
*jauh 5 Tahun yang lalu di mana, Mita duduk di kelas satu SMA di situ lah kakaknya Marvin menjalan kisah cintanya dengan Cici anak juragan Pembeli getah di kecamatan Kapuas tengah ini, mereka terkenal karena kemapan mereka dan uang banyak.
Fabecak on.
"Marvin kalau kita lulus kau akan menikah dengan aku?" tanya Cici.
"Aku ingin sukses dulu baru melamar mu," kata Marvin.
"Tapi Vin, ayah aku menjodohkan aku dengan Jono anak kepala desa," kata Cici.
" kalau kita jodoh tak akan kemana ," kata Marvin.
"Apa kita dua akan kawin lari aja Vin, kamu harus tau 2 tahun kita berhubungan," kata Caca.
" Memang 2 tahun waktu yang lama, apa kah bisa menerima keadan sedang kan kau di kelilingi harta kekayaan dan kemewahan selama ini," kata Marvin.
" Aku akan mencobanya," kata Caca.
"Mereka berdua pun sepakat akan lari di malam kelulusan mereka .
2 bulan telah n
berlalu hari ini ada lah penguman kelulusan.
Baju di masuk oleh Caca ke koper. Marvin pun membawa tas ransel besar dan keluar jalan jendela, begitu juga Caca.
"Mereka berdua bertemu di persimpangan jalan, mencari taksi dan pergi dari desa ini ke kota.
Di kota Palangkaraya lah mereka berdua hidup satu bulan hidup normal, 2 bulan ada perubahan, 3 bulan keluar lah kata sumpah serapah dan segala sindiran.
"Mas, aku menyesal hidup mu susah, aku dulu penuh dengan berlimpah harta dan makan tinggal di makan, kalau di sini aku yang babu ," kata Caca pedas.
"Bukan dulu aku pernah bertanya de, sebelum kita kabur dari kampung halaman, apa kah Ade siap dan meninggalkan semua harta yang berlimpah," kata Marvin.
"Itulah kebodohan ku rela meninggalkan kemewahan demi lelaki kere seperti mu," kata Caca.
__ADS_1
Tak ada guna penyesalan di kemudian hari akan menyisakan sakit di hati saja.
Di lain tempat jurang Cokro marah besar, dia pun mendatangi rumah reot Marvin dan keluarga nya.
"Kalau kau tak akan menemukan anak mu yang membawa kabur anak ku maka kau akan menanggung akibatnya," kata Pa Cokro kepada bapak.
"Ibu menangis meraung melihat bapa di pukul, tetangga seakan tak perduli, aku dan Maya pun membela Ayah karena rasa sayang kepada orang tua, aku pun marah kepada pak Cokro.
" Pak Cokro yang terhormat kami pun tak tau keberadaan Ka Marvin dan ka Caca," kata Aku.
"Kau dasar gadis bau kencur ikut-ikutan dengan pembicaraan orang tua," kata Pak Cokro.
"Maaf pa Cokro, meski anda orang tua, tapi anda yang dulu memulai tak sopan kepada orang apalagi posisi kami di rumah kami," kata Mita.
" Biar pun kalian melapor aku tak akan masuk penjara malah kalian masuk penjara, karena uang yang berkuasa," kata Pa Cokro.
"Itulah pak, negara kita di bilang negara hukum, tapi sayang orang miskin di remehkan.
"Makanya jadi orang kaya biar dapat berkuasa," kata pak Cokro.
"Roda bisa berputar pak," kata Mita .
"Aku akan membukam mulut mu suatu saat nanti," kata Mita.
"Iya aku tau tapi di bukam dengan n
bibir mu kan," kata pak Cokro.
Pakkkk tamparan keras di pipi pak Cokro.
"Berani kau wanita susah dan ...tor menyetuh aku," kata Pak Cokro.
"Itu pelajaran buat kamu agar kamu tau semua wanita tak gampang di iming-iming harta dan uang mu," kata Mita.
"Kau akan menyesal berani menampar aku," kata pak Cokro.
__ADS_1
"Apa pun yang terjadi aku terima," kata Mita.
" Tapi ingat ini Cokro, bila kami semua berhasil dan mendapat hidup layak maka kau akan aku ambil jadi tukang kebun, anak mu dan istri mu, akan jadi pembantu," kata Mita.
"Haaaaaa, kau berhasil tu dari mana?" tanya Mita.
Di tempat lain seorang wanita dan lelaki sedang adu mulut, Mereka berdua tak akan hidup lagu," kata Caca.
,
" Baik aku akan pergi jauh dan kau pulang lah ke orang tua mu urus saja," kata Marvin.
" Caca menelpon papa nya untuk mengambil dia.
" ketika sedikit terlelap iya pun pergi ke depan mendegar teriak orang dari bawah ternyata papahnya Caca datang.
"Senyum indah terlihat di wajah nya.
" Ingat baik -baik anak muda pakaian mu compang camping, wajah mu Kumal," kata Pak Cokro.
" Aku tak sudi melihat putri aku menderita," kata Mita
" kalau kau tetap bersanding dengan anak aku, ingat kau harus sepadan denganku, kalau tidak.
Jawa yang banyak juga kata pak Cokro.
Setelah itu Marvin tak pulang setahun, kabur Mita sekeluarga Binggung
2 tahun kemudian rumah mereka pun selesai .
" Ingat pak Cokro janjinya adalah hutang ," kata mita.
"Kalau aku menang kau jadi Istri aku," kata Pak Cokro.
" Tapi kalau kalau kalah kau yang menentu," kata pak Cokro.
__ADS_1
"Tunggu aku pak Cokro menjemput menjadi tukang kebun kau ," kata Mita
Fabacek off*.