
Sudah satu minggu Mita dan Rian di Bali, hari ini mereka harus pulang ke Kalimantan tengah dimana ada 2 putri dan satu putra menunggu kedatangan mereka.
"Sayang apa udah siap semua," kata Rian.
"Udah sayang," kata Mita.
"Oke kalau gitu kita berangkat," kata Rian.
Mereka pun berangkat menuju bendara memakai taksi.
Satu jam kemudian mereka pun berangkat menuju kota mereka kembali.
Di dalam pesawat Mita pun selalu manja dengan Rian, dan ingin selalu menghabis masa bersama mereka berdua.
tak terasa mereka berdua pun sampai di bendara Cilik Riwut Palangkaraya.
Dari jauh di kelihatan Risa dan anak-anak .
"Papah,Mamah ," teriak terio 3 itu.
"Ka, ipar selamat datang kembali," kata Risa.
"Iya gimana kabar mamah Risa," kata Rian.
"Baik kok ka, mah menunggu kalian di rumah," kata Risa.
"Mah taya Lindu mah," kata Kanaya.
"Mah juga rindu anak-anak mah," kata Mita.
"Mah, kami Rindu," kata Aira.
"Senyum di wajah Risa tak pernah pudar, kebahagian aku adalah bersama kalian ," kata Mita.
"Ka, gimana liburan nya menyenangkan," kata Rallisa.
"Iya menyenangkan," kata Rian.
"Keponakan ku apa udah jadi?" tanya Rallisa.
"Eh kamu ini," kata Rian.
Tak terasa mereka sampai mobil.
"Sekarang ka yang nyopir aku mau duduk santai," kata Rallisa.
"Iya," kata Rian.
"Ka besok kita ke teluk Sebangau dan Pusuk kemeloh yok ," ajak Rallisa.
"Tapi Kaka dan Kaka ipar mu masih cape de," kata Rian.
__ADS_1
"Gak apa mas, itung-itung kita berlibur bersama anak-anak kita, membayar apa yang kita lakukan di Bali liburan tanpa mereka," kata Mita.
"Oke sayang kau gitu," kata Rian.
"Pah, aku mau makan kue," kata Ali.
"Boleh kita ketoko kue dulu ya sayang," kata Mita.
"Oke siap meluncur," kata Rian.
"Terimakasih Tuhan atas kebahagiaan yang kau berikan kepada ka ku, semoga tak ada halangan lagi," batin Rallisa.
"Ras, Kanaya cerewet gak selama di tinggal ?" tanya Mita.
"Gak kok mbak," kata Rallisa.
"Aneh biasanya dia akan mencari aku atau neneknya, dia bersama Ayah dan neneknya aja gak mau, terus nangis," kata Mita.
"Mungkin ada Aira dan Ali kali ka," kata Rallisa.
"Mungkin de," kata Mita.
Sesampai di toko, mereka segra turun Ali memesan donat bertoping Sipedrmen dan Aira dan Kanaya memesan toping Dora.
Mereka bertiga sempat berdebat, tapi di lerai oleh Mita, hasilnya kemauan mereka bertiga di beli.
"Mah, atu mau macan banak turnya," kata Kanaya.
"Mah, besok di sekolah ada penyelanggaraan puisi tentang Ibu.
"Terus nak?" tanya Mita lembut.
"Apa boleh mah ikut bersama aku?" tanya Aira.
"Boleh dong sayang," kata Mita.
"Terimakasih mah," kata Aira.
"Sama-sama sayang," kata Mita.
30 menit kemudian mereka pun sampai di rumah.
"Mahmah, mah teriak Rallisa mencari mamahnya.
"Kamu Jagan teriak terus kamu udah besar nanti mah bisa jatungan tau," kata Bu Alma.
"Mah, selamat siang," kata Mita sopan dan mencium tangan sang mertua.
Salamat siang dan selamat datang juga menantu mah," kata Bu Alma.
"Cuma menantu aja di sapa mah, anaknya gak," kata Rian cemberut.
__ADS_1
"Iya-iya selamat siang juga anak mah yang udah tua tapi jadi anak kecil," kata Bu Alma.
"Mamah," kata Rian.
"Tu kan benar kaya anak kecil," kata Bu Alma.
"Kamu tu seperti anak kecil malah bisa mengalah anak-anak mu bila manja ," kata Bu Alma.
"Betul tu mah, malah kalau bisa seumuran sama bayi," kata Mita.
"Sayang," kata Rian.
"Apaan sic ," kata Mita.
"Kamu bukanya nolong aku malah ikut memojokan aku," kata Rian.
"Aduh-aduh suami aku ngambak ya," kata Mita.
"Sayang, nanti kamu akan dapat hulumanya," kata Rian.
"Jagan tidur bersama dia ka, tidur aja di kamar Ras, ka," kata Rallisa.
"Boleh tuk ide bagus," kata Mita.
"Kalau kau berani tidur bersama Rallisa maka aku akan mencari wanita lain," kata Rian.
"Kalau kau berani maka kau tak akan bisa bersama aku lagi," kata Mita juga.
"Sayang," kata Rian.
"Apa sic yang ," kata Mita.
"Mah, pah kenapa kalian ribut sampai kedengaraan di ruang makan," kata Aira.
"Gak apa-apa sayang mamah sama papah latihan suara," kata Mita.
"Oh gitu mamah sama papah mau main Film ?" tanya Ali polos.
"Iya sayang tapi di atas ranjang," kata Rian.
"Mas," kata Mita.
"Maksudnya pah?" tanya Ali.
"mamah sama papah mau bikin Ade buat kalian, apa kalian senang?" tanya Rian.
"Senang pah apalagi kalau cowok ada teman aku main," kata Ali.
"Nah kalian gak boleh gangu mamah papah ya sayang," kata Rian lagi.
"Mas, kamu gak tau malu ya," kata Mita.
__ADS_1