
"*Ya udah Aira keluar dulu ya Bunda tiduran aja dulu gak usah kerja," kata Aira.
"Iya nak mah yang bandel," kata Mita.
"Terimakasih mah," kata Aira.
Aira pun keluar dari kamar menuju teman kedua adiknya bermain.
Di tempat lain Fajar bingung, karena Teresia kena penjara.
"Aku sekarang gak berani kemana-mana, ini semua gara-gara Teresia," kata Fajar.
" Kamu dirumah aja ," kata Via.
"Iya sayang aku di rumah aja kok," kata Fajar.
" Oke, kalau gitu aku kepasar dulu buat cari segala lauk dan sayur ," kata Via.
"Iya ," kata Fajar.
Sepeninggal Via, Fajar Melamun.
fabecak on.
"Mit, aku akan pergi ke Jawa untuk melanjutkan pendidikan ku," kata Fajar sore itu.
"Aku akan menunggu mu, walaupun kau lama sekali," kata Mita.
"Semoga kau selalu ingat janji mu," kata Fajar.
"Aku akan berjanji selalu bersama mu," kata Mita.
Tapi siapa sangka kuliah yang di tempuh oleh Fajar yang bertahun-tahun, karena waktu fajar terus terbagi dengan tugas akhirnya membuat Mita berpaling dengan lelaki lain yang bisa selalu memberikan dia waktu setiap saat.
Mendengar Mita akan menikah, membuat Fajar drop dan perustasi. Dia sedih kepanjangan membuat dia drop dalam pelajaran dan tubuh nya.
"Tuhan kuat kan aku meski hati ini hancur luluh," kata Fajar.
"Mita meninggalkan aku di hari 1 tahun aku menempuh sekolah di Jawa .
"Mita yang cantik, lugu, dewasa dan lemah lembut, tak bisa hilang dari otak.
__ADS_1
3 tahun menempuh pendidikan aku sekarang mengadang setatus serjana.
Orang tua aku pun bangga dan mereka meadakan acara syukuran, tak di sangka aku pulang ke desa Mita pun janda, di situ tumbuh benih cinta di hati kembali, tapi cinta tak berpihak aku di jodoh dengan anak kepala desa tertangga.
Awalnya aku menolak karena ingin kembali pada Mita, tapi ibu terus memaksa aku,. ternyata ini lah berhubungan tanpa cinta.
"Aku dengar suara sumbang mengatakan kalau Mita gadis pengoda atau apa, kasian Mita batin aku.
Suatu hari tak sengaja mereka berdua bertemu.
"Mit...a," kata Fajar .
"Fajar, kapan kamu pulang?" tanya Mita.
"Udah 3 Minggu," kata Fajar*.
"Mit, kamu tega ya meninggalkan aku dan menikah dengan orang lain", kata Fajar.
"Maaf, kita tak berjodoh," kata Mita.
"Tapi aku mencintai kamu Mit," kata Fajar.
"Aku tak perduli, aku mau kau kembali pada aku," kata Fajar.
"Maaf aku sudah ada yang memiliki sedang kan kau di jodoh dengan anak kepala desa ," kata Mita.
"Masa bodi," kata Fajar.
" Dengar Fajar cari lah wanita pengantin aku yang sederajat dengan keluarga aku, jangan cinta aku yang cuma anak petani," kata Mita.
"Aku tak perduli," kata Fajar.
"Fajar aku mohon lupakan aku," kata Mita.
"Tidak Mita," kata Fajar.
Mita pun pergi dan ingin pulang dia tak mau orang lain melihat dia dan Fajar, dia tak mau di cap sebagai wanita penggoda.
"Mit, tunggu," kata Fajar.
"Maaf jar kita sudah berbeda," kata Mita.
__ADS_1
"Aku mohon Mit, kembali pada aku," kata Fajar.
"Jangan mimpi kau ," kata Mita yang berlalu pergi.
"Mita jangan pergi," kata Fajar.
Mita tak menghiraukan Fajar dan berlalu pergi.
"Sialan ini semua gara-gara cowok sialan itu yang berani merebut kekasih aku," kata Fajar.
Fajar pun pulang kerumah. Sesampai s
di depan muka rumah di pun di tanya mamahnya.
"Fajar kamu dari mana ?" tanya Bu Vivi.
"Dari tempat Mita," kata Fajar.
"Apa kamu masih aja mau datang wanita murahan itu, gak tau malu itu orang masih aja mau ambil calon suami orang.
"Mah bukan Mita yang mendatang ke pada aku, tapi aku yang menghampir dia.
"Kamu tuk apa-apaan, kamu gak malu dia tu anak petani, mau makan apa kamu kalau hidup bersama dia ," kata Mamah Fajar.
"Aku mencintai dia apa salah ," kata Fajar.
"Ingat dia sudah bersuami dan punya anak," kata Mamah lagi.
"Itu semua gara -gara Keegoisan mamah, aku benci mamah," kata Fajar.
"Itu semua kebaikan mu, karena mamah tak mau kamu hidup susah," kata Mamah.
"Sudah senang Fajar menjalani bukan mamah, tapi mamah tega menghacur semua kehidupan aku dan sekarang mamah puas," teriak Fajar.
"Kamu sekarang berani teriak sama Mamah," kata Mamah.
"Maaf fajar terbawa emosi," kata Fajar.
"Gara-gara wanita murahan itu kamu tega membentak mamah jar, kamu harus tau mamah yang membesar dan mengandung kamu," kata Mamah.
"Aku tau tapi jangan sekali - kali mah bilang Mita, wanita penggoda karena dia tak pernah menggoda siapa pun ," kata Fajar.
__ADS_1