JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Kecewa Kembali


__ADS_3

Aleska berangkat sekolah dengan sangat bahagia karena hari ini adalah hari ulang tahun dirinya yang ke 17 dan dirumah pun sudah bayak orang orang yang sibuk menyiapkan dan mendekorasi rumah nya dengan meriah.


Aleska melewati koridor sekolah sembari menyapa teman-teman nya dan membagikan surat undangan ulang tahun dirinya.


"Datangnya nanti Sore, jangan lupa... " Ucap Aleska sembari berjalan.


"Aleska... tunggu.."Teriak Laras dan Indah.


Aleska menghadap kebelakang dan melihat kedua sahabat nya sedang berlari ke arah nya.


" Selamat Ulang tahun sahabat ku, doa yang baik-baik deh buat lo... "Ucap mereka.


" Makasih loh udah ngucapin ulang tahun, tolong bantuin dong bagikan ke anak anak yang lainnya. "Gumam Aleska.


Aleska membagi kartu ulang tahun nya dan mereka mulai memberi setiap teman teman mereka undangan ulang tahun milik Aleska, bayak doa yang mereka berikan untuk Aleska dan dirinya sangat bahagia dengan semua itu.


Aleska menatap setiap sudut sekolah itu namun tidak seorang pun melihat keberadaan Kenan disekolah, bahkan Aleska beberapa kali mengetuk pintu ruangan nya namun tidak menemukan Kenan.


"Kenan kemana sih, kok gak ada disekolah. " Gumam Aleska.


Aleska berjalan meninggalkan ruangan itu dengan sedih, dirinya masuk kedalam kelas dengan hati yang kecewa karena tidak dapat bertemu dengan Kenan.


Pelajar dimulai dengan sangat riang gembira, namun bagi Aleska semua itu tidak akan terlihat seru dan gembira jika sang pujaan tidak terlihat.


JAM SEKOLAH TELAH USAI


"Aleska kenpa sih kek ada pemikiran lu, lagi nanti kan ulang tahun mu ayo ah pulang kita akan berias dengan gembira. " Pekik Indah.


Aleska hanya mengikuti kedua sahabat nya itu untuk menaiki mobil Indah dan meluncur ke rumah Aleska yang sudah ditata sedemikian rupa agar sweet seventeen Aleska terlihat sempurna.


"Aleska ini hadiah dari gue... " Ucap Indah menyerahkan bingkisan berwarna merah pada Aleska.


"Repot repot aja idup lo.. " Balas Aleska sembari menerima Kado dari Indah dengan tersenyum.


"Halah gak papa tapi ingat balikan yang lebih dari itu... " Ucap Indah sembari tertawa.


Mereka nampak tertawa bersama Aleska sejenak dapat melupakan Kenan yang sama sekali tidak tahu dimana, bahkan ucapan ulang tahun pun tidak dia dapat kan.


"Aleska maafnya aku hanya bisa beri hadiah yang murah, kamu tahu sendiri keadaan ku dan orang tua ku. " Gumam Laras menyodorkan sekotak donat untuk Aleska.

__ADS_1


Aleska menatap donat itu dengan sangat senang, dirinya tidak mengaharapkan apa pun dari teman teman nya han yang doa yang baik yang dia butuh kan.


"Suruh siapa beli kek ginian, udah alah kau juga gak ngarep hadiah apa pun kok dari kalian tapi makasih nya... " Ucap Aleska memeluk kedua sahabat nya.


Mereka berpelukan bersama tidak ada pembedahan untuk persahabatan mereka semua sama, tidak ada si kaya dan si miskin semua sama itu lah hebat nya persahabatan mereka.


Mereka tiba dirumah Aleska yang masih nampak sangat lah ramai dengan orang yang sedang menyiapkan semua keperluan ulang tahun nya, Aleska mengajak Laras dan Indah untuk pergi ke kamar nya untuk besantai.


Mereka nampak sangat takjub dengan dekorasi yang dibuat sangat indah itu, kue yang di pesan sangat bagus dan besar. Mereka terkadang iri dengan Aleska yang selalu berlimpah harta namun mereka tidak tahu apa yang sebenarnya diinginkan Aleska itu hanya sebuah kasih sayang.


Jam sudah menunjukkan pukul 16.00wib Aleska pun sudah berganti pakaian dengan dress pink selutut dan rambutnya yang terurai dengan indah, Aleska begitu cantik dengan pakaian itu.


Diluar pun sudah siap dengan makanan yang berbagai jenis yang sudah dipesan belum lagi kue yang sangat besar telah disiapkan untuk Aleska.


Mereka bertiga sudah siap dengan pakaian mereka yang sangat indah dan cantik, tamu undangan pun sudah berdatangan. Aleska menuruni anak tangga bersama kedua sahabat nya dengan hati bahagia.


"Ya ampun Aleska keren banget ini mah, jadi pengen gue... " Pekik Indah.


