Kau Akan Menyesal

Kau Akan Menyesal
Jadi idola


__ADS_3

"Selamat, akhirnya aku bisa mengalih pembicaraan," ***batin Herman.


"De, kamu bekerja yang giat ya dan jangan memandang orang karena fisik dan uang aja, tapi Padang dengan hati nurani mu," nasehat Hesti.


"Iya ka, akan aku inggat," kata Herman.


Satu jam kemudian Herman pun berangkat ke rumah sakit, Batang tarung Kecematan Kapuas tengah. Di setiap jalan menuju ruangnya, semua orang tercengang memandang wajah tampannya, banyak orang yang tak tau bahwa dia putra daerah, karena dia jarang keluar rumah.


"Waau keren," kata pengunjung.


"Eh liat siapa tuh, keren bingit," kata Suster penjaga respesionis.


"Iya keren tapi sayang mukanya kaku," kata suster yang satunya lagi.


"Gak masalah yang penting tampan," kata yang satunya lagi.


"Ya terserah kamu siapa tau dia ada kekasih atau tunangan ," kata yang satunya lagi.


"Gak masalah sebelum janur kuning melengkung," kata suster yang rambutnya sebahu.


"Terserah kamu aja de," kata yang pajang rambutnya.


"Aku harus mendapatkan nya," batin gadis itu.


Di ruangan sepisalis jantung itu lah ruang Herman sekarang menganti dokter tua yang sudah pensiun.


" Tuhan berkat dan beri aku ke kuatan untuk menghadapi cobaan dan lindungi lah aku, Sergai ih jalan aku," batin Herman.


"Dok, hari ini kita kunjungan paisen," kata Suster Heni.


"Jam berapa," kata Herman tegas dan dingin.


"Jam 9 dok," kata Heni.


"Setengah jam lagi," kata Dokter Herman.


"Iya dok," kata Suster Heni.


"Paisen yang datang ke poli jantung pun banyak dari kalangan tua dan anak muda. banyak yang di buat-buat penyakitnya supaya bisa bertemu dengan dokter ganteng.


"Hari ini Rallisa mengantar Ibunya Mita, karena tadi tiba -tiba jatuh, Mita yang takut Jantung Ibu nya kumat pun menyuruh adik iparnya yang mengantar karena Ayah nya ada kerepotan dan dia ada halangan juga. Padahal ini akal-akalan Mita dan Hesti , agar kedua mahluk itu bertemu.


Di lain tempat dua anak manusia mengosip dengan seru di kamar pribadi diatas cafe.


"Mita, tadi pagi Herman tiba-tiba mengatakan dia jatuh cinta, pas di tanya lagi dia mengelak," kata Hesti.


"Malam tadi Rallisa juga mengatakan itu Hes, aku tau sekarang mereka berdua mulai jatuh cinta," kata Mita.

__ADS_1


"Iya seiring nya jalan maka teruma nya Herman pasti akan Hilang," kata Hesti.


"Begitu juga Rallisa dia tak akan takut lagi sama namanya lelaki dan mulai menyadari ada yang tulus mencintai," kata Mita.


"Benar-benar ," kata Hesti.


Herman memiliki teruma yang berat bila dekat dengan gadis yang terlalu menor dan ****.


Facbak on


Dulu waktu Herman berumur 13 tahun dia pernah bertemu dengan guru nya hiper ***, dandan gurunya menor dan ****, Herman kalau pulang sekolah selalu di paksa dan di cambuk bila tak menurut keinginannya. Dia akan marah besar bila Herman dan kedua temannya tak menurut apa yang diingin kan dan menjadi apa.


Suatu saat Herman pulang sekolah, de kenapa kamu pulang telat?" tanya Hesti.


"Gak apa-apa kok ka, ada pelajaran tambahan di sekolah," kata Herman.


"Udah sana ganti baju mu dan cepat makan ," kata Hesti.


"Ya ka," kata Herman.


Setelah selesai menganti baju, Herman pun pergi keruang makan untuk makan.


"Ka," kata Herman.


"Iya de?" tanya Hesti.


"Belum de, emang kenapa?" tanya Hesti balik.


"Gak kok ka cuma kangen aja," kata Herman.


"Iya de," kata Hesti .


Tiba-tiba Herman meringis kesakitan pada pundaknya.


"Kenapa de?" tanya Hesti.


"Gak kok ka, Herman kecapean aja," kata Herman.


Dari kecil Herman sering di idolakan karena ketampanan dan keramahannya.


"Ka, Herman ke kamar dulu ya," kata Herman .


"Iya de," kata Hesti.


Herman pun kekamarnya dan tiduran di kasurnya, dia pun mengigat kejadian di sekolah tadi siang.


"Herman, kamu harus melayani aku,' kata Bu Ambar.

__ADS_1


"Maaf Bu aku harus pulang cepat," kata Herman.


"Berani nya kau Herman melanggar perintah aku," kata Bu Ambar.


"Tapi Bu ," kata Herman.


"Tak ada tapian," kata Bu Ambar menarik tubuh Herman kegudang belakang sekolah.


Setelah sampai dia pun melempar Herman ke lantai itu.


"Kau harus merasakan ini sayang," kata Bu Ambar memegang cambuk.


"Jangan Bu, aku mohon," kata Herman.


Bu Ambar pun mula mencambuk tubuh Herman, dan menjilat lukanya .


"Menjijikan tubuh aku ini sudah," kata Herman.


"Aku mau kamu layani Beby ,"kata Bu Ambar.


Herman cuma bisa diam, ketika Bu Ambar meluncut seluruh baju dari tubuhnya.


"Bu aku mohon," kata Herman.


"Diam dan nikmati aja Beby ," kata Bu Ambar.


Herman cuma bisa menangis saja tak bisa melawan. Tubuhnya merasa di cabik-cabik karena bekas cambuk dan *********** terasa terpotong Karena harus melayani tubuh Bu Ambar.


"Aku benci dengan wanita yang cantik, **** dan menor," batin Herman.


"Kau harus ingat Beby, tubuh mu milik aku , jangan coba-coba kau mengadu ke orang lain, jika kau berani maka tubuh cantik kakak mu akan tercabik-cabik di perkosa orang-orang aku," kata Bu Ambar.


"Baik Bu" kata Herman.


Karena itu Herman tak pernah mengatakan ke orang lain kalau dia di lecehkan dan di siksa, dia tetap diam karena dia tak ingin kakaknya menjadi korban.


"Maaf kan aku ka, aku tak ingin bercerita karena aku tak ingin melihat kakak tersiksa, cukup aku yang tersakiti ," batin Herman.


3 tahun lebih Herman di perlakukan seperti hewan, di siksa dan di lecehkan.


Aku akan mengobati luka mu dan biarkan aku merasakan sakit mu


Rallisa Kristiana Wijaya.


Aku tak ingin kau menderita seperti ku, cukup aku yang merasakan derita ini, karena aku menyayangimu


Herman Kristianto Prabowo***.

__ADS_1


__ADS_2