Jodoh Yang Tertunda

Jodoh Yang Tertunda
fitnah


__ADS_3

pulang dari rumah EMI hati Fifi kembali berbunga bunga walaupun mata sedikit sembab Krn menangis , namun tidak dengan mama Fifi yang terlihat marah dan sedih karena barusan dapat telpon dari seseorang


mama Fifi mendapat telepon dari Ela yang awalnya mencari Fifi tapi Fifi tidak di rumah jadi Ela berbicara pada mama Fifi


Ela berbohong klo Iyya sedang hamil anak Aan agar mama Fifi tidak merestui hubungan Fifi dan Aan


sesampai Fifi dirumah mamanya langsung menghampiri anaknya


" fi knp matamu sembab habis nangis yah " tanya mama Fifi


" klo kamu ada masalah coba cerita sama mama ,mama siap mendengar nya nak " sambung mama Fifi


" ma aku enggak papa kok ,emang tadi ada sedikit masalah tapi udah clear kok ,tadi aku ketemu kak Aan dirumah EMI " ucap Fifi


" tapi nak apa kamu percaya klo Aan tidak melakukan itu " tanya mama Fifi


" maksud mama ..... melakukan apa " Fifi tidak mengerti apa yg diucapkan mama nya


" gini nak tadi ada yang nelpon cari kamu namanya Ela dan tadi dia bilang ke mama klo dia lagi hamil anak Aan ...." mama pun menceritakan apa yang dikatakan Ela padanya


"apa ma .. hamil itu Ndak mungkin ma itu fitnah ma kak Aan tidak mungkin melakukan hal itu " Fifi meyakinkan mama nya

__ADS_1


"baik lah nak klo begitu dimana Aan panggil dia mama mau bicara sama dia" pinta mama


" dia ada dirumah nya katanya dia libur satu Minggu ntar aja mah aku telpon dia aku sekarang mau istirahat dan mama nggak usah pikirkan tentang Ela dia itu pembohong ma " ucap Fifi sambil melangkah menuju kamar nya , dia pun merebahkan tubuhnya diatas kasur dan tertidur pulas


sore harinya Fifi terbangun dan langsung ke kamar mandi setelah mandi dia pun melangkah keluar kamar dan bermaksud menelpon Aan supaya datang nanti malam menjelaskan ke mama nya


" hello assalamualaikum ada kak Aan " ucap Fifi ditelpon


" waalaikum salam ini kak Fifi yah ,aku Wati kak tadi kak Aan buru buru berangkat katanya ada keperluan mendesak " ucap Wati


"lho kenapa dia tidak telpon aku dulu sih " tanya Fifi


" ya udah klo gitu udah dulu yah ti , assalamualaikum "


"waalaikum salam "


Fifi pun menutup telepon dan tiba-tiba dr belakang mamanya datang dan berbicara


"Aan nggak jadi datang yah " tanya mama


" Iyya ma kata Wati dia udah berangkat " jawab Fifi

__ADS_1


" sudahlah nak tidak usah kau menunggu dia lagi ,sudah cukup waktu mu terbuang hanya untuk menanti orang yang nggak akan datang nak " ucap mama sambil membelai rambut Fifi


" tapi ma aku yakin kak Aan tidak bohong ma " ucap Fifi


"setelah dia membohongi mu klo dia libur satu Minggu dan tanpa pamit padamu dia pergi apa kau masih percaya padanya , pikir baik baik nak gimana klo yang dikatakan Ela itu benar , gimana nasib mu nanti nak , sudahlah lupakan dia buka hatimu untuk orang lain " bujuk mama


mendengar hal itu Fifi tidak bisa membendung air matanya


" betul kata mama , gimana klo hal itu benar , gimana klo kak Aan selama ini bohong padaku ,dan seenaknya saja dia datang setelah setahun tanpa kabar dan pergi lagi tanpa pamit ..ahh kak Aan kenapa sikap mu berubah padaku " gumam Fifi


" menangis lah nak kuharap ini adalah tangis an terakhir mu untuk nya , berusaha lah untuk melupakan nya , buka hatimu nak untuk yang lain agar kau bahagia , tidak usah kau mengharapkan lelaki itu lagi ,dia bukan Aan yang kau kenal dulu ,dia sudah berubah nak "ucap mama Fifi


" tapi ma apa aku bisa melupakan dia ma ? " tanya Fifi


" waktu akan menyembuhkan sakit mu nak , berdoalah agar kau mendapat pendamping yang baik nantinya yang bisa menyembuhkan luka di hatimu " mama pun memberi motivasi pada Fifi agar bisa bangkit dan melupakan masa lalu nya bersama Aan


Fifi pun mulai bimbang kepercayaan nya pada Aan seketika goyah , harapan nya hidup bahagia bersama Aan hilang sudah , hatinya kembali hancur


"ya Allah masih bisakah aku menata hatiku kembali , bantulah aku ya Allah menghadapi ujian mu ini tunjukkan yang terbaik untuk ku"


doa fifi

__ADS_1


__ADS_2