Kau Akan Menyesal

Kau Akan Menyesal
Terkesan


__ADS_3

Di pantai Bali ini lah kisah dan terkesan bagi Mita, disini adlah babak baru dari kehidupannya, semoga kedepannya kehidupan lebih indah dan tak ada rintagan lagi.


Dia cukup menderita 3 tahun dia menderita di tekan bawah Mertua dan suaminya, uang tak pernah di pegang, jangan kan buat perawatan buat susu anak aja dia harus mencuci di rumah tetangga.


Makan sehari-hari daun singkong, daun kates, bayam yang di tanam perkarangan belakang dan kadang-kadang cari rebung ke pinggir sungai, apa Mas Ariya tau dengan kisahnya, dia tau tapi dia pura-pura buta dan tuli ketika Ibunya mencaci maki istrinya.


Mertuanya bilang wanita Jagan lemah, dia di buat jadi pembantu, di buat tak pernah melihat uang dia tetap menerima karena itu bakti seorang istri, tapi dia tak bisa terima ketika Ariya membawa wanita ke hadapannya.


"Sayang kamu kenapa melamun?" tanya Rian.


"Mas, apa kamu tak akan meninggal kan aku dan pergi ke wanita lain?tanya Mita Balik.


"Mas janji sayang, tak akan ad wanita lain di hati mas, dan mas janji tak akan membuat mu menderita," kata Rian.


"Terimakasih mas, aku tak inggin kisah masalalu terulang lagi," kata Mita.


"Aku bukan Ariya yang tega membuang batu berlian demi kerikil," kata Rian tegas.


"Iya mas," kata Mita.


"Vanya adalah gadis pengoda, pernah dia kekantor buat menganjukan perpopal kerjasama, tapi kelakuannya sangat bejat dia mengoda ku, dan membawa aku melakukan," kata Rian.


"Apa mas menikamati," kata Mita.


"Tidak malah aku jijik," kata Rian.


"Dia pun naik jabatan karena dia selingkuhan bosnya," kata Rian lagi.


"Jadi Vanya menjual diri karena jabatan," kata Mita.


"Iya," kata Rian dinggin.


"Aku gak yakin mas bisa melewati tubuh mulus Vanya," kata Mita.


"Biar mulus kalau gadis pengoda ," kata Rian.


"Aku kira jabatan Vanya yang melunjak adalah kepintaran,tapi malah begini," kata Mita.

__ADS_1


"Sudah Jagan mengosip orang, yok ke hotel lebih baik kita bikin Ade buat mereka di rumah," kata Rian.


"Mesum," kata Mita.


"Mesum gini kamu suka kan," kata Rian.


"Mana ada ," kata Mita.


"Kamu cantik dan imut kalau malu gitu," kata Rian.


"Mas berhenti mengoda ku," kata Mita.


Mereka pun tiba di kamar hotel, Mita pun segra ke kamar mandi buat mandi.


30 menit kemudian Mita pun keluar dengan melilit handuk di tubuhnya, memamerkan daerah dada dan pahanya.


"Kamu mengoda aku sayang," kata Rian.


"Maaf sayang tadi aku lupa baju ganti," kata Mita.


Rian pun menarik Mita ke pelukanya.


"Yang, Mas pengen," kata Rian.


"Tapi mas, perkataan Mita terpotong karena Rian ******* bibirnya.


Terjadi lah yang di lakukan suami istri diatas rajang, penuh degan kenikmatan, dan peluh berjatuhan.


"Terimakasih sayang," kata Rian.


"Iya sayang udah kewajiban Ko istri memberikan nafkah batin," kata Mita.


Mita pun mandi dua kali akhirnya, karena kelelahan mereka berdua pun tertidur, bangun karena hari sudah malam.


"Mas bangun aku lapar," kata Mita.


"Kamu lapar sayang?" tanya Rian.

__ADS_1


"Iya-iya lah, kamu kan mengempurku habis-habisan ," kata Mita.


"Ya udah, mas pesan makan dulu," kata Rian.


"Risa pun turun buat mandi.


30 menit kemudian Mita keluar dari kamar mandi.


"Ayo sayang kita makan," kata Rian.


"Mas cuci muka dulu," kata Mita


"Oke sayang," kata Rian.


setelah mencuci muka Rian pun kemeja makan.


Mereka berdua pun menikmati makan dengan hikmat.


"Yang makan yang banyak, habis makan kita akan lembut membuat dede," katanRian.


"Mas, aku masih cape," kata Risa.


"Gak apa-apa sayang ," kata Rian.


"Mas, kamu mau anak laki-laki atau perempuan," kata Mita.


"Aku mau laki-laki sayang ," kata Rian.


g


"Kenapa harus begitu sayang, kata Risa.


"Kita udah dua punya princes, aku mau King lagi," kata Rian.


"Oh gitu alasanya," kata Risa.


"Iya sayang," kata Rian.

__ADS_1


"Mas terimakasih buat semua, mas," kata Risa.


__ADS_2