JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU
Air Terjun


__ADS_3

Aleska memandang takjub pemandangan didepan matanya yang menunjukkan sebuah air terjun kecil yang sangat indah, airnya begitu jernih dan bersih. Mereka semua turun menuju air terjun itu dengan semangat.


"Ayoo Aleska jangan bengong aja, yuk mandi disono noh... " Gumam Laras semangat.


Aleska dengan semangat kemudian mengikuti sahabatnya itu menuju air terjun dimana semua teman teman nya sudah berada itu sana, bebatuan besar yang sangat indah ditambah lagi pemandangan alam yang masih sangat asri.


Aleska memilih duduk diatas baru besar di air terjun itu sembari memandang teman teman nya sedang berjalan air dengan gembira, saad duduk dan menikmati pemandangan tiba tiba Juna mendekati dirinya.


"Kenapa tidak ikut turun, airnya begitu segar. " Gumam Juna sembari duduk di samping Aleska.


Aleska tersenyum memandang Juna yang duduk di samping dirinya.


"Gak ah lagi pula kalau nyemplung terus pulang mau basah basahan apa, kamu sendiri gak ikut.. " Ucap Aleska.


"Gak lah ada bidadari yang menyendiri dari pada nanti diambil orang mending tak temenin aja ha ha ha. " Ucap Juna.


Aleska terkekeh mendegar ucapan yang dilontarkan Juna padanya, ekor mata Aleska melihat Kenan yang sedang memperhatikan dirinya dan Juna membuat Aleska tidak nyaman.


"Sebenarnya tuh guru kenapa sih, suka apa gimana ma gue perasaan sering banget memperhatikan terus. " Batin Aleska.


Juna sedang memotret para sahabat nya yang sedang bermain air sesekali Juna juga memotret Aleska tanpa disadari dirinya.


"Aleska senyum dikit dong. " Gumam Juna sembari mengarahkan kamera pada dirinya.

__ADS_1


Aleska tersenyum memandang kamera yang tertuju pada mereka berdua, sesekali Juna berpose sedang menatap Aleska dan hasilnya sangat lah bagus.


"Lihatlah kau begitu cantik... " Gumam Aleska.


"Tentu saja karena yang memotret adalah orang yang jenius tau saatnya mencuri poto seseorang. " Ucap Aleska sembari tertawa.


Mereka nampak tertawa dan sangat serasi seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta, mereka duduk berdua sembari mengobrol bayak hal.


Kenan melihat Aleska dan Juna menjadi sedikit kesal mereka begitu terlihat sangat akrab, Kenan pun heran ada apa dengan dirinya sebenarnya kenapa dia merasa kesal saad Aleska berdekatan dengan laki laki lain.


"Boleh aku bicara sesuatu? " Ucap Juna ragu.


Aleska melihat tatapan mata Juna kemudian ikut menjadi salting entah apa yang akan dibicarakan Juna pada Aleska.


"Sebenarnya ak.. u.. aku menyukai mu sejak pertama kali kita bertemu di kelas 11,jika kau berkenan aku ingin menjadi bagian dari hidup mu. " Ucap Juna sembari menatap Aleska dalam.


Aleska terkejut dengan ucapan Juna dia tidak menyala jika Juna akan seberani itu menyatakan cinta pada Aleska, Aleska menjadi bingung harus menjawab pertanyaan dari Juna.


Dia bingung apa dia harus bilang tidak tapi apa alasannya, jika dia bilang iyaa lantas apa bagian jika masa lalunya datang kembali. Aleska terdiam menatap air yang mengalir jerni dibawa kakinya.


"Aku tidak meminta jawaban sekarang Aleska, kau jangan tegang begitu.. " Sahut Juna memecah keheningan diantara mereka.


"Aku akan menjawab nya nanti Juna untuk saad ini aku tidak bisa menjawab nya, maaf. " Gumam Aleska tertunduk.

__ADS_1


"Santai saja kita nikmat alurnya saja, toh setiap rintangan pasti ada kemudahan. " Balas Juna.


Aleska tersenyum menatap laki-laki yang menyukai dirinya itu, terlihat jelas ada kekecewaan di mata hitam legam nya itu namun dia berusaha untuk tidak memperlihatkan itu pada sang pujaan hati.


Hening terjadi diantara mereka kini tidak ada suara diantara mereka, kecanggungan begitu menguasai keadaan mereka kini. Saad itu tiba-tiba Laras menghampiri Aleska dan mengajak dirinya untuk turun ke dalam air.


"Ayo Aleska turun lah dari pada kalian pacaran aja disini, ayoooo... " Ajak Laras sembari mengeret tangan Aleska.


"Gak gak aku gak mau, lagian ogah banget pulang pakai baju basah. " Tolak Aleska sembari memegang tangan Juna.


Juna nampak tersenyum saad Aleska memegang tangan nya.


"Sudah Laras kau ini mengganggu saja sih, dah sono sono... " Usir Juna pada Laras.


Laras kemudian berlalu sembari mengejek mereka berdua yang sedang memadu kasih.


"Anak itu benar benar deh.. " Ucap Aleska.


Akhirnya keheningan itu hilang begitu saja diantara mereka, Aleska bertanya bayak hal tentang Juna karena dulu dia juga pernah menyukai pria tampan itu sebelum mereka berpisah kelas.


Kini cintanya terbalas namun dia binggung a


harus apa karena cinta dimasa lalunya mungkin saja akan kembali padanya walaupun entah kapan itu akan terjadi, Aleska masih menunggu Kenan kembali pada dirinya.

__ADS_1


"Kembali lah Kenan jika kau tidak kembali maaf aku pun tidak bisa terus menunggu dirimu kembali, aku akan melanjutkan hidup ku sendiri. " Batin Aleska menerawang jauh pemikiran nya.


__ADS_2