"Udah lewat kali ulang tahun lo kelezzz.. " Ucap Laras.


Aleska hanya terkekeh mendegar ucapan para sahabat nya itu, Aleska mengedarkan pandang nya menatap begitu bayak kado yang mereka bawak untuk Aleska yana sedang berulang tahun.


"Kenan apa kau lupa, hari ini hari ulang tahun ku. " Batin Aleska.


Diana mendekati Aleska yang sudah siap dan memulai acara ulang tahun anak semata wayang nya itu.


Mereka menyanyi lagu selamat ulang tahun untuk Aleska dengan gembira dan suka cita, sedangkan Aleska masih terlihat menunggu kedatangan Kenan.


"Aleska cepat tiup lilinnya nak... " Gumam Diana.


Aleska kemudian meniup lilin itu lalu memotong nya membagikan kue kue itu pada teman teman nya, Aleska memilih untuk duduk di sofa dekat kado kado yang sudah di berikan oleh teman teman nya itu.


Semua orang nampak sangat menikmati acara ulang tahun Aleska yang begitu mewah dan meriah, namun Aleska merasa kecewa karena ketidak hadiran Kenan di ulang tahun nya.


"Woyy sedih amat tuh muka, yuk ah ikut anak anak... " Pekik Indah menarik Aleska.


Aleska dengan malas mengikuti Indah yang menarik tangan nya untuk bergabung bersama dengan yang lain, mereka nampak sangat menikmati suasana pesta meriah ulang tahun Aleska.


Bayak ucapan selamat dan dia untuk dirinya namun Aleska hanya membalas nya dengan senyuman dan ucapan terima kasih, Aleska melihat layar ponsel nya sama sekali tidak ada panggilan atau pun pesan dari Kenan.

__ADS_1


"Aleska... selamat ulang tahun, ini untuk mu... " Ucap Juna menyerahkan kado berwarna biru pada Aleska.


"Terima kasih Juna jadi ngerepotin loh... " Balas Aleska menerima kadonya.


"Gak papa masak gak bawak kado kayaknya kurang spesial aja... " Gumam Juna terkekeh.


Aleska mengajak Arjuna untuk menikmati sajian yang sudah disiapin di pesta ulang tahun Aleska, tak lupa dirinya memberi kue ulang untuk Juna.


"Terima kasih Aleska... " Ucap Juna.


Aleska hanya tersenyum singkat lalu kembali duduk dan menatap teman teman nya yang begitu bersuka cita dengan adanya pesta Aleska.


"Kenan kamu dimana, aku menunggu ku... " Gumam Aleska sedih.


Laras menatap sahabat nya itu nampak sangat gelisah dan sedih entah siapa yang sedang dia tunggu, Laras mendekati Aleska yang sedang memandang layar ponsel nya.


"Ehemzz sebenarnya ini pesta siapa sih, kok yang punya acara gak ikut senang senang? " Ucap Laras duduk disamping Aleska.


Aleska nampak terkejut dengan Laras yang sedang duduk disamping nya dan mengucapkan kata-kata itu, kedatangan Laras pun tidak di sadari oleh Aleska.


"Eh maaf Laras aku jadi kaget, aku sedang menunggu ucapan dari seseorang saja kok.. Nikmati aja pesta nya ok. " Gumam Aleska.


"Menunggu siapa bukan kah semua sudah datang dan jika pun belum pasti di akan datang kok, yuk kita menikmati semua yang sudah disiapkan dulu ayoooo. " Ajak Laras sembari menggandeng tangan Aleska.


Mau tak mau Aleska mengikuti sabahat nya itu berusaha untuk menikmati pesta dirinya, walaupun hati dan pikirannya sedang tidak berada di dalam pesta itu.


"Ayo lah Aleska kok malah kayak patung sih, dimakan kek atau apa gitu. Berada kek pesta patung deh. " Celetuk Indah kesal melihat Aleska yang hanya diam.


"Tau nih Aleska udah kek patung ente neng, minum apa makan kenapa sih apa lagi diet loh... " Timpal yang lain.


"Iya iya aku menikmati pesta nya kok, aku lagi males makan dan minum kalian saja selamat menikmati semua hidangan yang ada ok. " Ucap Aleska.


Aleska kembali pergi untuk kekamar mandi, Teman-teman nya saling berbisik dengan tingkah Aleska yang nampak sangat gelisah seperti sedang menunggu seseorang.


"Aleska kenapa sih, kek gelisah banget. " Sahut Indah.


"Entah lah aku pun bingung anak itu kenapa, lagian pesta meriah kek gini kok dianggurin. " Balas Laras.


Teman-teman Aleska nampak setuju dengan ucapan Laras, pesta Aleska begitu meriah dan sangat indah dan megah. Maklum Aleska adalah anak dari seorang dokter besar dan terkenal belum lagi dia anak tunggal dan sweet seventeen.

__ADS_1


__ADS_2