
Arjuna berjalan gontai masuk kedalam rumahnya, dia masih memikirkan Aleska bagaimana dengan hari hari gadis itu dikemudian hari.
Liea menatap anak lelaki nya itu dengan senyum manis, dia tahu betul apa yang sedang dirasakan anak semata wayang nya itu. Perasan seorang ibu selalu kuat jika berhubungan dengan anaknya.
"Arjuna... Kemarilah duduk bersama mama. "Seru Liea lembut.
Arjuna tersenyum saat melihat Liea masih terjaga, dia mendekati nya dan duduk bersama nya.
"Kenapa mama belum tidur? "Ucap Arjuna.
"Mama menunggu mu nak, bukan kah kau sudah kembali sedari tadi dari tempat Aleska? Lantas kenapa jam segini baru samapai rumah? "Cerca Liea menatap Arjuna yang nampak lesu.
"Aku dari cafe ma, tadi aku dan Aleska bertemu dengan Kenan di pemakaman tante Diana. Aku masih melihat kerinduan di mata Aleska saat melihat Kenan ma.. "Gumam Arjuna.
"Aku takut kecewa saat aku sangat mencintai dirinya tapi dia masih berharap akan laki laki lain, aku takut saat Aleska akan mengatakan bahwa dia tidak bisa mencintai ku ma.. "Timpal Arjuna.
"Mama tahu apa yang kamu rasakan nak,tapi alangkah baiknya jika kamu bertanya pada Aleska dahulu Arjuan.Kamu harus tahu apa dia mencintai mu atau tidak jangan sampai kamu memaksakan kehendak mu sendiri dia juga berhak untuk bahagia walaupun nanti dia tidak bersama mu. "Seru Liea mengelus pundak Arjuna.
__ADS_1
"Aku sudah melamarnya ma dan dua setuju tapi aku tidak tahu dia mencintai ku atau tidak. "Timpal Arjuna sendu.
"Tidurlah besok temui dia dan perjelas hubungan kalian itu seperti apa jangan sampai kalian melukai perasaan kalian sendiri dengan memaksakan kehendak nak. "timpal Liea.
Arjuna mengangguk dan pergi menuju kamarnya dengan langkah lesu dia membuka pintu kamar dan berjalan ke arah balkon kamar nya, Arjuan melepaskan kemaja hitam yang membungkus tubuh atletis nya itu lalu membuang nya sembarang.
Arjuna menatap langit yang begitu cerah ditambah bintng dan bulan bersinar dengan sangat Indah.
"Aleska apa sekarang kau sedang memikirkan Kenan? Pernah kah kau memikirkan ku dalam deru nafasmu? "Gumam Arjuna mengacak rambutnya.
Ting
My Love
*Maaf aku membuat mu terluka... *
Bunyi pesan itu yang tertera dengan nama My Love itu tak lain adalah Aleska, Arjuna tersenyum baru saja dia memikirkan dan menyebut nama gadis itu dan sekarang dia mengirim pesan pada nya.
__ADS_1
"Aku tahu Aleska kau juga mencintai ku, walapun aku terkadang ragu dengan semua itu. "Gumam Arjuna menatap potonya bersama Aleska.
*Aku tahu kau pasti sedang tidak baik baik saja Aleska, besok aku akan ke apartemen mu ada yang ingin aku katakan. *
Balas Arjuna.
*Apa yang akan kau katakan kenapa tidak katakan sekarang saja, sungguh jangan marah pada ku Arjuna.. *
Balas Aleska.
*Akan ku katakan besok saja Aleska, tidurlah hari sudah larut jangan lupa minum obat mu. Aku mencintaimu..*
Balas Arjuna.
*Terima kasih. *
Balas Aleska.
__ADS_1
Hanya itu saja yang dikatakan Aleska pada Arjuna tanpa mau membalas ucapan cintanya hal itu terkadang membuat Arjuna berpikir bahwa Aleska tidak mencintai dirinya namun walaupun begitu Arjuna masih saja sabar menunggu samapai Aleska membalas ucapan cintanya.