
bel tanda istirahat pun berbunyi
"oke berhubung bel udah bunyi maka acara perkenalan sampai disini , untuk besok akan diadakan orientasi dan hari Sabtu akan diadakan acara ekskul persami yang berminat ikut silahkan daftar ke kak Aan Krn dia ketua ranting disekolah kita , klo gitu semua boleh istirahat assalamualaikum warahmatullahi wa barakatu "
" waalaikum salam warahmatullahi wa barakatu" mereka menjawab salam Ichsan dan keluar satu per satu kearah kantin
di kantin sekolah Fifi ,EMI ,Ina dan ena duduk bersama sambil menikmati jajanan mereka
"fi ..mau ikut persami kan " tanya EMI
"nggak tahu nih ,mau tanya bokap dulu mudah mudahan dikasi ijin " jawab Fifi
"ikut dong fi nggak seru klo nggak ada kamu " pinta ena karena iya tahu klo Fifi punya bakat yg bisa ditonjolkan diacara itu
" eh fi ... kak Aan ganteng banget yah dari tadi aku liat dia lirik kamu terus kayaknya naksir sama kamu dan juga kak Ichsan dari tadi goda goda kamu terus " ucap Ina
" na ...kak Ichsan tuh bukan tipe aku " jelas Fifi
" klo kak Aan tipe kamu kan " tanya Ina
__ADS_1
" sedikit " jawab Fifi sambil senyum mengingat td dia salah tingkah melihat Aan yg terus menatapnya
" ihh ada yg senyum senyum ,jangan jangan kamu llagi jatuh cinta fi " Ina menggoda Fifi
" enggak ahh baru juga tadi kenal kok langsung jatuh cinta ada ada aja sih kamu na" Fifi mengelak
"klo gitu ikut persami yuk supaya bisa lebih kenal sama kak Aan" usul ena
bel pun berbunyi tanda waktu istirahat sudah habis para siswa pun masuk kelas masing masing
sampai dikelas Fifi melihat tas dan buku bukunya berantakan
"eeh siapa nih yang berantakin tas ku " Fifi mulai kesal
Fifi pun memeriksa tasnya namun semua barang nya masih ada " enggak ada yang hilang hanya berantakan aja ,tapi eh tunggu kayaknya ada yang baru nulis dibuku ku nih ". Fifi pun mulai membaca tulisan di bukunya
TO FIFI
TATAPAN MU TELAH MENCURI HATIKU, KETENANGAN KU TERUSIK AKAN KEHADIRAN MU ,IJINKAN AKU MENGENAL DAN MENYAYANGI MU
__ADS_1
FROM AAN
" wow kak Aan sweet banget "" Ina yang ikut membaca pun berteriak hingga semua mata memandang nya
" hus hus na... apa apaan sih kamu lihat semua orang menatap kita " dengan buru buru Fifi lalu merobek kertas itu dan membuang nya ke jendela
tanpa mereka sadari dari balik jendela seseorang yang menulis di kertas itu melihat kelakuan Fifi dan merasa kecewa akan tindakan Fifi merobek kertas itu
Aan merasa sikap Fifi itu adalah tanda penolakan , tiba tiba jo , Ichsan dan juga Arsyad menghampiri nya dan Melihat Aan yg sedang galau
"hai bro kok mukanya begitu LG berantem yah sama Yeni " Jo mencoba menebak
"enggak ... aku ditolak fifi" Aan terus terang kepada sahabat nya " wah garcep juga kamu bro baru juga tadi melihat nya ,emang kamu udah ngomong sama dia " tanya Ichsan
" tadi aku udah nulis di buku nya tapi kayaknya dia kurang senang langsung dirobek dan dibuang ,pada hal itu isi hatiku ,bukan itu namanya penolakan " Aan pun curhat pada sahabatnya
" wah Cemen kamu bro baru gitu aja udah nyerah klo kamu emang cinta sama dia kita bertiga bisa mundur kok dari taruhan ini karena ini udah menyangkut masalah hati tapi kita bisa dukung kamu kok karena barusan aku liat kamu sampai galau begini " Arsyad pun angkat bicara
" yah kalian kan tahu klo aku nggak pernah ditolak malah selama ini cewek yang kejar kejar aku, tapi ini beda bro " ucap Aan
__ADS_1
" oke kita akan mundur dr taruhan dan kita akan bantu kamu mendapatkan hati tu cewek " ucap Jo menghibur sahabatnya
" tapi aku malu takut di tolak lagi biar deh aku mundur dari pada hatiku lebih sakit nantinya " ucap Aan sambil melangkah pergi meninggalkan sahabat sahabat nya