
" *Bunda tak pernah mengajar kan kau seperti ini," kata Mita.
"Bunda terus menjaga perasaan Ayah, apa dia pernah menjaga perasaan bunda gak pernah kan, malah dia menyakiti bunda dengan cara mendua kan bunda,"kata Aira.
"Bunda tau kalian semua sakit hati dengan perlakuan Ayah kalian, lebih sakit lagi bunda tak pernah mengajar kan kau untuk tidak menghormati Ayah mu," kata Mita.
"Bunda, dia bukan Ayah kami, sejak kami tau dia mendua dan meninggalkan kita," kata Ali.
"Ali," kata Anaya.
"Rasa hormat dan kasih sayang kami hilang bersama penghianat nya ," kata Ali tegas.
" Ali, Bunda tak pernah mengajar kan kalian dendam kan," kata Mita.
"Memang bunda, tapi hati kami tak bisa di ajak kompromi," kata Ali.
"Bawa dan ajak Ayah kalian makan, karena dia adalah Ayah kalian," kata Mita.
"Iya," kata Aira.
"Rian, sini duduk makan bersama kami," kata Oma.
"Kalau aku jangan kan di ajak makan, melihat wajah nya pun tak Sudi," kata Lisa.
"Lisa, cukup dia adalah kakak mu juga," kata Oma Meli.
"Mamah, boleh Dahlia ikut makan juga," kata Dahlia.
"Maaf kami tak mengenal anda," kata Aira.
"Mas, aku ini istri mu juga,' kata Dahlia merengek.
" Hati ini sakit, mendengar wanita lain menyebutkan dirinya istri dari suami mu .
"Kau pergi sana lah Delman gak tau apa kacau selera makan aja," kata Aira.
"Tau ni, nenek lampir," kata Lisa.
"Ipar jangan macam tu,," kata Dahlia.
"Siapa yang mau jadi ipar mu, tak Sudi lah aku," kata Lisa.
"Tante, terima lah ipar Tante yang cantik dan antik ini," kata Aira.
" Ogah aku, macam ni ipar di kira aku ngajak ondel-ondel berjalan," kata Lisa.
"Dia tu bukan ondel -ondel lagi tapi, Gorila," kata Hesti.
"Eh, kamu jangan banyak bacot," kata Dahlia.
"Apa kamu berani sama aku, sini kamu wanita ular," kata Hesti.
"kamu yang wanita ular," kata Hesti.
"Eh ondel-ondel ,Delman, Kukang, jaga sikap lah ini rumah ku," kata Aira.
__ADS_1
"Tapi aku kan ibu mu juga,'" kata Dahlia.
"Kepedean luo, Aku ini anak nya bunda yang cantik, bukan kaya luo yang kaya ondel-ondel," kata Aira.
"Aku rasa dia ada kembar nya yang cantik," kata Lisa.
"Siapa tan?" tanya Aira.
"Rahasia," kata Lisa.
"Dahlia merasa bangga karena di bilang cantik.
"Siapa Tan kembaran," kata Ali.
"Ada yang sering masuk tv," kata Lisa.
"Bertambah pede nya Dahlia mendengar dia mirip dengan Bintang Film di tv.
" Siapa sic kembaran Lis, yang masuk tv?" tanya Hesti.
"Kalian memaksa akan aku katakan," kata Lisa.
"Siapa Tante cepatan," kata Aira dan Ali bersamaan.
"Pameran ya adalah mongkey di Film Dora itu sama di kebun binatang di Ancol," kata Lisa.
semua orang terbahak-bahak mendengar perkataan Lisa.
"Tadi sudah bahagia mendengar pujian Lisa, sekarang terjatuh lagi.
" Kalian, tak punya hati," kata Dahlia .
"Jangan harap aku akan berhenti disini," kata Dahlia.
"Kamu mau pergi dari hadapan ku, atau keluar dari rumah ku," kata Aira tegas.
"Dahlia pun terdiam.
"Aku tak habis pikir dimana kah kau menyimpan malu mu," kata Herman.
"Di kantong baju, atau di Empang om," kata Aira.
