Kau Akan Menyesal

Kau Akan Menyesal
Inggin bermain-main dulu.


__ADS_3

" ***Kami tak perlu di sini lagi, kami mau pergi," kata Dahlia lantang.


"Setelah kalian merusak keluarga kami sampai hancur berantakan ," kata Aira dingin.


"Siapa yang hancur keluarga kalian," kata Dahlia.


"Ingat betul-betul apa yang kalian lakukan pada keluarga kami," kata Aira.


"Eh anak kecil, gak usah ikut urusan orang tua," kata Denia.


"Mending masih kecil tau ada mana barang orang lain mana milik sendiri," kata Aira.


"Kamu ini selalu aja mau ikut campur," kata Dahlia.


"Kalau kalian keluar dari rumah ini maka kalian akan di hukum," kata Aira.


"Terpaksa lah Dahlia dan ibunya menurut.


Mereka berdua pun kembali ke kamar Denia, karena Dahlia tak Sudi sekamar dengan Rian.


"Kau akan merasa kan apa yang Aira, kau tak akan kehilangan harta benda, tapi kehilangan orang yang kau sayang selamanya," batin Dahlia.


"Aku tak akan membiarkan kalian keluar dari rumah ini, dengan keadaan sehat atau ada uang," batin Aira.


Dahlia inggin membunuh Mita dengan cara meracuni atau dengan cara mendorong nya, Biar lah aku masuk jeruji asal wanita bodoh itu mati," batin Dahlia.


"Aku tak mengerti dengan mu Ai, biar kan mereka pergi," kata Mita.


"Aku belum puas Bun," kata Aira.


"Terserah kamu aja," kata Mita.


"Aira merasa ini belum cukup sampai dia melihat Dahlia dan mamahnya menderita, tanpa dia sadari itu telah membuat akan bumerang di kemudian hari.


Malam ini adalah malam yang di tunggu oleh Dahlia karena malam ini Mita menginap di rumah Aira.


"Kau akan mati Mita," batin Dahlia.


Dia pun melihat Mita masuk keruang tamu di mana tempat biasa dia tidur.


"Kalau keluar aku tak bisa, pesan onlien mereka akan curiga, apalah yang pantas buat dia," batin Dahlia.


Di tengah malam Dahlia dan Ibunya menyiram minyak di depan kamar Mita, setelah itu mereka pergi malam itu juga dari rumah itu .


"Selamat menangis Aira yang bodoh, terimakasih sudah mau menahan kami, bukan kami yang menangis tapi kamu," kata Aira.


Dahlia dan Ibunya pun tertawa terbahak- bahak di jalan.


"Besok akan ada berita besar bahwa istri dari Rian Wijaya meninggal dunia," kata Denia.


"Tak sia-sia aku pergi membawa uang dan emas Mili nenek tua itu ," kata Dahlia.


"Benar saja siang tadi, Dahlia mencuri uang dan emas Mili Oma Meli.

__ADS_1


"Mah, kita cari kos dulu," kata Dahlia.


"Jangan, kita akan pergi ke kampung halam an saja," kata Denia.


Mereka pun mencari bis yang menuju kampung halaman mereka berdua.


*******


Pagi hari yang cerah ketika Mita mandi di kamar dia mendengar teriakan seorang, dia pun keluar dari kamar mandi dan menuju luar kamar, di depan kamarnya tergeletak lah Oma Meli yang bersimbah darah segar.


" Tak mungkin ini tak mungkin," kata Mita yang melihat Oma Meli seperti ini, dia pun memangku kepalanya dan menangis.


"Mamah," kata Mita.


"Mita, maaf kan mah, yang tak bisa mendidik putra mah," kata Oma Meli.


"Mamah jangan seperti itu, kita kerumah sakit ya," kata Mita.


"Gak usah mungkin ini jalan mamah,'" kata Oma Meli.


"Oma jangan bilang gitu, ayo kita ke rumah sakit," kata Aira.


"Aira," kata Oma terbata-bata.


"Iya Oma," kata Aira.


