JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Wanita beruntung itu kau


__ADS_3

Aleska dan Liea tiba di suatu toko yang nampak Setratrgis untuk menjual suatu produk, Aleska dan Liea berkeliling ke dalam toko yang lumayan besar berlantai satu itu bersama pemiliknya.


"Bagaimana mbk Aleska apa setuju dengan harga dan tempat? " Ucap seorang pria yang terlihat lebih tua dari Aleska.


"Saya suka tempat dan suasana disini, jadi ok saya setuju dengan harga nya. " Ucap Aleska berjabat tangan.


"Baiklah mbk Aleska saya tinggal silakan anda bersihkan dan tata semoga usaha yang Anda bangun sukses selalu, selamat siang. " Ucap pria itu menjabat tangan Aleska kembali.


"Baik Pak terima kasih, uang nya sudah saya transfer selamat siang. " Balas Aleska.


Aleska mengedarkan pandang nya keseluru ruangan itu dengan senyuman lebar menghiasi wajahnya, Liea pun ikut bahagia dengan apa yang akan Aleska lakukan demi masa depan nya.


Liea sebenarnya tidak setuju saat Aleska menghilang gelar doktor di depan namanya, Liea berharap suatu hari nanti Aleska bisa kembali ke dunianya.


"Apa kau bahagia Aleska, jadi beri tahu mama apa yang akan kamu lakukan setelah ini? " Ucap Liea.


Aleska menatap calon mertuanya itu dengan mata berbinar.


"Mama tahu aku dulu pernah bercita-cita mempunyai sebuah toko bunga dimana aku akan berkunjung jika pulang kerja. " Ucap Aleska.


"Jadi kamu akan melanjutkan cita cita mu itu? " Gumam Liea.

__ADS_1


"Iyaa mama mau kan nolongin Aleska untuk mengapai cita cita Aleska yang agak berbeda ini.. " Ucap Aleska.


"Mama sih lebih suka gelar doktor mu nak, tapi gak papa lah mama akan selalu mendukung apa pun itu keinginan mu yang penting kamu dan Arjuna selalu bahagia.. " Ucap Liea.


Aleska memeluk Liea dengan penuh kehangatan dia benar-benar merasakan kasih sayang yang tulus dari Liea.


"Makasih ma.. " Ucap Aleska.


"Sudah lah ayao kita bersihkan semua nya, hari sudah siang sebentar lagi makan siang loh.. " Balas Liea.


Mereka nampak begitu kompak membersihkan toko baru milik Aleska itu dengan penuh kecerian dan juga canda tawa diantara mereka berdua, jalan pun nampak begitu ramai dengan para pengendara dan juga pejalan kaki.


"Selesai maa tinggal kita isi deh bunganya, tapi aku belum ada refresi yang akan kita jadikan partner jualan ma.. " Gumam Aleska duduk di atas sofa hitam itu.


"Mama sih ada temen yang punya lahan perbungaan nanti mama coba hubungi dia siapa tahu kamu suka. " Balas Liea.


"Selamat siang semua... " pekik Arjuna dengan menenteng paperback.


"Juna kamu tuh kebiasaan loh suka nya ngagetin aja, ngapain ke sini. " celetuk Liea kesal pada anak semata wayang nya itu.


"Heheh biar seru maa, bawak makanan lah emang udah pada makan yaaaa.. " Gumam Arjuna duduk di samping Aleska.

__ADS_1


"Belum kebetulan banget perut lapar ada yang bawak makanan, capeknya? " Ucap Aleska mengelus kening Arjuna yang berkeringat.


"Gak papa demi masa depan kita juga, toko baru mu bagus luasa dan strategis banget pokoknya. " Balas Arjuna mengedarkan pandang nya.


Mereka menikmati makan siang dengan penuh kehangatan keluarga yang begitu terpancar, Arjuna menatap Aleska yang sedang bertukar makanan bersama ibunya. Hati nya semakin yakin Aleska adalah wanita yang tepat untuk menjaga ibunya.


"Aku akan membuat mu menjadi milik ku seorang Aleska, mama pun sangat menyukai mu.. " Batin Arjuna.


"Arjuna bagaimana dengan urusan mu di Singapura? Kenapa sudah kembali ke Indonesia lagi. " Celetuk Liea di sela sela makan.


"Emmm semua baik baik saja maa, seluruhnya sudah setuju dan berhasil menjadi colagen perusahaan kita. " Jawab Arjuna sembari memakan makannya.


"Keren Jun beruntung yang nantinya akan menjadi istri mu. " Sahut Aleska.


Aleska terdiam saat ucapan yang harusnya tidodia lontarkan keluar begitu saja dari bibir tipisnya, Arjuna tertawa memecahkan keheningan yang dibuat Aleska.


"Iyaa dan wanita beruntung itu adalah kau bodoh. " ucap Arjuna.


Semua nampak kembali ke suasana sebelum nya, walaupun dalam hati Aleska tetap merasa bersalah telah memberi sebuah ucapan seperti itu.


"Maaf Arjuna aku mungkin adalah wanita beruntung saat kau nikahi tapi kau adalah pria yang tidak beruntung mendapatkan ku. " Batin Aleska.

__ADS_1


__ADS_2