JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Kebenaran Yang Menyakitkan


__ADS_3

Setelah berkendara cukup lama mereka akhirnya sampai pada gedung yang sudah tertera pada alamat undangan nya, mereka berdua keluar dari mobil dan masuk kedalam gedung dengan nuansa mewah itu.


Diluar gedung nampak sepi tiada tamu undangan yang berkeliaran di luar ruangan, Aleska menatap beberapa tamu penting yang hadir pada acara Bagas.


"Selamat malam dokter Aleska? " Sapa seorang wanita dengan pakaian sexy.


"Selamat malam juga dokter Mawar, apa kabar? " Sapa Aleska kemudian saling berpelukan.


"Saya baik bagimana dengan anda? "Ucap wanita bernama Mawar itu.


" Saya juga baik dokter, lama sekali kita tidak bertemu? Dokter Mawar kerja dimana sekarang? "Ucap Aleska.


Dokter Mawar tak lain adalah teman semasa kuliah Aleska semasa di Singapura, dia juga seorang dokter yang terbaik yang dimiliki oleh rumah sakit yang dulu mereka tempat bersama.


Kini wanita itu mentetap lama di Bali dan datang ke Jakarta hanya untuk datang ke acara ulang tahun Bagas.


" Siapa dia? "Ucap Mawar setelah lama berbincang dengan Aleska.


" Ah iya samapai lupa, kenal kan ini Arjuna tunangan saya dan Arjuna ini dokter Mawar teman saat aku masih di Singapura. "Ucap Aleska pada Arjuna.


Mereka asik berbicara sendiri tanpa menghiraukan keberadaan Arjuna yang bingung dengan kedua wanita yang bercerita dengan heboh nya itu.


" Halo saya Mawar wah sudah tunangan saja, saya tunggu kabar baiknya dokter Aleska dan pak Arjuna. "Ucap Mawar.


" Saya Arjuna senang berkenalan dengan dokter Mawar, segera nanti kita pasti kirim undangan itu ke tempat anda. "Ucap Arjuna.


" Saya tunggu kabar baiknya, oh iya dokter Aleska saya permisi dulu ada janji bersama pasien. "Ucap Mawar.

__ADS_1


" Kita baru saja bertemu,pesta juga belum usai.. "Ucap Aleska sedikit kecewa.


" Beri aku nomor ponsel mu, kapan kapan kita ketemu lagi.. "Ucap Mawar menyerah kan ponselnya pada Aleska.


Akhirnya mereka saling berpelukan lagi dan menatap punggung Mawar yang mulai menjauh dari nya dan keluar dari gedung pesta itu, Aleska merasa sedikit kecewa mereka sudah lama tak bertemu dan hanya bertemu beberapa menit saja.


" Sudah tak masalah sayang, dia menghubungi mu lagi. Ayo masuk kita temui Bagas dulu. "Ucap Arjuna menggandeng tangan Aleska.


Mereka berdua beberapa kali berhenti dan bersalaman dengan tamu undangan yang merupakan rekan bisnis Arjuna dan juga salah satu pasien Aleska.


" Kalian telah datang nya kalian tau Pak Bagas baru saja melamar kekasihnya, yang merupakan sekretaris pribadi nya. "Ucap seorang tamu undangan pada Arjuna.


" Benarkah? Maksudnya Gresia sekretaris pribadi Bagas.. "Ucap Arjuna tak percaya.


" Iya Pak Arjuna, mereka ada dimeja sebelah sana anda harus menemuinya dan memberikan ucapan selamat. "Timpal nya.


" Ah iya sebaiknya saya dan dokter Aleska segera kesana, sampai jumpa pak Rekas. "Ucap Arjuna berlalu.


" Selamat malam Pak Bagas. "Sapa Arjuna.


Bagas seketika menoleh kearah suara yang menyapa dirinya, kemudian berdiri dan tersenyum pada Arjuna dan Aleska.


" Selamat malam juga pak Arjuna, saya pikir anda tidak datang? "Seru Bagas sopan.


"Tentu saja saya akan datang, sekali lagi selamat ulang tahun berjaya selalu. " Ucap Arjuna.


Mereka berbincang bersama dengan rekan bisnis mereka sedangkan Aleska mengobrol berdua dengan Gresia, berbincang tentu kesehatan Andre yang mulai menurun sejak kematian dua orang yang begitu berharga dimata nya.

__ADS_1


"Ayah sudah tak seceria dulu lagi dok, lebih sering diam melamun didalam kamar. Dia selalu menyuruh ku untuk segera menikah agar dia bisa menjadi wali ku nanti.. " Ucap Gresia sendu.


"Bukankah Bagas sudah melamar mu itu berarti kamu bisa mewujudkan impian pak Andre Gresia.. " Seru Aleska.


Gresia hanya tersenyum mendegar ucapan Aleska tentang lamaran Bagas terhadap dirinya beberapa menit yang lalu, entah lah seperti ada yang mengganjal di pikiran nya tentang semua itu.


"Gresia.. Kenapa kau melamun? " Ucap Aleska menatap gadis itu yang terdiam.


"Haa emzz tidak apa dokter.. " Ucap Gresia gugup.


"Ada yang ingin aku bicarakan padamu. " Gumam Aleska.


"Tentang apa dokter? " Ucap Gresia serius.


"Begini Gresia mungkin ini akan membuat mu sedikit terkejut tapi saya harap anda bisa menerima nya. " Ucap Aleska.


"Maksudnya apa ya dok? " Ucap Gresia semakin bingung dengan ucapan Aleska.


"Aku mau berii tahu kamu bahwa kematian Ayumna itu sudah direncanakan bukan karena perampokan atau apa pun itu, kami pihak kedokteran dan rumah sakit sudah menyelidiki semua bukti itu Gresia. Dan kamu tahu kami juga sudah mengetahui identitas sang pelaku. " Jelas Aleska yang membuat Gresia diam membeku.


"Maksudnya adik ku memang sengaja dilenyapkan dan kalian melakukan identifikasi tanpa memberi tahu kamu selaku keluarga korban? " Ucap Gresia terkejut.


"Kami ingin memberi tahu tapi saat itu keadaan pak Andre sedang tidak baik Gresia, bagaimana jika kami memberi tahu semua itu ketika ayah sedang tidak baik baik saja maka akan berakibat fatal. " Ucap Aleska.


"Aku mohon mengerti lah ini semua untuk kebaikan ayahmu, kami juga sudah mengetahui siapa dibalik kematian Ayumna. Walaupun itu akan membuat mu lebih terkejut lagi! " Timpal Aleska.


Gresia hanya terdiam air matanya mengalir begitu derasnya saat mengetahui keberadaan tentang adiknya, dia cukup terkejut hingga tidak bisa berkata apa pun lagi saat itu.

__ADS_1


"Aku tidak mengerti dokter apa yang harus aku lakukan, aku masih syok dengan semua ini. " Ucap Gresia.


"Dengarkan aku Gresia besok aku ingin kau hadir di rumah sakit aku akan memberi tahu mu siapa dibalik kematian adikmu itu, jangan bicarakan masalah ini pada ayah mu itu akan memperburuk kesehatan nya. " Ucap Aleska memeluk Gresia.


__ADS_2