"Jaga bunda dan adik-adik mu," kata Oma terputus- Tus.


"Iya Oma," kata Aira.


"Oma, mamah," kata Aira dan Mita bersama, Rian mendengar teriak istri dan anaknya menuju lantai atas, di tengah tangga dia melihat Mamahnya tergeletak tak bernyawa, karena kamar Tamu tempat Mita tinggal di depan tangga jadi Oma Meli terjatuh ketangga.


" Mamah, kenapa ?" tanya Rian.


"Ini semua gara-gara Ayah," kata Ali sengit .


"Tapi Ayah tak melakukan apa-apa," kata Rian.


" Benar, tapi istri dan mertua mu lah yang buat, mau membunuh aku tapi mamah lah yang kena," kata Mita.


"Ini tak mungkin, Dahlia gadis yang polos," kata Rian.


" Polos kata mu mana mata mu selama ini, anak yang kau anggap anak mu sendiri padahal anak yang lebih dulu dia hamil," kata Mita sengit, dia tak perduli lagi marah di depan anak-anak nya dan di depan jasad mertua nya.


"Tapi dari mana kalian tahu kalau Dahlia melakukan semua ini?" tanya Rian.


"Karena mereka berdua tak ada di rah ini lagi," kata Mita.


"Mana mungkin mereka berdua kan tak punya Duit atau apa pun," kata Rian.


"Mereka berdua berhasil mencuri uang Oma dan perhiasan," kata Aira.


"Aira, ini lah yang bunda katakan, apa yang terjadi Oma mula lah yang menjadi korban," kata Mita sengit.

__ADS_1


"Aira telojak dan takut, dia tak pernah melihat bunda nya marah.


"Maaf bunda," kata Aira.


"Maaf tak berarti bila sudah begini," kata Mita.


Semua keluarga pun berkumpul, tentanga lama dan baru pun datang melayat, ada rasa penyesalan di hati Mita kenapa bukan dia aja yang mati. kasian Oma Meli orang baik.


Lisa terus menangis di pelukan Herman.


Polisi pun datang mennayakan kejadian nya, Aira pun menyerah kan bukti dan tanda yang tak di hapus, rekam CCTV .


"Aku mohon hukum mereka dengan setimpal," kata Lisa.


"Baik, Bu," kata Polisi.


"Rian tertunduk sedih di dekat jasad mamahnya.


"Ini semua gara-gara Abang andai kau tak menikah lagi, mamah tak akan seperti ini," kata Lisa.


"Maaf kan Abang de," kata Rian.


" Tak akan malah aku benci," kata Lisa.


Semua orang pun terselimuti duka, tapi jauh di desa terpencil dua orang manusia tertawa terbahak- bahak.


" Gadis angkuh itu akan menangisi Bunda nya," kata Dahlia.


"Kalau perlu dia bunuh diri sekalian," kata Denia.


"Dia coba-coba dengan kita mamah," kata Dahlia .


"Ingat jangan keluar sembarangan," kata Denia.


"Iya mamah," kata Dahlia.


" Sekarang pembalasan kita impas nak, mereka membongkar semuanya, maka kita bunuh orang yang mereka sayang," kata Dahlia pada bayinya.


"Bunda, maafkan Ai," kata Aira.


"Dari awal bunda bilang tak boleh menyimpan dendam, tapi kau tak mendengar, malah kau menyimpan ular yang berbisa di rumah mu," kata Mita.


"Maaf bunda," kata Aira.


"Tak ada guna maaf, Oma mu tak akan kembali, ingat menyimpan ular berbisa di rumah, dia akan bisa menyerang dan mematuk mu di saat kamu lengah," kata Mita.


"Iya Bun, Aira kalau menjaga Oma," kata Aira.


" ingat mulai sekarang lupakan dendam mu," kata Mita.


Jangan lupa komentarnya dan Like ya .


Author akan tambah semangat ceritanya, dan Nanti author akan bikin cerita tentang Aira dan suami dingin dan kaku***.

__ADS_1


__ADS_2