Jodoh Yang Tertunda

Jodoh Yang Tertunda
kehadiran pihak ketiga


__ADS_3

setahun tanpa kabar dari Aan membuat Fifi mulai bertanya tanya , hingga suatu hari Aan pulang tanpa mengabari Fifi ,ia pulang TDK sendiri tp bersama 4 sahabatnya dan mereka pun menginap dirumah Aan


Ela sahabat Aan memaksa Aan ikut pulang kerumah Aan karena sejak lama Ela mencintai Aan tapi Aan slalu menolak nya dengan alasan sudah punya pacar , Aan masih mencintai Fifi dan hal itu membuat Ela benci sama Fifi sesampai di rumah Aan , Ela dan teman temannya disambut oleh ibu dan sepupu Aan yaitu Wati


" kak itu siapa kak " tanya wati pada Aan


"oh mereka teman teman ku ,kamu tidur sekamar yah sama Ela , aku dan yang lain dikamar aku " pinta Aan pada Wati sepupunya


" oh Iyya kak Ela sini masuk kamar aku , kenalin aku Wati sepupu kak Aan " ucap Wati ketika mereka sudah sampai dikamar nya


" aku Ela pacarnya Aan " ucap Ela yang membuat Wati kaget mendengar nya


" bukannya kak Aan pacarnya kak Fifi kapan mereka putus yah " tanya wati pada Ela


" mereka udah lama putus lama dan aku diajak Aan kesini karena ingin diperkenalkan pada ibu nya Aan " Ela mulai berbohong karena berharap kebohongan nya itu sampai pada Fifi


" ohh begitu , " ucap Wati bingung


" tidur yuk ti .... besok aku pagi pagi udah mau pulang ke kampung ku ,Aan juga ikut besok katanya mau kenalan sama orang tua ku " Ela dan Wati pun tertidur


dan di pagi hari Wati terbangun dan Ela sudah tidak ada disampingnya , Wati pun kekamar Aan namun disana juga sudah sepi nampak nya mereka sudah berangkat dan Wati pun pergi mandi karena ia ingin pergi membeli sesuatu di mini market


sesampai di mini market Wati bertemu Fifi


" hai kak Fifi apa kabar " ucap Wati


" baik ti ..oh yah apa ada kabar dari kak Aan ti" tanya fifi


" kak Aan tadi malam balik , tapi tadi pagi berangkat lagi " Jawab Wati


" lho kok tidak kabarin aku yah " Fifi bertanya lagi kepada Wati membuat Wati bingung

__ADS_1


" lho bukan nya kakak udah putus sama kak Aan " ucap Wati bingung


" putus ...kapan ti ? perasaan kak Aan tidak pernah putusin kakak " Fifi pun mulai bingung


" itu kemarin kak Aan bawa teman cewek namanya Ela dan Ela bilang ke saya klo dia pacar kak Aan dan kemarin kak Ela katanya diajak kerumah utk di perkenalkan sama ibunya kak Aan dan sekarang kak Aan ngantar kak Ela pulang dan berkenalan sama orang tua nya kak Ela dan kata kak Ela kak Fifi udah putus sama kak Aan " Wati pun menceritakan tentang Ela


mendengar cerita Wati ,Fifi pun tak mampu membendung air matanya dan Wati pun memeluk Fifi memberinya kekuatan dgn membelai rambut fifi


" ti ... kenapa kak Aan tidak pernah mengatakan nya ti ... knp ia memutuskan secara sepihak ti ...knp dengan mudahnya ia berpaling dari ku ti .." ucap Fifi sambil menangis dipelukan Wati


" kak tidak usah menangis kak , semuanya belum jelas aku baru mendengar dari satu orang dan nanti aku akan tanya sama kak Aan ,bisa saja kan kak Ela itu bohong sama aku buktinya kak Aan belum memutuskan kakak ,udah yah kak , nanti aku suruh kak Aan menghubungi kakak " ucap Wati sambil melepas pelukan Fifi


mereka pun pulang kerumah masing masing dan sampai dirumah Wati melihat Aan sedang duduk diteras dan menghampiri aan


" lho kak bukan nya kak Aan pergi mengantar kak Ela kekampung nya kok sekarang udah balik " tanya wati kepada Aan


"aku hanya mengantar sampai terminal ,lagi pula untuk apa aku ke kampung nya " jawab Aan


mendengar cerita Wati ,Aan langsung marah kepada vwati


" ti ...kamu kok nggak tanya dulu sama aku semua yang dikatakan Ela itu bohong ti ...akhh dan kenapa juga kamu langsung cerita sih pada Fifi " ucap Aan yg mulai geram dan Aan pun menelpon kerumah Fifi


" assalamualaikum ,bisa bicara sama Fifi " ucap Aan di telpon


"waalaikum salam Fifi nya nggak ada katanya kerumah teman nya" ucap mama Fifi


" ini aan Tante klo boleh tahu Fifi kerumah siapa yah " tanya Aan pada mama Fifi


" oh nak Aan Fifi kerumah EMI nak " jawab mama Fifi


" oh terimakasih Tante saya susul Fifi dulu " ucap Aan sambil menutup telepon dan melangkah ke keluar menaiki sepeda motor nya dan menyusul Fifi kerumah EMI

__ADS_1


dan sesampai dirumah EMI ,Aan masuk dan bertemu EMI


" mi dimana Fifi "Aan bertanya sama EMI


" tuh dikamar sedang nangis , emang nya kamu apain dia sampai dia nangis begitu " tanya EMI


" cuma salah faham kok ,aku bisa masuk yah aku mau jelaskan padanya " ucap Aan


"iya sana masuk " EMI pun membukakan pintu kamarnya


Aan pun masuk dan melihat Fifi yang sdg berbaring diranjang membelakangi pintu sambil menangis tersedu sedu , melihat hal itu Aan langsung berbaring dekat Fifi sambil memeluk tubuh Fifi dari belakang


Fifi langsung kaget merasa ada yg memeluk nya ia berusaha melepas tapi kekuatan nya tidak sebanding dengan kekuatan Aan


" fi ini aku .. fi aku rindu kamu sayang " ucap Aan ditelinga Fifi


" kak Aan " tanya Fifi tidak percaya


" ehmm ini aku sayang .. sudah tidak usah menangis lagi semua yang kau dengar itu bohong ,Ela itu bohong sama Wati , memang Ela sudah lama suka sama aku tapi dihatiku hanya ada kamu sayang , percaya pada ku " bujuk Aan


" tapi kenapa selama ini kakak tidak menghubungi aku ?" tanya Fifi


" aku sibuk sayang "


" udah yah nangis nya , tunggu aku sebentar lagi sayang ,aku akan datang melamar kamu "bisik Aan ditelinga Fifi


" kak lepas dong pelukan nya ntar dilihat EMI lagi , " ucap Fifi


" ternyata enak yah klo peluk sambil baring begini , rasanya Ndak sabar aku ingin menjadi kan mu istri ku " ucap Aan sambil mencium bibir Fifi


sesaat bibir mereka saling bertaut , melepas kerinduan mereka

__ADS_1


__ADS_2