnya dengan air dingin di dalam kamar mandi bayangan tatapan mata kerinduan dan ke sakitan Aleska melintas mulus di pikiran Kenan, mata sendu gadis itu sanagt ingin menyentuh Kenan dan melepaskan rindu tapi benteng tinggi menghalangi semu itu.
"Ahhhhhhhhhh.... "Pekan Kenan sembari meninju dinding keras kamar mandinya.
"Mau samapai kapan semua ini harus menjadi bumerang untuk kita Aleska, sampai kapan.... "pekik Kenan dibawah guyuran air dikamar mandi.
__ADS_1