Kau Akan Menyesal

Kau Akan Menyesal
jangan terlalu berharap.


__ADS_3

"Kamu tak tau malu fajar, Mita sudah jadi istri orang lain tau tidak ," kata Mamah.


"Aku tak perduli, karena aku mencintainya," kata Fajar.


"Apa kamu mau menghidupkan seorang janda yang sisa orang lain dan ada anak buntutnya," kata Mamah.


"Aku tak perduli",kata Fajar.


"Sadar Fajar masih banyak wanita lain yang masih perawan dan tak janda," kata Mamah.


"Yang gadis namanya banyak tapi yang perawan tak akan ada di jaman sekarang mah, karena seorang gadis berasa jadi janda ," kata Fajar.


"Sudah cukup Fajar, mamah tak mau tau kamu harus menerima perjodohan ini," kata Mamah.


"Maaf mamah, kalau aku gak mau gimana?" tanya Fajar.


"Tak ada penolakan," kata Mamah.


Di lain tempat, Mita sedang ngobrol dengan Hesti.


" Hesti,aku harus gimana agar Fajar melupakan aku dan tak akan mengharapkan aku lagi ," kata Mita.


"Aku juga tak tau Mit," kata Hesti.


"Aku malu karena orang tuanya selalu menuduh aku kerusakan hubungan anaknya dengan anak kepala desa kampung sebelah ," kata Mita.


" Cuek aja karena bukan kamu yang mengejar anak nya, tapi anak nya yang mengejar kamu," kata Hesti.


Tiba-tiba datang Ibunya Fajar.


"Eh Mita, kamu tu harus nya ngaca, jadi janda ke gatelan terus gangu hubungan orang lain, asal kamu tau anak aku tak mau dengan kamu," kata Ibunya Fajar.


"Maaf ya Bu, seharusnya Ibu menjaga anak Ibu, supaya Jangan mendekati sahabat saya ," kata Hesti.


" anak aku tak akan mendekat kalau tak di goda," kata Ibunya Fajar.


"Maaf Bu, apa salah saya sehingga dari di.Ibu terus memusuhi saya dan membuat saya selalu di hina ," kata.Mita.


" karena kamu anak seorang petani," kata Ibu nya Fajar.

__ADS_1


"Apa salah saya terlahir sebagai anak petani," kata Mita.


"Iya salah lah menganggu pemandangan," kata Bu Fajar.


"Apa pernah kami minta beras, gula, kopi dan uang sama Ibu," kata Mita.


"Tak pernah," kata Ibunya Fajar.


"Makanya jangan terus menghina saya," kata Mita.


"Kamu memang pantas di hina karena anak petani," kata Ibunya Fajar.


"Kehidupan manusia dapat berubah Bu," kata Mita.


"Kalau kalian tak mungkin karena kalian anak orang tak punya, janda lagi," kata Ibunya Fajar.


"Lebih baik janda dari pada punya suami sering ke komplek ," sindir Hesti.


" Biar ke komplek asal uang banyak ke aku," kata Ibunya Fajar.


"Mana ibu tau kalau di sembunyikan ," kata Hesti.


"Maknanya Bu mengosip ingat umur, tobat lah s belum koit," kata Hesti.


"Kamu nyumpah saya biar cepat mati," kata Ibunya Fajar.


"bukan begitu Bu, tapi kenyataannya," kata Hesti.


" Ibu sudah kenapa terus berdebat gak malu apa di dengar orang," kata fajar.


"Buat apa malu, kamu ngapain di sini mau datangin janda gatal ini, apa sic yang di tawarkan kepada mu, apa tubuhnya," kata Ibunya Fajar.


" Ibu, diam Mita tak pernah menjanjikan apa-apa, Fajar yang mencintai dan mendatangkan dia bukan dia mau," kata Fajar.


"Fajar cukup, mulai sekarang jangan terlalu berharap aku kembali ke pada mu, karena kita berdua jauh berbeda dan tak punya apa-apa ," kata Mita.


"Mit, aku mau kamu kembali ke pada ku," kata Fajar.


" Maaf jar, masih banyak Wanita yang lebih baik dari aku," kata Mita.

__ADS_1


"Tapi aku mencintai mu Mit," kata Fajar.


"Cinta tak harus memilikinya, ingat istlah matan buang lah pada tempatnya, bukan di pungut atau di peliharaan," kata Mita.


"Fajar apa kamu dengar kesombongan janda beranak satu ini," kata Ibunya Fajar.


"Ini semua gara-gara Ibu," kata Fajar.


"Kenapa Ibu yang kena batunya," kata Ibu.


"Karena Ibu aku dan Risa berpisah," kata Fajar.


"Ingat jar, cinta tak saling memiliki, ," kata Mita.


"Mit, aku akan Mencintaimu sampai mati," kata Fajar.


Karena cinta itu lah yang membuat aku buta dan lupa akan ajaran yang di atas, aku menyesal tapi sudah berada di jeruji besi.


" Maaf kan aku Mita, karena cinta sehingga aku lupa dan khilap inggin membunuh bayi tak berdosa," kata Fajar.


"Saudara Fajar, ada yang datang mencari mu," kata Pak polisi.


"Citra," kata Fajar.


"Gimana kabar mu mas?" tanya Citra.


"Aku baik-baik saja, kamu kenapa kesini, anak kita kemana? fajar.


"Dia tinggal di rumah, aku datang kemari untuk menyerahkan surat perceraian kita," kata Citra.


"Tapi cit," kata Fajar.


"Maaf mas, orang tua ku malu dan tak mau kau menjadi menantu lagi," kata Citra.


"Tapi anak kita?" tanya Fajar.


"Dia tetap anak mu," kata Citra.


"Baik lah jika itu yang kau ingin," kata Fajar.

__ADS_1


__ADS_2