"Jangan-jangan di simpan di dalam kulkas," kata Lisa.
"Benar tu Tan, kaya otaknya udah beku tak tau mana lelaki yang sudah bersuami atau belum," kata Aira.
"Awas Tan, hati- hati jangan suruh dia bikin air atau apa nanti om Herman bisa tergoda dan jatuh ke pelukan nya, makanya aku dan opa selalu minum air Aqua kemasan botol," kata Aira.
"Gak main lah dapat lelaki dengan pelet," akta Hesti.
"Makanya jauh beda dengan Bunda ku dulu dapat Ayah karena cinta bukan di paksakan ,"kata Aira.
"Kalian jangan menuduh ku," kata Dahlia.
" Bukan menuduh, tapi piling saja," kata Aira, sebenarnya dia sudah tau semua kare Cctv dia mendengar pembicaraan Ibu dan anak itu.
__ADS_1
fabeck on.
"Aku udah tak tak Mah," kata Dahlia.
"Sabar lah dulu sampai kita dapat surat rumah, mobil dan perhiasan kita, baru lah kita tendang mereka, termasuk Rian," kata Denia.
"Kita seharusnya tinggal nyaman di rumah ini mah, tanpa ada penggalang nya," kata Dahlia.
"Dulu aku sampai kasih jampe- jampe- di minuman nya Rian karena aku tau dia orang kaya, tapi sekarang sudah miskin buat apa di pertahankan," kata Denia.
" Aku dulu menikah dengan nya, karena aku butuh seorang Ayah buat anak ku," kata Dahlia..
"Makanya kau sabar sedikit," kata Denia.
Fabeck off.
Setelah tau semua dia pun melarang Omanya buat minum apa yang mereka buat dan air putih mereka pun mini Aqua botol.
" Ayah maaf kan Bunda yang tak bisa mendidik anak-anak ," kata Mita.
"Harusnya Ayah yang minta maaf karena membuat kalian semua dalam penderita," kata Rian.
"Bunda sudah memaafkan semua Ayah, tapi bila di madu, maaf bunda tak bisa ," kata Mita.
"Tapi aku tak bisa meninggalkan dia karena dia mengadung anak ku," kata Rian.
"Iya kalau tu anak Ayah, kalau anak haram butuh pengakuan aja," kata Aira.
"Pakkk tamparan mendarat di pipi mulus Aira.
"Ayah, 3 kali kau menampar ku sudah, 3 kalau kau membuat luka yang semakin dalam ," kata Aira.
"Ya dia adalah Rian yang menampar muka Anaknya demi membela istri barunya.
"Maaf kan Ayah nak," kata Rian.
"Tak akan ada maaf bagi mu, dan aku pastikan kau akan menyesal di kemudian hari, karena anak pelakor itu bukan anak Ayah, tapi jangan lah cari kami jika suatu nanti perkataan ku benar," kata Aira.
"Ai, Bunda tak pernah mengajar kamu untuk bicara kasar dan meninggi suara mu di depan orang tua," kata Bunda.
"Kamu selamat ada bunda membela mu, tapi nanti kau rasa kan hukuman mu," kata Aira .
"Semua orang terdiam, Aira benar-benar marah.
"Aira kuat dan bersabar lah ingat, ada Tuhan yang selalu mencatat tingkat laku kita di dunia ," kata Bunda Mita.
"Bun, terbuat dari apa kah hati mu, sehingga kau mau menerima Ayah yang jelas sudah menyakiti mu," kata Ali.
"Hati ku, terbuat dari daging juga anak ku, tapi aku tau Allah aja maha pengampun dan penyayang, apa lagi bunda manusia banyak kesalahan tak sempurna," kata Bunda Mita.
"Ingat, Natalan mau tiba kan," kata Mita lagi.
"Apa masalah nya Natal dan memaaaf kan Bunda ?" tanya Ali.
"Karena Bulan Natal adalah bulan penuh pengampunan dan saling memaafkan bagi umat Kristiani," kata Bunda .
__ADS_1
"Tapi gimana kalau hati ada dendam," akta Ali.
"Berarti hati mu belum bersih," kata Bunda Mita*.