Kau Akan Menyesal

Kau Akan Menyesal
Aku pastikan kau tak menangis


__ADS_3

" ***mungkin ini terlalu cepat tapi apa daya ini tentang perasan, aku sadari cinta aku pada mu begitu dalam semakin aku menutupi semakin aku mencintai," kata Herman.


"Aku pun tak bisa pungkiri kalau aku mencintaimu, meski aku sadar aku pernah mengucapkan kata yang tak pantas untuk mu," kata Lisa.


"Aku pastikan kau tak akan menangis," kata Herman.


"Terimakasih telah hadir di kehidupan aku," kata Lisa.


"Sayang kamu kerja di sini aja ya biar kita berdua tak berjauhan," kata Herman.


"Nanti aku tanya mamah dan Kakak Rian dulu, kalau kakak tinggal di sini maka aku ikut di sini," kata Lisa.


"Ingat lah aku selalu ada untuk mu dan aku selalu setia meski kau jauh," kata Herman.


"Akan aku pegang janji mu sayang," kata Lisa.


"Siapa sic yang tak akan berbahagia bila cinta begitu indah seperti ini," batin Lisa.


Cinta tumbuh tanpa ada yang tau, dia akan hadir meski kadang tak ada yang menyadari tapi dia begitu indah bila saling menyayangi, tapi dia bisa menjadi duri seperti mawar yang bisa melukai kulit manusia.


Senyum bisa menjadi tangis dan Kebahagian menjadi airmata.


" Yang, besok ada jadwal harus pagi, kamu bisa datang gak kerumah sakit tapi jam makan siang antar makan, karena aku suka masakan mu," kata Herman.


"Boleh jam berapa ?" tanya Lisa.


"Jam 12 siang," kata Herman.


"Oke besok aku antar ya," kata Lisa.


"Iya, udah selesai kan semua, yok kita pulang udah malam," kata Herman.


"Yo, aku takut mbak Mita cari," kata Lisa.


"Mbak Mita tak akan takut atau marah kalau kamu jalan dengan aku yang," kata Herman.


"Iya sayang," kata Lisa.


"30 menit kemudian akhirnya sampai juga di rumah, Mita pun membuka rumah dan keluar keteras.


"Kenapa lama sekali man?" tanya Mita.


"Maaf mbak tadi ada macet," kata Herman.


"Kamu kira ini jalan kota Jakarta," kata Mita.

__ADS_1


"Emang Ibu kota aja bisa macet mbak ," kata Herman.


"Gak juga," kata Mita .


"Makanya ," kata Herman.


"Yaudah aku pulang dulu Lis, ingat besok ya," kata Herman.


"Iya man," kata Lisa.


"Antar apa tu," kata Mita.


"Mbak kepo deh," kata Herman dan melajukan mobilnya.


"Apa yang kamu antar besok Lis?" tanya Mita halus.


"Makanan buat makan siang," kata Lisa.


"Oh gitu tou," kata Mita.


"Mbak kepo juga ya orangnya," kata Lisa.


"Gak juga karena kau ipar aku makanya nanya," kata Mita.


"Ya aku tau mbak perhatian pada aku, mbak aku mau kerja sini apakah mas Rian setuju atau gak ya," kata Lisa.


"Semoga aja mas nyuruh, soalnya aku udah jatuh cinta di kecamatan ini," kata Lisa.


"Sama desa atau sama dokter di rumah sakit," kata Mita canda.


"Kedua-duanya ," kata Lisa.


"Udah jadian. ini?" tanya Mita.


"Udah tadi dia tembak aku," kata Lisa.


"Kena mana yang di tembak de," kata Mita.


"Jantung ka," kata Lisa.


"Cie yang sedang jatuh cinta di bawa ceria Mulu," kata Mita.


"Udah dulu aku kekamar ya, ka," kata Lisa.


"Iya de," kata Mita.

__ADS_1


Mita pun mengambil hp dan chat ke nomor Hesti.


"Misi kita berhasil," kata Mita.


"Maksud nya ?" tanya Hesti.


"Akhirnya Ade kamu mengutarakan isi hati nya kepada adik ipar aku," kata Mita.


"Kapan kenapa aku gak di beri tau ," kata Hesti.


" Ini di beri tahu dodol ," kata Mita.


"Eh benar juga ," kata Hesti.


"Akhirnya aku bahagia adik aku yang unyuk- unyuk ada pacar", kata Hesti.


..."Iya aku sore tadi binggung Tiba-tiba Herman ngajak Lisa jalan ," kata Mita....


"Iya, pantas tadi sore pakai baju Hem segala dan minyak Wangi mau sebotol, kata Hesti.


"Pantas Lisa mau belajar masak dan mau mengurus rumah, seumuran pembantu aja yang masak dan membersih rumah," kata Mita.


"Benar juga, ada baik juga dia belajar jadi dia nanti menjadi ibu rumah tangga yang baik," kata Hesti.


"Benar tu karena kodrat seorang istri melayani suami dan anak," kata Mita.


"Besok jam 12 siang Ipar mu mengantar masakan buat adik luo," kata Mita.


"Iya itu yang baik, jangan mencintai orang dengan fisik tapi cintai dengan kekurangan nya.


Kita bukan di lahir kan sempurna tapi malah kita belajar untuk menutup yang tak kesempurnaan kita.


Dua hati saling melengkapi bukan saling menjatuhkan.


Di lain tempat dua pasang anak muda sedang chatan dengan mesra.


"Malam yang," kata Herma..


"Malam juga yang ," kata Lisa


"Yang ngapain ," kata Hermsan.


"Duduk santai, kau kamu ngapai'n ?" tanya Lisa.


"Memmikir kan mu," kata Herman

__ADS_1


"Gombal," katanya***.


__ADS_2