
Aleska menghembuskan nafasnya lelah merebahkan tubuh nya yang terasa sangat letih dan lelah itu diatas sofa diruang tamu nya, Aleska membuat ponsel nya dan melihat beberapa panggilan masuk dari Arjuna.
"Kenapa dia menelpon ku sebanyak ini? Apa ada hal penting kah.. " Gumam Aleska.
Aleska kemudian menghubungi nomor ponsel Arjuna.
"Halo Aleska.. " Ucap Arjuna.
"Maaf aku baru saja membuka ponselku, ada apa Arjuna? " Gumam Aleska.
"Aku hanya ingin memberi tahu mu Aleska, bahwa mama akan kembali dari Eropa. Dan aku harap kau bisa menemani nya untuk berkeliling di Jakarta. " Balas Arjuna.
"Benarkah kalau begitu aku akan mengajak dirinya jalan jalan, jadi kapan kita akan bertemu? " Sahut Aleska senang.
"Sabar dulu mama akan datang kemungkinan besok siang, jadi aku berharap kau ambil cuti satu hari saja untuk ibuku. " Harap Arjuna mengingat Aleska yang memiliki jadwal yang sangat padat.
"Baiklah aku akan ambil cuti untuk besok, kalau begitu aku tutup dulu aku ingin istirahat sejenak rasa lelah sekali. " Ucap Aleska.
"Baiklah tidur lah dengan nyenyak, aku juga masih ada pekerjaan. Jadi selamat sore dan sampai jumpa besok siang my lovely. " Ucap Arjuna.
"Ok good bye. " Balas Aleska.
__ADS_1
Aleska meletakkan ponsel nya dan memejamkan matanya, rasa ngantuk yang begitu berat membuat dirinya malas untuk membersihkan tubuh dan menganti pakaian nya dahulu.
Aleska tertidur dengan pulas dengan masih menggunakan pakaian yang sama seperti pagi tadik dia kenakan untuk bekerja sebagai dokter.
Waktu sudah kian berajang sore Aleska mengeliat menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 19.00wib malam.
"Sudah jam 19.00 wib perasaan baru juga tidur, huaaaaa... " Gumam Aleska semabri menguap.
Aleska bergegas masuk kedalam kamar mandi dan mencuci tubuh nya yang terasa sangat lengkat karena keringat, setelah beberapa saat Aleska keluar dengan pakaian santai nya sembari mengeringkan rambutnya.
TING TONG TING TONG
Bunyi bel Apartemen Aleska terdengar nyaring dengan malas Aleska keluar dari kamarnya dan turun ke lantai satu Apartemen untuk membuat kan pintu.
Aleska berlari kecil saat mendegar suara bel yang ditekan dengan tidak sabaran, Aleska membuka pintu dan menatap seorang pria dengan senyuman diwajahnya menatap Aleska.
"Selamat malam sayang, apa aku mengganggu mu? " Ucap Arjuna sembari memberikan setangkai bunga mawar pada Aleska.
"Kau ini benar-benar membuatku terkejut. " Balas Aleska menerima bunga dari Arjuna.
Arjuna hanya terkekeh sembari mengikuti langkah kaki Aleska kedalam Apartemen nya, Aleska menyuruh Arjuna duduk sedang kan dirinya akan membuat teh hangat.
__ADS_1
"Duduk lah aku akan buatkan minuman. " Ucap Aleska.
Arjuna duduk sembari menyalahkan tv melihat Kenan yang sedang diburu oleh para wartawan mengenai penyakit sangat buah hati.
"Aleska bukan kah dia Kenan? " Pekik Arjuna.
Aleska mendekati Arjuna yang sedang duduk dan mendengarkan berita di televisi, Aleska hanya diam tanpa ingin menjawab pertanyaan dari sang tunangan.
"Aleska jangan bilang wanita yang kamu bantu waktu itu, dia istri Kenan? " Ucap Arjuna penuh selidik.
"Iyaa dan bayi itu mengalami gangguan pada hatinya, kamu gak usah khawatir aku sudah meminta Niko untuk merawat bayi itu. " Terang Aleska sembari menyeruput teh nya.
"Bukan itu maksudnya Aleska aku tidak masalah jika kau bertemu kembali dengan nya, lagi pula dia sudah memiliki keluar dan juga anak. Tapi kenapa kau menyerah kan tugas mu pada Niko? " Gumam Arjuna hati hati karena dirinya tidak ingin Aleska merasa didesak oleh pertanyaan nya itu.
"Aku tidak bisa Arjuna lagi pula aku percaya Niko adalah orang yang tepat untuk merawat bayi itu, bukan karena aku tidak bisa melupakan ayahnya tapi aku hanya ingin menjaga perasaan mu. " Jelas Aleska menatap Arjuna dalam.
"Terima kasih Aleska sudah mau menjadi penjaga hatiku, percaya lah aku percaya sepenuhnya padamu jadi kau tidak usah berpikir aku akan marah lagi pula itu sudah menjadi profesimu kan. " Terang Arjuna memeluk Aleska.
"Cukup aku yang tersakiti Arjuna tapi tidak dirimu, kau orang baik dan aku tidak ingin kau merasakan sakit yang pernah aku rasakan. " Batin Aleska.
"Kapan kau akan berdamai dengan dunia mu sendiri Aleska, sudah cukup 10 tahun berlalu tapi kau masih engan bertemu dengan ibumu dan juga masa lalu. " Ucap Arjuna melepaskan pelukan nya.
__ADS_1
"Entah lah aku tidak ingin membahas semua itu dulu, nanti jika aku sudah benar-benar siap aku akan menemui ibuku. " Sahut Aleska.
...Arjuna tidak memperpanjang pembicaraan nya karena dia tahu bahwa Aleska mulai tidak nyaman dengan arah pembicaraan mereka, Aleska masih marah pada Diana dan dirinya juga belum bisa melupakan Kenan sepenuhnya. ...